Abstrak
Renoldi (3316305). “Analisis Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah (Kurs), dan Sertifikat Bank Indonesia Syari’ah (SBIS) terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syari’ah tahun 2015-2019”. Skripsi , Kosentrasi Perbankan Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri 2020. Di bawah Bimbingan H. Raymond Dantes Lc, MA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan Pasar Modal Syari’ah yang cukup dinamis. Dalam perkembangan telah hadir reksadana syari’ah dimana bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah (Kurs) dan Sertifikat Bank Indonesia Syari’ah (SBIS) terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syari’ah. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan data sekunder yang berupa data time series dengan rentan waktu lima tahun mulai tahun 2015 hingga 2019. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linear berganda.Data diolah menggunakan software SPSS versi 17, pengujian dilakukan terdiri dari pengujian kualitas data, pengujian asumsi klasik, dan pengujian hypotesis. . Berdasarkan analisis regresi linear berganda nilai persamaan Regresi sebagai berikut Y= 27.722 + 0,289X1 + 0,215X2 + 0,815X3. Di uji dengan menggunakan Uji f menunjukkan bahwa Inflasi, Kurs dan SBIS secara simultan berpengaruh terhadap NAB Reksadan Syari’ah dengan nilai Sig 0,042 dari 0,05 dan nilai F hitung > F tabel (311,830 > 2,420). Sedangkan pengujian menggunakan Uji T menunjukkan bahwa secara parsial Kurs tidak berpengaruh terhadap NAB Reksadana Syari’ah dengan nilai Sig 0,173 > 0,05 dan nilai t hitung > t tabel (3.599 > 2.01505). SBIS berpengaruh negatif terhadap NAB Reksadana Syari’ah dengan nilai Sig 0,272 > 0,05 dan nilai t hitung t tabel (-2.196 2.01505). Inflasi berpengaruh positif terhadap NAB Reksadan Syari’ah dengan nilai Sig 0,030 0,05 dan nilai t hitung > t tabel (20.959 > 2.01505).