Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Interaksi sosial dalam tradisi tahlilan pada masyarakat Islam dan Kristen suku Jawa di desa bukit Sari kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•12 dilihat · 8 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul “Interaksi Sosial Dalam Tradisi Tahlilan Pada Masyarakat Islam Dan Kristen Suku Jawa Di Desa Bukitsari Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo” karya yang ditulis atas nama Ema Mariyanti Nim. 4618055 Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Interaksi sosial dalam tradisi tahlilan di desa Bukisari Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo di Jorong 5 Giri Mulya masyarakat selalu menanamkan sikap saling menghargai dan menghormati serta menjalin silaturahmi antar uamt beragama agar tidak menimbulkan suatu konflik. Interaksi sosial terjalin dengan baik dengan adanya tradisi yang sudah turun temurun dari nenek moyang yaitu tradisi tahlilan. Dalam tradisi tahlilan ini bukan hanya masyarakat Islam saja yang terlibat dalam suatu acara tahlilan tetapi masyarakat Kristen juga ikut terlibat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang diperoleh menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun dalam analisis data yang diguanakan yaitu data reduction, display, verifikasi. Agar memperoleh data yang valid penelitian ini memperpanjang waktu dilapangan dan tringulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat menyimpulkan, pertama interaksi sosial Islam dan Kristen suku Jawa di desa Bukitsari Jorong 5 Giri Mulya yaitu mereka menerapkan sikap saling menghargai atau bertoleransi antar umat beragama. Walaupun mereka berbeda keyakinan tetapi tetap saling mendukung ketika ada acara keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat yang berbeda agama, mereka tetap hidup rukun dan saling berdampingan. Kedua, tradisi tahlilan Islam dan Kristen suku Jawa di desa Bukitsari Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo di Jorong 5 Giri Mulya yaitu masyarakat Islam melakukan acara tahlilan tetapi masyarakat Kristen juga ikut terlibat dalam acara tahlilan tersebut, pakaian yang dikenakan bapak-bapak non muslim (Kristen) yaitu menyesuaikan seperti memakai peci, memakai baju koko, dan pada saat masuk rumah ada juga yang mengucapkan salam, sedangkan ibu-ibu non muslim (Kristen) pakaiannya tidak memakai jilbab dan mereka tetap saling membantu memasak untuk menyiapkan makanan, sedangkan pemuda juga ikut terlibat seperti membantu menghidangkan makanan pada saat acara tahlilan selesai. Ketiga, interaksi sosial dalam tradisi tahlilan pada masyarakat Islam dan Kristen suku Jawa di desa Bukitsari Kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo di Jorong 5 Giri Mulya, yaitu (a) saling pengertian, mereka saling meluangkan waktu untuk tidak bekerja pada saat salah satu sanak suadara atau tentangga ada yang mengadakan suatu acara. (b) kerja sama, saling membantu dalam hal pembuatan berkat dan pembagian berkat, makna dari berkat yaitu sedekah atau berbagi dengan sesama. (c) tolong menolong, dalam pembuatan tratak untuk tempat memasak dilakukan oleh bapak-bapak yang beragama Islam dan Kristen, sedang ibu-ibu saling tolong-menolong atau saling membantu memasak untuk persiapan acara tahlilan.

Kata kunci

Interaksi Sosial, Tradisi Tahlilan, Masyarakat Islam dan Kristen, Suku Jaw

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Interaksi sosial dalam tradisi tahlilan pada masyarakat Islam dan Kristen suku Jawa di desa bukit Sari kecamatan Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo2022 · oai:ais:skripsi:11118

Publikasi terkait