Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

TRADISI MAULUIK NABI MUHAMMAD SAW ( Studi Kasus di Salimpaung Kecamatan Malalak Kabupaten Agam)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•7 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi atas nama Deva andriani Nim: 4615.038. skripsi ini berjudul Tradisi Mauluik Nabi Muhammad SAW (Studi Kasus di Salimpaung Kecamatan Malalak Kabupaten Agam), Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institu Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya tradisi mauluik Nabi Muhammad SAW sebagai ekspresi kebahagian atas terlahirnya Rasulullah SAW ke dunia ini, yang dilakukan oeh masyarakat Salimpaung Kecamatan Malalak Kabupaten Agam. Masyarakat Salimpaung sangat meyakini Rasulullah SAW ialah manusia yang dapat memberikan syafaat kelak. Dan membuktikan kebahagiaan mereka dengan melaksanakan tradisi mauluik Nabi Muhammad SAW tersebut. Walaupun tradisi mauluik tidak memiliki landasan yang syar’i akan tetapi bagi masyarakat Salimpaung mengadakan pelaksanaanmauluik Nabi merupakan suatu perkara yang baik , yang akan menghasilkan perkara yang baik pula. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan apa adanya tentang suatu keadaan. Dengan kata lain menggambarkan tentang hubungan masyarakat saat pelaksanaan tradisi mauluik Nabi Muhammad SAW yang dilakukakn di Salimpaung Kecamatan Malalak Kabupaten Agam. Adapun informan dalam penelitian ini berjumlah sembilan orang. tiga orang diantaranya merupakan alim ulama, tiga orang tokoh masyarakat, dua orang masyarakat umum, dan wali jorong, yang berada di Salimpaung Kecamatan Malalak. Untuk mengumpulkan data penulis menggunakan wawancara dan observasi serta dokumentasi yang berkaitan dengan gambaran umum di Salimpaung Kecamatan Malalak Kabupaten Agam. Dari data yang terkumpul penulis mengolahnya dengan menggunakan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk proses pelaksanaan tradisi mauluik Nabi yaitu: Persiapan pelaksanaan tradisi, membuat kue, persiapan bajamba, badikie, shalawaik dulang, tabligh akbar, dan makan bajamba. Masyarakat tetap mempertahankan tradisi mauluik Nabi Muhammad SAW karena masih sangat menjujung tinggi ajaran agama Islam, kekompakkan dan kebersamaan masyarakat masih terlihat sangat kental, masyarakat sangat menghormati para leluhur dan tokoh masyrakat setempat, setiap kegiatan yang bernuansa Islami selalu di dukung penuh oleh masyarakat.

Kata kunci

Kata Kunci: Tradisi, Mauluik Nabi.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TRADISI MAULUIK NABI MUHAMMAD SAW ( Studi Kasus di Salimpaung Kecamatan Malalak Kabupaten Agam)2019 · oai:ais:skripsi:4736

Publikasi terkait