Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Efektivitas Fatwa MUI No. 4 tahun 2003 Tentang Standardisasi Produk Halal dalam Meminimalisir Penamaan Produk yang Menimbulkan Kekufuran dan Kebathilan Di Bukittinggi

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)•5 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Efektivitas Fatwa MUI No. 4 tahun 2003 Tentang Standardisasi Produk Halal Dalam Meminimalisir Penamaan Produk yang Menimbulkan Kekufuran dan Kebathilan di Bukittinggi”, skripsi ini disusun oleh Aisyah NIM 1220047, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 1445/ 2024 M). Maksud dari penulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan konsumen terhadap fatwa MUI No. 4 tahun 2003 dan bagaimana efektivitas fatwa MUI No. 4 tahun 2003 dalam meminimalisir penamaan produk yang mengarah kepada kekufuran dan kebathilan di Bukittinggi. Pembahasan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pedagang kuliner memberikan nama buruk yang mengarah kepada kekufuran dan kebathilan. Sehingga penulis tertarik melakukan penelitian tentang efektivitas fatwa MUI No, 4 tahun 2003 dalam meminimalisir penamaan produk yang menimbulkan kekufuran dan kebathilan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di warung-warung yang pernah atau masih menggunakan nama-nama produk yang mengarah kepada kekufuran dan kebathilan di sekitar kota Bukittinggi. Dalam penelitian ini data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Sumber data primer dari penelitian ini yaitu hasil wawancara, maka dari itu penulis berupaya mencari informan atau narasumber yang dijadikan sumber data penelitian pada penulisan ini adalah pemilik warung yang menggunakan produk dengan sebutan yang mengarah kepada kekufuran dan kebathilan. Sedangkan data sekunder berupa buku, jurnal yang berkaitan dengan fatwa MUI No. 4 tahun 2003 tentang standardisasi halal. Adapun dalam menganalisis data penulis menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat dijelaskan bahwa persepsi pedagang terhadap fatwa MUI No. 4 Tahun 2003 tentang larangan penamaan produk yang menimbulkan kekufuran dan kebathilan di sekitar Kota Bukittinggi, bahwa pandangan terhadap fatwa ini bervariasi di antara para pedagang.Sebagian besar pemilik warung menunjukkan kesediaan untuk mengubah nama warung dan menu makanan sesuai dengan ketentuan fatwa. Namun, terdapat juga pedagang yang meskipun mengetahui fatwa tersebut tetapi tidak mengindahkan aturan tersebut semata-mata demi keuntungan bisnis mereka. Secara keseluruhan, meskipun fatwa MUI No. 4 Tahun 2003 telah memberikan pedoman jelas tentang larangan penggunaan nama buruk pada produk makanan, implementasi aturan ini di lapangan masih bervariasi tergantung pada pemahaman dan pandangan masing-masing pedagang. Sementara itu efektivitas Fatwa MUI No. 4 Tahun 2003 telah efektif dalam mempengaruhi sebagian besar pedagang kuliner di Bukittinggi untuk mengubah nama produk mereka agar tidak menimbulkan kekufuran dan kebathilan. Sebagian besar pedagang, seperti Mozzarella Cornstick dan Minarko, patuh dengan mengganti nama produk mereka sesuai dengan ketentuan fatwa. Meskipun demikian, ada juga pedagang yang melakukan penyesuaian namun tidak sepenuhnya, seperti Sarang Panyangek, Mie Narko, dan Ceker Caruik-caruik, yang masih mempertahankan beberapa elemen yang dianggap buruk. Terdapat juga kasus pedagang yang tidak mematuhi fatwa sama sekali, seperti Mie Narako. Secara keseluruhan, fatwa ini memberikan dampak positif dengan adanya perubahan dan penyesuaian nama produk yang signifikan, meskipun masih ada ruang untuk lebih meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi tersebut.

Kata kunci

Efektivitas, Fatwa, Penamaan buruk

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Efektivitas Fatwa MUI No. 4 tahun 2003 Tentang Standardisasi Produk Halal dalam Meminimalisir Penamaan Produk yang Menimbulkan Kekufuran dan Kebathilan Di Bukittinggi2024 · oai:ais:skripsi:15024

Publikasi terkait