Abstrak
Skripsi ini berjudul “ Pemanfaatan Tanah Pasar Untuk Perumahan Di Nagari Panti Timur Dalam Perspektif Fiqih Siyasah Idariyah” yang ditulis oleh Dilla, Nim 1319.010, program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri ( UIN) Bukittinggi. Adapun latar belakang penulis melakukan penelitian ini adalah karena realitas masyarakat di suatu daerah yang melakukan pembangunan perumahan yang berada di area tanah pasar. Sehingga menyebabkan pertambahan fungsi bagi pasar. Berdasarkan hal ini maka penulis ingin mengetahui secara utuh tentang kenapa belum ditemukannya sebuah kata mufakat antara perangkat nagari dengan niniak mamak dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan perumahan yang berada di area tanah pasar padahal sudah dilakukannya musyawarah salah satu hasil musyawarah yang di dapatkan adalah adanya sosialisasi dan pemindahan area perumahan namun hal ini belum berhasil dalam menyelsaikan permasalahan pembangunan perumahan di area tanah pasar , dan bagaimana petinggi adat dengan perangkat nagari menyelesaiakan permasalahan perumahan jika dilihat dari kajian hukum islam siyasah idariyah. Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan( field research) yaitu sebuah penelitian yang dilakukan secara langsung terhadap peristiwa dan data-data yang didapatkan oleh peneliti dilapangan. sumber data primer yaitu sumber data yang diperoleh melalui observasi dan hasil wawancara dengan perangkat nagari, niniak mamak, masyarakat, serta penduduk yang melakukan pembangunan perumahan.sumber data sekunder yaitu data yang dapat diperoleh melalui tambahan kajian pustaka yang dapat berupa buku-buku yang berkaitan serta karya ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan yang sedang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulakn bahwa belum ditemukannya kesepakatan anatara petinggi adat dengan perangkat nagari dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan perumahan disebabkan oleh tiga faktor. Pertama komunikasi yang digunakan pada saat pendirian sebuah pasar antara niniak mamak dengan masyarakat tidak berjalan dengan baik. Kedua kurangnya kesadaran masyarakat tentang urgensi dari fasilitas umum. Ketiga kurangnya ketersediaan lahan untuk perumahan. Menurut tinjauan siyasah idariyah hal ini dapat diselesaiakan dengan adana hukum admnistrasi salah satu administrasi yang diperlukan yaitu cepat dalam pelayanan, profesional dalam pelayanan dan sederhana dalam peraturan.