Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Kehidupan Sosial Religius Anak Di Era Digital Di Nagari Sungai Aua Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•5 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini ditulis oleh Reza Nur Azmi Nim 4622043 Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Kehidupan Sosial Religius Anak di Era Digital di Nagari Sungai Aua Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pesatnya perkembangan teknologi digital yang membawa perubahan dalam kehidupan sosial religius anak. Penggunaan telepon pintar, media sosial, dan permainan daring tidak hanya memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi, tetapi juga memengaruhi kebiasaan beribadah, interaksi sosial, serta pembentukan akhlak anak. Kondisi tersebut mendorong penulis untuk mengkaji Kehidupan Sosial Religius Anak di era digital di Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, sehingga diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai dinamika yang terjadi serta menjadi masukan bagi orang tua, masyarakat, dan pihak terkait dalam membina kehidupan sosial religius anak. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dimana peneliti berusaha mendeskripsikan dan menyajikan hasil yang sesuai dengan informasi dan data yang penulis dapat dilapangan terkait Kehidupan Sosial Religius Anak di Era Digital di Nagari Sungai Aua Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan yaitu wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Orang Tua dan Anak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh terhadap Kehidupan Sosial Religius Anak di Era Digital di Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat. Pengaruh tersebut terlihat dari perubahan kebiasaan beribadah, berkurangnya intensitas interaksi sosial secara langsung akibat penggunaan gawai, serta pentingnya peran orang tua dalam membimbing, mengawasi, dan menanamkan nilai-nilai agama kepada anak. Meskipun teknologi digital memberikan berbagai kemudahan, pembinaan yang dilakukan oleh keluarga dan lingkungan sosial menjadi faktor utama dalam menjaga kehidupan sosial religius anak agar tetap berkembang sesuai dengan nilai-nilai agama dan norma masyarakat.

Kata kunci

Kata Kunci: Kehidupan sosial religius, era digital, pelaksanaan ibadah, interaksi sosial, peran orang tua.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Kehidupan Sosial Religius Anak Di Era Digital Di Nagari Sungai Aua Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat2026 · oai:ais:skripsi:21626