Abstrak
Thesis ini disusun oleh RISDOYOK, S.Pd, NIM 20119008 dengan judul “Kerjasama Guru PAI dan Orang Tua dalam Menghadapi Dinamika Pembelajaran Selama Covid-19 di SMP Negeri 1 Ampek Angkek”. Pada program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di Instutit Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ilmiah ini dilatar belakangi adanya permasalah; 1) adanya orang tua yang kurang peduli terhadap pendidikan anak dan bisa dikatakan orang tua menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan ke pihak sekolah dan jarang sekali orang tua menanyakan kepada kami berkaitan dengan kondisi-kondisi perkembangan belajar anaknya. 2) ada permasalahan dalam proses pembelajaran selama Covid-19, terjadinya dinamika pembelajaran baik dari pihak sekolah, guru, orang tua maupun sarana prasarana yang menjadi permasalahan. Sehingga banyak dari pihak-pihak yang tidak siap dalam hal ini. Dengan adanya problem-problem ini penulis merasa sangat perlu mengkaji tentang bagaimana Kerjasama guru pendidikan agama islam dan orang tua dalam menghadapi dinamika pembelajaran selama Covid-19 di SMP Negeri 1 Ampek Angke? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerjasama guru pendidikan agama islam dan orang tua dalam menghadapi dinamika pembelajaran selama Covid-19 di SMP Negeri 1 Ampek Angkek. Jenis penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif deskriptif yakni suatu bentuk penelitian yang ditunjukkan untuk mengambarkan fenomena-fenomena yang ada di lapangan, baik itu fenomena alamiah maupun rekayasa manusia. Adapun objek penelitian ini kerjasama guru pendidikan agama islam dan orang tua. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis data mengunakan teknik analisis deskripti kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerjasama guru pendidikan agama islam dan orang tua dalam menghadapi dinamika pembelajaran selama Covid-19 mengalami persoalan dari beberapa pihak seperti pihak sekolah, guru, orang tua, sarana pendukung. Kemudian yang paling mengalami persoalan adalah pihak guru yang kurang kesiapan dalam pembelajaran jarak jauh sehingga siswa merasakan kejenuhan dan kebosanan dalam belajar. Upaya yang dilakukan oleh guru baik dalam pembelajaran maupun dalam bimbingan ibadah dan guru sekali-kali menghubungi orang tua siswa untuk menanyakan perkembangan anak selama belajar dirumah. Selanjutnya orang tua, kurangnya kesiapan orang tua dalam membimbing anak-anaknya dalam belajar dan orang tua sedikit sekali waktu dalam mendampingi anaknya dalam belajar. Upaya yang dilakukan orang tua sudah cukup maksimal seperti menfasilitasi anak-anaknya dalam belajar dan berusaha menyempatkan waktunya untuk mendampingi anaknya dalam belajar. Kendala yang dihadapi selama bekerjasama guru dan orang tua mengalami permasalahan masing-masing seperti guru kesilutan dalam menyajikan materi pembelajaran serta kesilutan dalam mencapai keberhasilan belajar siswa begitupun dengan ibadahnya. Orang tua juga mengalami kesulitan baik dari segi ekonomi, waktu, serta fasilitas belajar anak.