Abstrak
Wini Sri Afriani: βAKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING DI KELAS VIII SMP N 1 KECAMATAN GUNUANG OMEHβ. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan dikelas VIII SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Berdasarkan observasi yang dilakukan sangat terlihat pembelajaran masih didominasi oleh guru sehingga siswa menjadi pasif, hal ini di duga membuat rendahnya tes hasil belajar matematika siswa dalam pembelajaran matematika. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti mencoba melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Probing Prompting dalam pembelajaran matematika. Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakah aktivitas dan hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik daripada pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah aktivitas dan hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Probing Prompting, dan hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik daripada pembelajaran ekspositori di Kelas VIII SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Hipotesis dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model Probing Prompting lebih baik daripada aktivitas dan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan VIII.2 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan yaitu lembar observasi dan tes hasil belajar terdiri dari 7 buah soal. Analisis data yang digunakan yaitu hasil lembar observasi diolah dengan menggunakan persentase dan tes hasil belajar siswa menggunakan uji t. Dari hasil observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan kriteria aktif dengan rata-rata sebesar 79,91% dan juga analisis tes hasil belajar siswa dengan menggunakan uji-t diperoleh π‘βππ‘π’ππ = 4,8445 dan π‘π‘ππππ = 1,67, hal ini berarti π‘βππ‘π’ππ > π‘π‘ππππ, sehingga H0 ditolak. Untuk pengujian software SPSS diperoleh sig = 0.042, berarti Pnilai sig π, sehingga H0 juga ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Probing Prompting aktivitas belajar siswa berada pada kategori B dengan kriteria aktif. Dan hasil belajar matematika siswa mengunakan model pembelajaran Probing Prompting lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran ekspositori di kelas VIII SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar dan Model Pembelajaran Probing Prompting