Abstrak
ABSTRAK Muhammad Anwar Khairi, NIM 3315.335, dengan judul skripsi : “Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Non Performing Finangcing Pada Bank BNI Syariah”, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Jurusan S1 Perbankan Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun akademik 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya hal-hal yang mempengaruhi pembiayaan-pembiayaan yang di salurkan oleh Bank kepada nasabahnya, menjadi bermasalah (pembiayaan macet / NPF) pada Bank-bank di Indonesia yang menyebabkan penurunan pendapatan dan adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Inflasi,BI Rate dan Kurs terhadap NPF (Non Performing Financing) pada Bank BNI Syariah. Dalam pembahasan skripsi ini yang menjadi permasalahan adalah Peningkatan NPF yang yang besar terjadi pada tahun 2015 sedangkat tingkat inflasi menurun, penetapan suku bunga bank yang tidak dapat di prediksi oleh nasabah dan semakin melemahnya nilai mata uang rupiah. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah dokumentasi, berupa laporan keuangan Bank BNI Syariah tahun 2010-2018. Teknik pengolahan dan analisis data yang peneliti gunakan melalui uji regresi linear berganda, koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji T dan uji F. Dimana menggambarkan analisis pengaruh Inflasi, BI Rate dan Kurs terhadap NPF (Non Performing Financing) pada Bank BNI Syariah. Hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan SPSS VERSI 24 dihasilkan analisis output menggunakan uji t test yaitu dengan variabel Inflasi yang memiliki thitung sebesar -1,806 dengan taraf signifikan 0,131 (13,1%) di atas taraf signifikan 0,05 (5%). Maka H01diterima dan Ha1di tolak, jadi dapat disimpulkan bahwa “Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF PT. Bank BNI Syariah.” Selanjutnya variabel BI Rate memiliki t hitung yang bernilai 0,023 dengan taraf signifikan 0,983 (98,3%) di atas taraf signifikansi 0,05 (5%). Maka dapat disimpulkan bahwa H02 diterima dan Ha2ditolak artinya “BI Rate tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF PT. Bank BNI Syariah.” Dan variabel Kurs memiliki t hitung yang bernilai -2,721 dengan taraf signifikan 0,042 (4,2%) di atas taraf signifikansi 0,05 (5%). Maka dapat disimpulkan bahwa H03 ditolak dan Ha3 diterima artinya “Kurs berpengaruh signifikan terhadap NPF PT. Bank BNI Syariah.” Kemudian dengan pengujian secara simultan dengan menggunakan uji F, didapat output Fhitung sebesar 3,467 dengan taraf signifikansi 0,107, di atas nilai signifikan 0,05. Dengan demikian dinyatakan bahwa H03 diterima dan Ha3 ditolak. Jadi, dapat disimpulkan “Inflasi, BI Rate dan Kurstidak berpengaruh signifikan terhadap NPF pada PT. Bank BNI Syariah.”