Abstrak
MARJOHAN NIM 2114.055. Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan Judul skripsi “Upaya Guru PAI Dalam Menerapkan Pendidikan Karakter Toleransi Di Smkn 1 Lubuk Sikaping” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sekolah yang memiliki para siswa dan siswi beragam baik segi suku diantaranya ada yang bersuku jawa, batak, tapanuli, minang, maupun disegi agama ada yang beragama Islam dan Kristen. Dengan adanya perbedaan yang dimiliki diantara mereka sehingga munculah kecekcokan diantaranya, mengucilkan teman, saling hujat, berkelahi. Dengan ada perbedaan serta keberagaman yang ada pada diri siswa maka terjadi permasalahan, sehingga adanya upaya guru PAI dalam menerapkan dan menanamkan karakter toleransi didalam diri siswa itu sendiri. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana metode guru pendidikan agama Islam dalam menerapkan pendidikan karakter toleransi di SMKN 1 Lubuk Sikaping dan apakah hambatan yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam menerapkan pendidikan karakter toleransi di SMKN 1 Lubuk Sikaping ? Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu menggambarkan apa adanya tentang suatu variabel. Sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang yang berperilaku yang dapat diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode guru pendidikan agama Islam dalam menerapkan pendidikan karakter toleransi di SMKN 1 Lubuk Sikaping dan untuk mengetahui hambatan apa saja yang dihadapi guru pendidikan agama Islam dalam menerapkan pendidikan karakter toleransi di SMKN 1 Lubuk Sikaping. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penulis melihat dan mengamati mengenai metode yang diterapakan oleh guru PAI, yang mana didalam pengajaran yang disampaikan dalam menerapkan karakter toleransi oleh guru PAI tersebut misalnya dalam melakukan perilaku baik dan menghindari prilaku buruk, masih ada beberapa yang tidak mengindahkan dan melanggar apa yang telah diajarkan guru PAI terhadap siswa. Dan setiap guru dalam melakukan proses kegiatan belajar dan mengajar sudah jelas memiliki hambatan dan masalah yang berbeda dengan guru yang lain terutama dengan guru yang mengajar bidang studi pendidikan agama Islam.