Abstrak
ABSTRAK Rafita Dewi, NIM 2613.183. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Skripsi ini berjudul “Efektifitas Layanan Informasi Dalam Meningkatkan Regulasi Diri Siswa”. Penelitian ini dilatar blakangi oleh adanya beberapa siswa yang regulasi dirinya rendah terlihat pada saat guru mata pelajaran menerangkan pelajaran di depan kelas, peserta didik kurang bisa mengontrol dirinya seperti: suka menyandarkan kepala di atas meja,bertanya kepada teman sebangku dengan nada yang tinggi.Peneliti juga melakukan wawancara dengan beberapa siswa tentang regulasi diri,mereka memberikan pernyataan, lebih senang bermain di saat belajar,mereka lebih suka keluar masuk kelas di saat jam pelajaran, karena pelajarannya membosankan, lebih suka menggangu teman yang sedang serius belajar dan meribut dalam kelas. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian pra-eksperimen. penelitian eksperimen yang dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya akibat dari sesuatu yang dikenakan pada subjek selidik. Populasi penelitian yaitu seluruh kelas VII berjumlah 246 orang .Teknik pengambilan sampel menggunakan pourposiv sampling, artinya Pengambilan sampel dilakukan atas instruksi dari guru BK di sekolah. Sampel yang ditentukan oleh guru pembimbing yaitu kelas VII di pengolahan data dibantu dengan aplikasi excel menggunakan Stratical Product and Service Solution. (SPSS) versi 22.00.Perbedaan nilai pretest dan posttest diketahui dari hasil nilai t-test menunjukkan perbedaan antara nilai pretes dengan nilai postes, pernyataan ini berdasarkan nilai thitung 0.00 dan ttabel yaitu 1,69 dengan membandingkan thitung ttabel = 0.00 1,69 maka Ha diterima yang berarti adanya perbedaan regulasi diri sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan efektifitas layanan informasi dengan df 30 pada taraf signifikansi 0.05, maka Ha diterima karena 0,00 0,05, hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pelaksanaan regulasi diri siswa sebelum atau sesudah diberikan layanan efektifitas layanan informasi. Diharapkan siswa lebih sering melatihkan regulasi diri karena dengan regulasi diri mereka berani berbicara, mengungkapkan permasalahan yang dihadapi sekaligus menemukan penyelesaian yang adaptif, memiliki tanggung jawab yang, penuh pertimbangan sebelum melakukan sesuatu, mampu menolak dan menyatakan ketidak setujuannya terhadap pengaruh-pengaruh negatif dari lingkungan dan kepada Guru BK lebih meningkatkan lagi pelaksanaan efektifitas layanan informasi dengan intensif,tentunya dengan materi-materi menarik lainnya terutama dalam bidang sosial.