Abstrak
Skripsi ini berjudul "Pelaksanaan Metode Wahdah pada Tahfidz Qur'an dalam Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha di SMP Negeri 4 Tualang" ditulis oleh NUR FARIDAH 2119020. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Syekh M.Djamil Djambek Bukittinggi, 2023. Latar Belakang penulisan skripsi ini bahwa Pelaksanaan Tahfidz Qur‟an dalam Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha di SMP Negeri 4 Tualang yang dilaksanakan pada hari Senin-Kamis, waktu pelaksanaannya pada jam 15.0016.30. dalam kegiatan Tahfidz Qur‟an ini menggunakan metode Wahdah. Metode Wahdah adalah salah satu cara menghafal Al-Qur‟an satu Persatu terhadap ayatayat yang hendak dihafalnya dengan membaca 10 kali hingga 20 kali agar membentuk pola dalam bayangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaiamana Pelaksanaan Metode Wahdah pada Tahfidz Qur‟an dalam Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Kualitatif, Artinya peneliti melihat pelaksanaan metode wahdah yang digunakan oleh guru Tahfiz. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Guru Tahfidz di SMP Negeri 4 Tualang, sedangkan informan pendukung adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tualang. Teknik pengumpulan data Oberservasi, Wawancara dan Dokumentasi. Teknik pengabsahan data: teknik triangulasi. teknik analisis data: penyajian data, dan pemilihan data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil temuan penelitian yang penulis lakukan menunjukkan hasil bahwa: dalam tahun ajaran 2023/2024 ini guru merubah system dengan 3 bulan Pertama focus kepada Tahfidz Qur‟an saja untuk mencapai target dari Siak yaitu minimal Siswa menghafal 1 juz. Setelah 3 bulan awal berakhir, siswa kembali belajar seperti semula yaitu Belajar mata Pelajaran Fiqih, Aqidah Akhlak, Al-Qur‟an Hadits, Tarekh dan Bahasa Arab. Langkah-langkah Pelaksanaan Metode Wahdah di SMP Negeri 4 tualang yaitu, menghafal dengan ayat per ayat dan membenarkan bacaan. Dalam pelaksanaan kegiatan tahfidz Qur‟an menggunakan metode wahdah ini memiliki beberapa manfaat yaitu memudahkan siswa dalam menghafal, ingatan menghafal lebih kuat, beberapa siswa makhrajul huruf benar. Pada awal bulan pertama berjalan dengan baik menggunakan metode tersebut. Kemudian siswa merasa jenuh dalam menggunakan metode tersebut. Karena ada beberapa siswa yang hafalannya lumayan sudah jauh, karena menggunakan metode ini siswa merasa tidak bisa menambah setoran hafalannya, karena metode ini menghafal surah secara bersama-sama. Solusinya yaitu menukar atau mengkombinasikan metode wahdah dengan metode lain. Atau mengganti metode dalam tahfidz Qur‟an tersebut.