Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Winda Yeliani NIM 3318119, Jurusan S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi, dengan judul “ Analisis Identifikasi Faktor- Faktor Kelancaran Pengembalian Pembiayaan Pada Baznas Microfinance Desa Bukittinggi, dibawah bimbingan Ibu Sandra Dewi, SE.,MM Adapun Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah seberapa besarkah Faktor-Faktor Kelancaran Pengembalian Pembiayaan Pada BAZNAS Microfinance Desa Bukittinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya faktor yang membuat mitra di BAZNAS Microfinance Desa Bukittinggi tidak lancar. Adapun penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif, data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dan observasi serta data sekunder yang diperoleh dari website resmi BAZNAS. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Pembiayaan atau financing ialah pendanaan yang diberikan oleh suatu pihak lain untuk mendukung investasi yang direncanakan, baik dilakukan sendiri maupun lembaga. Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah adalah penyediaan uang atau tagihan yang dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuaan atau kesepakatan antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil. Analisis pembiayaan dilakukan dengan tujuan agar pembiayaan yang diberikan berjalan dengan baik sehingga mencapai sasaran dan aman. Artinya, pembiayaan tersebut harus diterima pengembaliannya secara tertip, teratur, dan tepat waktu.Analisis pembiayaan merupakan langkah penting untuk menjalankan kegiatan pembiayaan agar terlaksana dengan baik. Pengembalian pembiayaan adalah mengembalikan pembiayaan susai jangka waktu yang telah ditentukan, dan mengembalikan atau melunasi pembiayaan sebelum masa jatuh tempo. Faktor-faktor pengembalian pembiayaan bermasalah dapat ditekan, dalam perusahaan diantaranya sebagai berikut : jumlah pembiayaan, pengalaman usaha, omzet usaha, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, dan lama usaha. Pembiayaan bermasalah adalah pembiayaan yang kualitasnya berada dalam golongan kurang lancar, diragukan, dan macet. Secara umum pembiayaan bermasalah disebabkan oleh faktor-faktor intern dan faktor-faktor ekstern. Berdasarkan hasil wawancara penelitian ada beberapa faktor-faktor yang dominan pada kelancaran pengembalian pembiayaan yaitu omzet usaha, tingkat pendidikan, lama usaha. Kata Kunci : Pembiayaan, Analisis Pembiayaan, Pengembaliaan Pembiayaan, PEMBIAYAAN bermasalah