Abstrak
Skripsi ini berjudul Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tanah Wakaf Terbengkalai (Studi Kasus Desa Suka Damai Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis) yang ditulis oleh Muhammad Jabar Miladie dengan NIM 1121109 dari program studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) di Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Alasan penulisan skripsi ini adalah adanya tanah wakaf yang sudah tidak dikelola sehingga tidak memberikan manfaat seperti yang diharapkan oleh para pewakaf. Tujuan dari judul ini adalah untuk menunjukkan bahwa Desa Suka Damai memiliki banyak tanah wakaf, tetapi pengelolaannya belum optimal, mengakibatkan sebagian tanah wakaf menjadi terbengkalai dan tidak memberikan manfaat, yang bertentangan dengan petunjuk Islam dan peraturan yang berlaku. Berdasarkan hal ini, penulis ingin mengkaji secara mendalam bagaimana pelaksanaan wakaf, faktor-faktor penyebab terbengkalainya tanah wakaf, dan bagaimana perspektif hukum Islam terhadap tanah wakaf yang tidak dikelola. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode wawancara serta observasi langsung di lokasi. Sumber data primer dalam penelitian ini meliputi keluarga wakif, nazir, kepala desa, dan tokoh masyarakat, yang diperoleh melalui wawancara tatap muka dan video call. Untuk menganalisis data, penulis menerapkan metode induktif, deskriptif, dan komparatif. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa tanah wakaf yang terbengkalai, tidak digunakan atau dikelola agar menimbulkan manfaat dan pelaksanaan wakaf juga tidak sesuai sebagaimana ketentuan yang ada, yaitu hanya melalui lisan saja. Beberapa faktor yang menyebabkan tanah wakaf terbengkalai adalah kurangnya kesadaran hukum, minimnya sosialisasi mengenai peran nazir dari pemerintah, kesulitan dalam mengakses aset wakaf dan terbatasnya dana untuk pengelolaan. Tinjauan hukum Islam terhadap tanah wakaf yang terbengkalai menunjukkan bahwa hal itu tidak sesuai dengan ketentuan hukum Islam dan norma hukum yang ada di Indonesia.