Abstrak
ABSTRAK IRPAN. 2022 ANALISIS MANAJEMEN PELAYANAAN HAJI DAN UMRAH DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN CALON JAMAAH DI KEMENAG BUKITTINGGI, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Pembimbing : Gusril Basir, SH.M.Hum Kata Kunci: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengorganisasian Kemenag Bukittinggi adalah salah satu lembaga yang menyediakan pelayanan kepada jemaah yang ingin berhaji, banyaknya peminat tersebut tentu saja diperlukan manajemen pengelolaan yang baik . Manajemen pengelolaan pelanyanan terdapat perencanaan, pelaksanaan. Manajemen yang baik terutama dalam hal pengelolaan pelayanan dalam meningkatkan kepuasan memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kemudahan dan minat jemaah dalam berhaji. Demi kelancaran persiapan pemberangkatan ibadah haji. Manajemen di dalam suatu badan usaha baik itu industri atau jasa tidak terkecuali lembaga yang mengatur didorong oleh motif mendapatkan keuntungan yang besar, maka dari itu manajemen harus diselenggarakan secara efisien. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang 1) bagaimana perencanaan pengelolaan pelanyanan haji di Kemenag Bukittinggi , 2) bagaimana pelaksanaan pengelolaan pelanyanan haji dalam meningkatkan kepuasan jemaah di Kemenag Bukittinggi. Adapun penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa manajemen pengelolaan pelanyanan haji untuk meningkatkan kepuasan jemaah di Kemenag Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan metode deduktif yaitu metode yang menekankan pada teori lalu disingkronkan dengan data yang ada dilapangan, kemudian ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1) perencanaan pelanyanan haji di Kemenag Bukittinggi sesuai dalam teori GR Terry yaitu menerapkan perencanaan strategis, perencanaan taktis, dan perencanaan oprasional.2) pelaksanaan memiliki kesenjangan terkait pelanyanan haji agar bisa melihat seberapa persen kepuasan jemaah terhadap pelanyanan yang di berikan di Kemenag Bukittinggi. Oleh karena itu solusi dari permasalahan ini adalah manajemen harus lebih teliti dalam melihat proses pelayanan haji apakah sudah sesuai dengan di harapkan agar tercapai kepuasan jemaah yang betul-betul puas dengan pelayanan yang di berikan kepada jemaah di Kemenag Bukittinggi.