Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Analisis Pelaksanaan Sistem Paroan (Bagi Hasil) Gambir Perspektif Manajemen Bisnis Syariah (Studi Kasus Di Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen Bisnis Syariah•6 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Skripsi ini disusun oleh Dwikia Gusti Putri, NIM 3720076, Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah Fkultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Pelaksanaan Sistem Paroan (Bagi Hasil) Gambir Perspektif Manajemen Bisnis Syariah (Studi Kasus Di Nagari Koto Bangun Kec.Kapur IX)”. Penelitian ini dilatar belakangi dengan banyaknya masyarakat yang mengeluh terhadap paroan (bagi hasil) gambir, karena dalam praktik perjanjian yang dilakukan dikemudian hari sering kali menimbulkan masalah dimana penggarap lahan sering kali mengubah perjanjian dari awalnya perjanjian dibagi 2 dan pada saat ditengah jalan apabila pada saat harga gambir mengalami penurunan, maka penggarap lahan ingin dibagi 3 sedangkan pemilik lahan tetap dalam perjanjian yang dari awal tersebut. Maka pengarap lahan banyak mengeluh terhadap bagi hasil pendapatan yang mereka terima tidak sesuai dengan kerja yang mereka lakukan Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu ketidak Adilan dalam tata cara pekerjaan penggarap. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, Observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mengumpulkan data, analisis dan mendeskripsikan data, melakukan perbandingan unsur-unsur fakta cerita dan menarik kesimpulan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui keadilan pendapatan transaksi Paroan (Bagi Hasil) penggarap Gambir Di Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX Kabupaten 50 Kota. (2) Untuk mengetahui Sistem Paroan yang dilaksanakan Di Nagari Koto Bangun apa sudah sejalan dengan teori Manajemen Bisnis Syariah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keadilan pendapatan yang dilaksanakan pada transaksi usaha bagi hasil gambir di Nagari Koto Bangun Kec. Kapur IX belum sesuai dengan Manajemen Bisnis Syariah, karena di dalam manajemen Bisnis syariah pemilik lahan maupunn petani harus adil yang dinisbatkan kepada Ilahi yaitu “tidak menzalimi dan tidak dizalimi” antara kedua bela pihak. Sedangkan Bentuk bagi hasil yang dilaksanakan Di Nagari Koto Bangun Kecamatan kapur IX petani dan pemilik kebun dalam bagi hasil gambir tidak adil karena petani merasa bagi hasil yang diperoleh tidak sesui dengan pekerjaan, apabila saat harga gambir turun petani yang tadinya bagi hasil gambir dibagi 2, ingin hasil dibagi 3, sedangkan dari pihak pemilik kebun tidak mau mengubah kesepakatan dari awal, karena ia merasa dirugikan. Maka antara kedua bela pihak yang mana di dalam nya sudah terdapat prinsip At-taradin (saling rela).

Kata kunci

Pelaksanaan, Paroan (Bagi Hasil) Gambir, Manajemen Bisnis Syariah, Perkebunnan Gambir

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Pelaksanaan Sistem Paroan (Bagi Hasil) Gambir Perspektif Manajemen Bisnis Syariah (Studi Kasus Di Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX)2024 · oai:ais:skripsi:14433

Publikasi terkait