Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2023Versi 1

Pembayaran Zakat Fitrah Dengan Mengkonversi Makanan Dalam Bentuk Uang Tunai Menurut Syafiiyah (Studi Kasus Jorong Kubang Duo, Nagri Bukik Batabuah, Kec.Canduang, Kab. Agam)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)•8 dilihat · 7 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Pembayaran Zakat Fitrah Dengan Mengkonversi Makanan Dalam Bentuk Uang Tunai Menurut Syafiiyah, Studi Kasus Di Jorong Kubang Duo Nagari Bukik Batabuah Kecamatan canduang, Kabupaten Agam”, yang ditulis oleh Irvan Syabani, NIM 12.19.100, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya pembayaran Zakat Fitrah dibayar dengan uang tunai yang terjadi di Jorong Kubang Duo Nagari Bukik Batabuah. Pada pembayaran Zakat Fitrah dengan uang tunai ini dimana masyarakat membayar Zakat Fitrah dengan uang tunai menggunakan kadar Zakat Syafiiyah, sedangkan kadar Zakat Syafiiyah itu membayar Zakat dengan bahan makanan pokok tidak membolehkan dengan uang tunai. Berdasarkan hal ini maka penulis ingin mengetahui apa alasan masyarkat membayar Zakat Fitrah dengan uang tunai menggunakan Kadar Zakat Syafiiyah dan Bagaimana hukum membayar Zakat Fitrah Dengan uang tunai menggunakan kadar Zakat Syafiiyah. Penelitian ini menggunakan metode wawancara di lapangan (field Research) yang bersifat kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh langsung dari lapangan sebagai sumber informasi yang dicari. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus mushalla , masyarakat Jorong Kubang Duo , sedangkan untuk sumber data sekunder adalah sumber-sumber yang dapat memberikan data pendukung yaitu semua buku, artikel, laporan penelitian atau karya ilmiah yang berhubungan dengan Zakat Fitrah, dan wawancara yang dilakukan oleh penulis untuk sebagai data sekunder. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakkan metode komparatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan oleh penulis adalah: Pertama, bahwa alasan masyarakat membayar Zakat Fitrah dengan uang tunai menggunakan kadar Zakat Syafiiyah adalah karena sudah menjadi tradisi dan adanya perubahan sosial karena memang diera sekarang selain makanan pokok juga dibutuhkan kebutuhan lainnya, secara tidak langgsung Indonesia mayoritas bermazhab Syafii tapi mengamalkan Mazhab Hanafi makanya masyarakat menggunakan kadar Zakat Syafiiyah untuk membayar Zakat dengan uang tunai. Kedua, adapaun Zakat Fitrah yang dibayar dengan uang tunai menggunakan kadar Zakat Syafiiyah didalam pandangan penulis itu tidak dianjurkan karena Syafiiyah membayar Zakat dengan makanan pokok itu bertentangan dengan Syafiiyah. Dengan ungkapan lain menggunakan kadar Zakat Hanafiyah lebih utama atau lebih dianjurkan dibandingkan menggunakan kadar Zakat Syafiiyah dimana perbedaan tidak terlalu signifikan.

Kata kunci

Zakat Fitrah, Di bayar dengan uang, Syafiiyah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pembayaran Zakat Fitrah Dengan Mengkonversi Makanan Dalam Bentuk Uang Tunai Menurut Syafiiyah (Studi Kasus Jorong Kubang Duo, Nagri Bukik Batabuah, Kec.Canduang, Kab. Agam)2023 · oai:ais:skripsi:12223

Publikasi terkait