Abstrak
Dio Septianto, Nim 2617066. Interaksi Sosial Remaja Pasca Rehabilitasi Narkoba di Nagari Paninjauan Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun 2021/1442 H. Interaksi sosial merupakan suatu hal yang dibutuhkan oleh remaja. Didorong dengan rasa ingin tahu yang tinggi, tidak jarang menyebabkan dampak negatif seperti penyalahgunaan narkoba. Salah satu kasusnya terjadi di Nagari Paninjauan, remaja akhirnya terjerumus keranah hukum untuk melalui proses rehabilitasi. Meskipun telah mempertanggung jawabkan tindakannya, pandangan masyarakat kepada remaja dinilai masih buruk sehingga menimbulkan kesenjangan pada interaksi sosialnya, sehingga hal ini sangat menarik untuk diteliti. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui latar belakang dan interaksi remaja sebelum mengenal narkoba serta mengetahui bentuk interaksinya setelah rehabilitasi narkoba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan melalui observasi danwawancara dengan seorang informan. Berdasarkan hasil penelitian ini, diketahui bahwa informan yang awalnya berinteraksi secara aktif ditengah masyarakat, akhirnya terpengaruh oleh lingkungan pertemanan untuk mengkonsumsi dan menjual narkoba. Namun setelah menjalani masa hukuman dan pembinaan selama lima tahun dan tiga bulan, informan masih mendapatkan pandangan buruk dari masyarakat. Saat ini, bentuk interaksi yang dimiliki oleh remaja adalah akomodasi. Kondisi yang ada juga menyebabkan remaja menjadi cenderung pasif untuk berinterkasi dengan masyarakat. Dengan demikian, peneliti menyarankan kepada informan untuk membuka diri dan berusaha mengembang potensi yang dimiliki agar pandangan masyarakat berubah kepada dirinya.