Abstrak
Masalah ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yang penulis temukan di SMPN 1 Banuhampu, khususnya pada mata pelajaran sekolah pendidikan agama Islam di kelas VII dimana dalam pembelajarannya, media yang digunakan kurang menarik dan tidak mengikuti perkembangan zaman sehingga menimbulkan sikap apatis siswa terhadap konsentrasi mata pelajaran PAI sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengambalikan semangat belajar siswa yang telah menghilang. Agar dikemudian hari siswa bisa belajar lebih bersemangat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D atau 4P, yang mempunyai 4 fase yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Tes ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tes kevalidan yang dilakukan oleh beberapa ahli di bidangnya seperti materi, tampilan dan bahasa menggunakan Aikens 'V. Uji kepraktisan selanjutnya dilakukan bersama pendidik di sekolah dengan memakai moment Kappa (K), selanjutnya dilakukan uji kelayakan terhadap beberapa siswa yaitu siswa kelas VII 5 dan VII 6 dengan menggunakan G-Score (). Untuk hasil uji kevalidan dengan nilai 0,90 dinyatakan layak, hasil uji kepraktisan dengan nilai 0,92 dinyatakan sangat praktis, dan hasil uji efektivitas diperoleh hasil uji T pada uji coba terbatas menunjukkan nilai T tabel 10.422 dengan nila α 0,000. Jika diuji dengan taraf kepercayaan dari sig 0,05 maka diperoleh hasil α lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian efektifitas belajar menggunakan media pembelajaran berbasis video animasi lebih tinggi daripada kelas yang hanya menggunakan konvensional sehingga H1 diterima. Selain itu media pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis video animasi layak digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama.