Abstrak
Penelitian ini dilakukan oleh Elsa Nur Reski Nim 3315.377 Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Bukittinggi dengan judul “Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Ekonomi Makro Terhadap Profitabilitas Bank Syariah (Studi Kasus PT. Bank Muamalat Indonesia).” Adapun yang melatarbelakangi penulis memilih judul ini disebabkan karena terdapatnya kesenjangan antara teori CAR, NPF, BOPO, FDR, Inflasi dan Bi Rate dengan bukti empiris (fenomena) yang tidak selalu menunjukkan pola yang sama terhadap Profitabilitas. Terjadinya inflasi juga menyebabkan berkurangnya penghimpunan dana bank syariah dimana ini juga berakibat pada penurunan Dana Pihak Ketiga yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga deposito (Bi Rate) sehingga berpengaruh terhadap profitabilitas pada PT. Bank Muamalat Indonesia periode 2008 – 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Kinerja Keuangan dari segi Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Biaya Operasional pada Pendapatan Operasional (BOPO), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Ekonomi Makro dalam bentuk Inflasi dan Bi Rate secara parsial dan simultan terhadap Profitabilitas (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia. Dalam penelitian ini penulis lebih menekankan dengan menggunakan Metode Kuantitatif yang diperoleh dari data sekunder berupa laporan keuangan PT. Bank Muamalat Indonesia selama periode 2008 – 2017. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel dependen (Y) yaitu Profitabilitas (ROA) dan variabel independen (X) yaitu CAR, NPF, BOPO, FDR, Inflasi dan Bi Rate. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji T, Uji F, dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya dari hasil uji T CAR memiliki nilai signifikansi sebesar 0,162 maka secara parsial berpengaruh negatif terhadap Profitabilitas. NPF memiliki nilai signifikansi sebesar 0,972 maka secara parsial berpengaruh negatif terhadap Profitabilitas. BOPO memiliki nilai signifikansi sebesar 0,003 maka secara parsial berpengaruh positif terhadap Profitabilitas. FDR memiliki nilai signifikansi sebesar 0,432 maka secara parsial berpengaruh negatif terhadap Profitabilitas. Inflasi memiliki nilai signifikansi sebesar 0,355 maka secara parsial berpengaruh negatif terhadap Profitabilitas. Bi Rate memiliki nilai signifikansi sebesar 0,777 maka secara parsial berpengaruh negatif terhadap Profitabilitas. Dan hasil uji F menunjukkan bahwa CAR, NPF, BOPO, FDR, Inflasi dan Bi Rate memiliki nilai signifikan 0,001 maka secara simultan (bersama-sama) berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas pada PT. Bank Muamalat Indonesia. Hasil uji R2 menunjukkan bahwa variabel CAR, NPF, BOPO, FDR, Inflasi dan Bi Rate memiliki nilai 99,6% dan 0,4% dipengaruhi oleh variabel lain.