Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Perspektif Generasi Z Terhadap Wanita Bercadar Di Nagari Pauh Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Sumatera Barat”, yang ditulis oleh Dinda Kurniasih, NIM. 4618.020 pada program studi Sosiologi Agama (SA), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian skripsi ini dilatar belakangi oleh kehadiran wanita bercadar saat ini di Indonesia sudah banyak ditemukan. Wanita bercadar adalah wanita muslimah yang menggunakan pakaian yang panjang. Cadar adalah penutup kepala yang dipakai oleh wanita muslimah yang bisa dilihat hanya 2 mata saja. Namun begitu kehadiran wanita bercadar juga mendatangkan berbagai perpsektif dari masyarakat sekitar. Generasi Z merupakan generasi internet yang juga memiliki berbagai perspektif terhadap wanita bercadar. Bagi sebagian generasi Z cadar dipandang sebagai suatu yang berlebihan. Namun, dalam berinteraksi sosial sesama generasi Z wanita bercadar selalu disisihkan. Meskipun demikian wanita bercadar tetap teguh pada pendiriannya. Maka peneliti tertarik untuk mengambil penelitian ini karena adanya berbagai perspektif baik positif maupun negatif dari generasi Z terhadap wanita bercadar di Nagari Pauh Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Sumatera Barat. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif, peneliti akan melihat fenomena-fenomena yang nyata dilapangan dan terjadi di masyarakat. Pada penelitian ini, informan yang terdapat pada penelitian ini adalah 4 orang wanita bercadar Nagari Pauh, 14 generasi Z, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama di Nagari Pauh Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Sumatera Barat. Dan bentuk teknik penelitiannya sendiri berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari data yang didapatkan maka dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa ada dua perspektif generasi Z terhadap wanita bercadar yaitu pandangan positif yang melihat bahwa wanita muslimah memakai cadar untuk menutupi auratnya dan menghindari fitnah dan ada juga berbagai pandangan negatif yang menganggap wanita yang memakai cadar sebagai suatu yang berlebihan dan merupakan budaya Timur dan ada juga yang mengatakan bahwa wanita bercadar hanya mengikuti tren saja. Begitu juga dengan sikap tertutup dari wanita bercadar yang tidak mau berinteraksi dengan masyarakat. Sehingga membuat masyarakat merasa risih dengan kehadiran wanita bercadar tersebut. Sama halnya perpsektif dari tokoh masyarakat dan tokoh agama yang juga ada berpandangan positif maupun negatif terhadap kehadiran wanita bercadar dilingkungan sekitarnya.