Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Upah Minimum Provinsi di Sumatera Barat

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Islam•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Skripsi dengan judul, “Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Upah Minimum Provinsi di Sumatera Barat”, yang disusun oleh Bayu Akbar Pratama dengan NIM : 3219188. Skripsi mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini dilatar belakangi oleh upah minimum yang digunakan oleh para pengusaha atau pelaku industri untuk memberikan upah kepada pekerja di dalam lingkungan usaha atau kerjanya. Ketika seseorang memperoleh upah yang lebih besar maka seseorang tersebut akan menggunakan upahnya untuk membeli secara berlebih, sehingga ketika UMP naik maka inflasi juga akan lebih tinggi. Pada Peningkatan pertumbuhan ekonomi dipengaruhi dari upah minimum di daerah. Apabila UMP meningkat maka secara tidak langsung akan membuat kenaikan harga-harga di pasaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat seberapa besar pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap upah minimum provinsi secara parsial dan simultan di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan melihat inflasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap upah minimum provinsi di Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah inflasi (X1) dan pertumbuhan ekonomi (X2), sedangkan untuk variabel terikatnya adalah upah minimum provinsi (Y). Data yang digunakan adalah data sekunder berupa runtun waktu (time series) dengan periode waktu 26 tahun (1996-2021). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menyatakan secara parsial bahwa inflasi berpengaruh dan signifikan terhadap upah minimum provinsi, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 2,783 > nilai ttabel 2,068 dan pada nilai signifikansi sebesar 0,009 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap upah minimum provinsi, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai thitung -1,964 nilai ttabel 2,068 dan pada nilai signifikansi sebesar 0,062 > 0,05, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Secara simultan atau uji secara bersama-sama dinyatakan bahwa inflasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap upah minimum provinsi di Sumatera Barat, hal ini dapat dibuktikan dengan nilai Fhitung 4,128 > Ftabel 3,422 dan pada nilai signifikansi sebesar 0,029 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima.

Kata kunci

Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Upah Minimum Provinsi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Upah Minimum Provinsi di Sumatera Barat2023 · oai:ais:skripsi:13665

Publikasi terkait