Abstrak
Skripsi ini berjudul “Analisis Dampak Ekonomi dan Sosial Aktivitas Pertambangan PT. Dasrat Sarana Arang Sejati bagi Masyarakat di Desa Talawi Hilir Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto”. Disusun Oleh Novi Aprilia, Nim 3219122 Mahasiswa prodi Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi . Penelitian skripsi ini dilatar belakangi adanya dampak aktivitas pertambangan batubara PT. Dasrat Sarana Arang Sejati bagi masyarakat yaitu adanya perubahan lingkungan menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan dan tergangugunya pernapasan bagi masyarakat yang mana tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima bagi pekerja tambang batubara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak positif dan negatif ekonomi dan sosial aktivitas pertambangan batu bara Pt.Dasrat Sarana Arang Sejati di Desa Talawi Hilir. Dengan batasan masalah mencakup dampak ekonomi dan sosial aktivitas pertambangan PT.Dasrat Sarana Arang Sejati bagi masyarakata Dea Talawi Hilir. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Wawancara yang dilakukan adalah kepada kepala lubang, para penambang dan masyarakat yang berada di PT. Dasrat Sarana Arang Sejati di Desa Talawi Hilir Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penambangan batu bara di Desa Talawi Hilir Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto ini berpengaruh terhadap sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan pertambangan batu bara ini berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat. Di Desa Talawi Hilir, Kehadiran pertambangan batu bara sebagai aktivitas usaha sekaligus juga mengakibatkan peningkatan aktivitas ekonomi/usaha yang telah ada di daerah ini, seperti perdagangan, pengangkutan, meningkatkan pendapatan masyarakat naik dengan jumlah hasil batu bara yang didapat. Misalnya, pola nafkah keluarga atau masyarakat yang mulai berubah, yang mana masyarakat bisa menyekolahkan anak -anak mereka kejenjang yang lebih tinggi Namun kegiatan penambangan batu bara ini menimbulkan dampak negatif terutama pada kerusakan lingkungan yang dapat membahayakan kehidupan masyarakat. Meskipun saat ini dampak negatif dari dampak aktivitas pertambangan batubara belum bisa diatasi secara maksimal, Pemerintah telah melakukan himbauan kepada para penambang agar tidak terlalu banyak membawa angkutan batubara dan menyesuaikan jam operasional agar tidak terganggunya aktvitas masyarakat sekitar.