Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Eksistensi Denda Pada Akad Pembiayaan Murabahah Ditinjau Dari Sisi Edukatif Terhadap Tanggung Jawab Nasabah Dalam Membayar Kewajiban ( Studi Kasus di PT. BPR Syariah Ampek Angkek Candung )

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•15 dilihat · 3 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: Eksistensi Denda Pada Akad Pembiayaan Murabahah Ditinjau Dari Sisi Edukatif Terhadap Tanggung Jawab Nasabah Dalam Membayar Kewajiban (Studi Kasus di PT. BPR Syariah Ampek Angkek Candung). Disusun oleh Nurlaily Rahmi, Nim. 3314.126. Jurusan S1. Perbankan Syariah. Latar belakang dalam penyusunan skripsi ini adalah denda merupakan alternatif bagi bank syariah untuk mengurangi pembiayaan macet. Karena denda merupakan salah satu jenis dari hukuman ta’zir yaitu hukuman yang yang bersifat membantu/hukuman yang bersifat mendidik. PT. BPRS AAC membuat aturan terkait denda dalam akad pembiayaan murabahah sebesar 0.1% dari angsuran pokok. Keberadaan denda ini dalam akad pembiayaan murabahah bertujuan agar nasabah dapat melunasi pembayaran saat jatuh tempo, jika mengalami keterlambatan akan dikenai denda. Jadi, penulis tertarik untuk mengetahui secara jelas dan mendalam mengenai eksistensi denda dalam akad pembiayaan murabahah sebagai instrument agar nasabah lebih disiplin, berhati-hati dan bertanggung jawab dalam memenuhi kewajibannya (membayar cicilan) pada PT. BPR Syariah Ampek Angkek Candung. Adapun tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui eksistensi denda pada akad pembiayaan murabahah ditinjau dari sisi edukatif terhadap tanggung jawab nasabah dalam membayar kewajibannya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Yaitu melakukan penelitian langsung ke lapangan dengan mengumpulkan informasi melalui observasi, wawancara kepada pihak PT. BPRS AAC dan beberapa orang nasabah PT. BPRS AAC. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan prosedur (snowball sampling). Selanjutnya dalam pengolahan data penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil yang penulis peroleh dari penelitian ini adalah eksistensi sanksi berupa denda dalam akad pembiayaan murabahah yang tertuang dalam pasal 4 sebesar 0.1% belum mampu memberikan edukatif kepada nasabah agar disiplin dalam melakukan pembayaran. Hal ini dikarenakan: pertama, denda tidak diambil oleh pihak bank kepada nasabah yang lalai sehingga tidak memberikan efek jera (rasa takut) kepada nasabah. Kedua, minimnya kesadaran nasabah akan pentingnya membayar utang tepat waktu sesuai dengan yang diperjanjikan dalam akad. Sehingga eksistensi denda pada akad tidak terlalu berpengaruh bagi nasabah untuk melakukan pembayaran tepat waktu dan berhati-hati dalam melakukan pembayaran, walaupun saat penanda tanganan akad mereka merasa takut. Ini dapat dibuktikan dari tingkat kelancaran nasabah dalam melakukan pembayaran mengalami penurunan setiap tahun. Artinya setiap tahun terjadi penambahan jumlah pembiayaan yang tidak lancar. Kata kunci: Eksistensi, Denda, Akad Murabahah.

Kata kunci

Eksistensi, Denda, Akad Murabahah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Eksistensi Denda Pada Akad Pembiayaan Murabahah Ditinjau Dari Sisi Edukatif Terhadap Tanggung Jawab Nasabah Dalam Membayar Kewajiban ( Studi Kasus di PT. BPR Syariah Ampek Angkek Candung )2018 · oai:ais:skripsi:4025

Publikasi terkait