Abstrak
ABSTRAK Judul skripsi “Pengaruh media pembelajaran Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Bimbingan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Kelas X Di SMAN 1 Tigo Nagari.” Skripsi ini disusun oleh Yolni Gusnanda Afnila NIM: 2518038 Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi . Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dari observasi penulis tentang kurang menariknya penggunaan media pembelajaran yang diberikan oleh guru, yang mana media yang digunakan oleh guru masih berupa buku enganngan dan media papan tulis, sehingga siswa merasa bosan dan tidak semangat untuk belajar, dan sangat berdampak terhadap hasil belajar siswa. Rumusan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi kelas X di SMAN 1 Tigo Nagari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode penelitian kuantitatif corrrelation. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Tigo Nagari. Untuk populitasnya yaitu seluruh kelas X di SMAN 1 Tigo Nagari yang berjumlah 252 orang, dari populasi tersebut penulis mengambil 15% dari populasi sehingga jumlah sampelnya adalah 38 siswa. Teknik analisis data yang penulis lakukan yaitu uji analisis prasyarat berupa uji normalitas data dan uji linearitas. Kemudian analisis data akhir penulis gunakan adalah analisis korelasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa taraf signifikansi antara variabel media pembelajaran intraktif (X) dan hasil belajar siswa (Y) adalah thitung = 6,86 dengan rhitung = 0,753, maka hipotesis diterima yang menyatakan adanya pengaruh media pembelajaran interakif terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi, itu berati H0 di tolak dan H1 diterima. Hal ini dibuktikan dari nilai 0,753 yang berada pada interval koefisien 0,60-0,799 sehingga tingkat korelasi antar kedua variabel termasuk dalam kategori kuat.