Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Kontekstualisasi Hadis Wasiat yang Menyulitkan

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Hadis•6 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Nurhanifa, NIM 4219009, judul skripsi: Kontekstualisasi Hadis Wasiat Yang Menyulitkan Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2025. Penelitian ini mengkaji kontekstualisasi hadis larangan wasiat yang menyulitkan (HR. Abu Dawud No. 2867) dalam realitas masyarakat Muslim Indonesia. Praktik hibah-wasiat orang tua kepada anak setelah menikah sering menimbulkan problematika keadilan distributif karena adanya ambiguitas antara hibah dan wasiat. Tujuan penelitian: 1) Mengkaji kualitas sanad dan matan hadis, 2) Mengetahui pemahaman ulama terhadap hadis, 3) Menganalisis kontekstualisasi hadis dengan praktik hibah-wasiat di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah library research dengan pendekatan kualitatif-kontekstual. Data primer bersumber dari Sunan Abu Dawud, sedangkan data sekunder dari kitab syarah, buku fikih, dan jurnal. Metode pengumpulan data menggunakan takhrij dan metode analisis data menggunakan pendekatan kontekstual berbasis asbab al-wurud, maqasid syari‘ah, dan analisis sosial hukum. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Hadis tersebut berisi ancaman keras terhadap wasiat yang menimbulkan mudharat bagi ahli waris, seperti melebihi 1/3 harta, wasiat kepada ahli waris tanpa izin, atau syarat yang memberatkan. 2) Maqasid syari‘ah dari larangan ini adalah hifzh al-mal dan hifzh al-nasl, yaitu melindungi hak ahli waris dan menjaga keutuhan keluarga. 3) Kontekstualisasi di Indonesia menemukan bahwa praktik hibah-wasiat orang tua dapat menjadi “menyulitkan” dan bertentangan dengan prinsip ghaira mudharr QS. An-Nisa: 12 bila tidak memenuhi batas 1/3, tidak transparan, dan menimbulkan disparitas. Hadis ini bersifat universal pada prinsip “tidak boleh menyulitkan”, sedangkan teknis pencatatan dan objek wasiat bersifat partikular yang dapat disesuaikan. Implikasinya, hadis ini dapat menjadi landasan etis bagi hakim dalam memutus sengketa waris dan menjadi pedoman masyarakat untuk membuat wasiat yang maslahat, adil, dan tidak menyulitkan ahli waris.

Kata kunci

Kontekstualisasi Hadis, Wasiat, Mudharat/Menyulitkan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Kontekstualisasi Hadis Wasiat yang Menyulitkan2026 · oai:ais:skripsi:20234

Publikasi terkait