Abstrak
SALMAN HAMID, 2517142 “Perancangan Media Pembelajaran Informatika Menggunakan Powtoon di MTsN 6 Agam“. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi dengan ditemukannya masalah bahwa guru sudah menggunakan media pembelajaran yaitu Power Point. Penggunaan Power Point sebenarnya sudah bagus akan tetapi hanya berfokus pada tulisan sehingga tampilan menjadi kurang menarik dan siswa merasa cepat bosan. Guru yang mengajar tidak mengalami kesulitan saat menggunakan media, tetapi guru tidak tahu apakah siswa sulit untuk memahami pembelajaran. Setelah melakukan wawancara kepada 5 orang siswa MTsN 6 Agam dapat ditarik kesimpulan bahwa media yang digunakan kurang menarik sehingga siswa tidak fokus saat mengikuti pembelajaran. Mereka sangat setuju jika media pembelajaran dibuat lebih menarik lagi sehingga siswa lebih semangat mengikuti pembelajaran dan tidak merasa bosan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). R&D adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk-produk tertentu serta menguji validitas dan keefektifan produk tersebut dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan DDDE (Decide, Design, Develop, Evaluate) oleh Ivers & Barron (2002). Uji produk yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Efektivitas dan Uji Praktikalitas. Media pembelajaran yang telah dirancang telah di uji dan telah dinyatakan media tersebut valid, efektif dan praktis dalam penggunaannya. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, peneliti berhasil membuat media pembelajaran informatika menggunakan powtoon di MTsN 6 Agam. Hasil uji produk yang penulis lakukan memperoleh uji validitas dari 2 orang ahli computer dan 1 orang ahli bahasa diperoleh nilai 0,88 dengan kategori valid, uji praktikalitas dari 3 orang praktikalator diperoleh nilai 0,93 dengan kategori sangat tinggi, dan uji efektivitas dari 1 guru dan 30 orang siswa diperoleh nilai 0,86 dengan kategori tinggi.