Abstrak
Tesis yang berjudul “Pengembangan Bahan Ajar PAI dan Budi Pekerti Berbasis Kearifan Lokal Berbasis Kearifan Lokal Minangkabau”, oleh Messy Nim 20122011. Adapun peneliti tertarik mengambil judul ini karena prihatin melihat banyak generasi muda yang mengalami dekadensi moral, latah mengikuti gaya hidup Barat, dan tak kenal dengan budaya kearifan lokal setempat. Selain itu, belum adanya bahan ajar modul yang memuat nilai kerarifan lokal dalam hal ini kearifan lokal Minangkabau. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar PAI dan Budi Pekerti berbasis kearifan lokal Minangkabau dengan menggunakan metode penelitian research and development (RnD). Adapun tahap pengembangan modul ajar berbasis 4-D terdiri dari Define, Design, Development, dan Disseminate. Pengumpulan data dengan menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, tes, dan angket. Selanjutnya modul ajar dilakukan uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas. Hasil validitas bahan ajar modul PAI dan Budi Pekerti berbasis kearifan lokal Minangkabau memperoleh validasi sebesar 0,99 dengan dinyatakan valid oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media. Hasil uji praktikalitas guru memperoleh angka sebesar 75 dengan interpretasi layak dan hasil angket siswa memperolah angka sebesar 88,67 dengan interpretasi sangat layak menujukkan kepraktisan modul. Hasil uji efektivitas modul ajar dinilai efektif dengan signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Maka, dapat disimpulkan bahwa modul ajar PAI dan Budi Pekerti berbasis kearifan lokal Minangkabau layak diterapkan, dikembangkan, dan disebarluaskan.