Abstrak
Mellani Fitri, NIM 4219007, judul skripsi: Kontekstualisasi Hadis-Hadis Larangan Memakai High Heels Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2023 Penelitian ini dilandasi oleh fenomena yang sering dijumpai pada setiap wanita. Fashion menjadi fokus dari setiap orang saat ini terutama bagi wanita. Bahkan mereka merasa tidak percaya diri apabila tidak memiliki fashion yang sempurna. Dewasa ini semakin banyak cara dan mode untuk membuat penampilan semakin menarik dan menambah kepercayaan diri setiap yang memakainya. Salah satu fashion yang ada ialah sepatu. Dari semua jenis sepatu yang ada pun juga terdapat beberapa macam. High heels merupakan salah satu jenis sepatu yang sering dipakai oleh wanita. Tidak sedikit wanita menggemari memaka sepatu yang memiliki hak tinggi ini. Dengan bervariasi tujuan seperti untuk fashion, tuntutan pekerjaan, dan sebagainya. Namun, perlu diketahui bahwa dibalik penggunaan high heels terlalu lama akan menimbulkan resiko dan gangguan pada kesehatan anggota tubuh. Agama Islam sangat tidak menyukai wanita memakai high heels. Karena ini merupakan perbuatan tabarruj. Selain itu memakai high heels juga termasuk perbuatan tazwir (penipuan). Memakai sepatu hak tinggi merupakan salah satu perbuatan yang dipelopori oleh Yahudi dan Nashrani. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat pustaka (library research) dengan mengumpulkan data langsung dari perpustakaan yang terdirii dari sumber data primer dan data sekunder. Hadis-hadis mengenai larangan memakai high heels dikumpulkan dan dipahami secara tekstual dan kontekstual. Berdasarkan analisa penulis dapat disimpulkan bahwa wanita yang memakai high heels dengan tujuan untuk menampakkan lekuk tubuh kepada orang lain dan berjalan berlenggak-lenggok di depan umum sangat tidak wajar. Apalagi high heels ini dipakai oleh wanita muslimah. Dengan adanya fenomena seperti ini juga dapat mengundang nafsu para lelaki. Karena bunyi dari sepatu yang sangat keras dan dipakai dengan cara berjalan berlenggak-lenggok.