Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Strategi Guru dalam Memotivasi Belajar membaca Al-Qur’an Peserta Didik di TPA Nurul Iman Air Putih Jorong IV Koto.” Ditulis oleh DERMAWATI NIM 2117012. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa peserta didik sering mengalami kesulitan dalam belajar membaca Al-Qur’an. Hal ini berdampak pada menurunya motivasi belajar peserta didik terhadap kemampuannya dalam membaca Al-Qur’an. Oleh sebab itu perlu adanya strategi khusus dari guru untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam belajar membaca Al-Qur’an. Fokus penelitian dalam skripsi ini adalah (1) Bagaimana strategi guru Al-Qur’an dalam memotivasi belajar melalui pendekatan individual, pemberian sangsi, dan pemberian bimbingan peserta didik TPA Nurul Iman Air Putih Jorong VI Koto?. (2) Apa hambatan bagi guru dalam memotivasi peserta didik melalui pendekatan individual, pemberian sangsi, dan pemberian bimbingan peserta didik TPA Nurul Iman Air Putih Jorong IV Koto. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian terletak di TPA Nurul Iman Air Putih Jorong IV Koto. Data yang peneliti dapatkan dari guru Al-Qur’an (yang mengajar peserta didik membaca Al-Qur’an) dan peserta didik. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan: (1) Strategi guru Al-Qur’an melalui pendekatan individual yaitu guru melakukan pendekatan individual dengan mendekati peserta didik satu persatu. Guru harus mengenali karakter masing-masing individu, karena tiap individu memiliki karakter dan kemampuan yang berbeda-beda, guru harus mampu menyajikan dengan bahasa yang difahami oleh peserta didik. (2) Strategi guru Al-Qur’an melalui pemberian sangsi yaitu hukuman hanya berupa gertakan untuk membuat peserta didik jera dan tidak merasa dirinya dihukum. Guru sangat berhati-hati dalam memberikan hukuman, biasanya dengan menyuruh peserta didik untuk hafalan. Namun jika peserta didik tidak jera maka diberikan hukuman yang serupa lagi. 3) Strategi guru Al-Qur’an melalui pemberian bimbingan yaitu dengan melakukan pendekatan individual terlebih dahulu untuk mengetahui dan mendalami karakter peserta didik, kepribadian peserta didik, dan permasalahan yang dikeluhkan oleh peserta didik.