Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2019Versi 1

penyesuaian diri siswa inklusi dalam belajar (studi kasus di SMPN 2 Bukittinggi)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan dan Konseling•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul Penyesuaian Diri Siswa Inklusi di SMPN 2 Bukittinggi, yang ditulis oleh Ririn Oktaviana Nim: 2614.211, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi di lapangan, bahwa ada beberapa siswa dan siswi yang tergolong siswa inklusi, Hasil observasi peneliti di SMPN 2 Bukittinggi, di sekolah tersebut terdapat beberapa orang anak Inklusi. Sekolah tersebut di golongkan sebagai sekolah inklusi. Penulis juga melakukan wawancara dengan guru BK di sekolah tersebut tentang anak-anak inklusi di sekolah tersebut. Anak-anak inklusi lebih suka menyendiri dan lebih banyak diam dalam kelas. Anak inklusi di sekolah ini lebih banyak golongan sulit beajar. Anak inklusi dalam belajar suka sibuk sendiri dan sewaktu ujian guru memberikan soal ujuan dan anak inklusi lansung bertanya kapan remedinya buk. Padahal dia belum membaca soal yang di berikan guru tersebut. Dalam bergaul anak inklusi suka berlebihan, contohnya saat bercerita dengan teman-temannya menurut orang lain tidak lucu tetapi menurut anak inklusi lucu sehingga membuat dia tertawa berlebihan. Anak inklusi walau pun belum kenal dengan orang tau teman-temannya dia lansung memegang tangan atau menepuk bahu temannya, seperti orang yang sudah akrab. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Setting penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Bukittinggi. Subjek penelitian terdiri dari 5 orang dengan kriteria anak berkebutuhan khusus dan sedang menempuh pendiikan minimal pada kelas VII dan kelas VIII serta 3 orang key informant yaitu guru matapelajaran tersebut. Teknik pengumpulan data yang peniliti lakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengumpulan data dengan observasi dan wawancara mendalam. Uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi metode dan sumber. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model interaktif Miles & Huberman yang terdiri dari empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyesuain diri pada ke tujuh subjek dilihat dari masing-masing aspek yaitu : 1) penyesuain diri psikologis yang meliputi unsur kognitif dan afektif, kelima subjek mampu menyesuaikan diri dengan baik , 2) penyesuian sosial yang meliputi unsur interaksi sosial dan partisipasi sosial, lima subjek mampu menyesuaikan diri dengan baik, 3) reaksi penyesuain diri ratarata dari subjek memunculkan reaksi penyesuaian diri represi sementara untuk reaksi penyesuaian diri konversi maupun rasionalisasi hanya ditunjukkan satu siswa. Kata kunci : penyesuaian diri, siswa inklusi dalam belajar

Kata kunci

penyesuaian diri, siswa inklusi dalam belajar

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1penyesuaian diri siswa inklusi dalam belajar (studi kasus di SMPN 2 Bukittinggi)2019 · oai:ais:skripsi:4456

Publikasi terkait