Abstrak
Skripsi ini berjudul “Tadlis Dalam Praktek Jual Beli Sayuran di Pasar Padang Lua Perspektif Ekonomi Islam”. Disusun oleh Zehriza Rina Alfira, NIM 3217263. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi karena melihat adanya pengurangan timbangan dalam jual beli sayuran yang dilakukan oleh pedagang pengumpul kepada petani dan adanya petani yang mencampurkan kualitas sayuran yang bagus dengan yang kurang bagus dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan lebih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk tadlis dalam jual beli sayuran di pasar Padang Lua dan untuk mengetahui bagaimana praktek tadlis dalam jual beli sayuran di pasar Padang Lua perspektif ekonomi islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat penelitian lapangan (field Research) dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode yang penulis gunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi (kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk tadlis dalam praktek jual beli sayuran di pasar Padang Lua yaitu tadlis dalam kuantitas dan tadlis dalam kualitas. Tadlis dalam kuantitas berupa pengurangan timbangan yang dilakukan oleh pedagang pengumpul dalam membeli sayuran dari petani dengan alasan untuk meminimalisir kerugian apabila sayuran yang telah dibeli dari petani terdapat kerusakan, untuk pembersihan berat sayuran, dan untuk mendapatkan keuntungan lebih serta hal ini sudah menjadi kebiasaan sejak dulu. Sedangkan tadlis dalam kualitas berupa adanya petani mencampurkan sayuran yang berkualitas bagus dengan yang kurang bagus dengan alasan karena sudah ada pengurangan berat sayuran yang dilakukan oleh pedagang pengumpul makanya petani mencampurkan kualitas sayuran dan untuk mendapatkan keuntungan lebih tetapi tidak semua petani yang melakukan sehingga hal ini berdampak pada petani yang jujur tindakan tadlis yang dilakukan oleh pedagang pengumpul dan petani ini di larang karena tidak adanya keterbukaan dan kejujuran antara pedagang pengumpul dan petani yang bertentangan dengan aturan jual beli dalam ekonomi islam.