Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2018Versi 1

Peningkatan Minat Baca Melalui Layanan Informasi (Studi Eksperimen di SMAN 2 Tilatang Kamang

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan dan Konseling•5 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Joni Aprinandra, 2613.173. Peningkatan Minat Baca Melalui Layanan Informasi (Studi Eksperimen di SMAN 2 Tilatang Kamang. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi kurang terlihatnya minat siswa untuk membaca, karena tidak dimanfaatkanya waktu disekolah untuk membaca, siswa lebih memilih menyontek jawaban latihan kepada temannya dari pada membaca bukunya sendiri. Minat baca yang kurang ini juga dapat dilihat dari perpustakaan selalu sepi karena sedikitnya siswa yang memanfaatkan perpustakaan, dan siswa yang paling terlihat dari permasalahan tersebut yaitu terjadi pada kelas XI IPS 1. Penelitian ini akan melihat adakah peningkatan minat baca siswa sebelum dan sesudah diberi layanan informasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat baca melalui layanan informasi, dan penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui peningkatan minat baca siswa SMAN 2 Tilatang Kamang kelas XI IPS 1 sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi Penelitan ini bersifat eksperimen tipe One-Group Pretest-Posttest Design yaitu eksperimen yang dirancang hanya melibatkan satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. Dalam penelitian ini instrumen yang dipilih oleh peneliti adalah angket, Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan program SPSS 22 (statistical package for the social sciences version 22), Teknik analisis data tersebut terdiri dari uji coba instrumen (uji validitaas dan uji reabilitas), uji prasyarat analisis (uji normalitas), uji homogenitas, uji linearitas dan uji hipotesis. Pada penelitian ini penulis menentukan yang menjadi populasinya adalah seluruh siswa kelas XI IPS 1 berjumlah 20 orang karena rekomendasi dari guru di sekolah dan terlihat permasalahan dari latar belakang masalah sangat besar terjadi di kelas tersebut. Uji hipotesis dengan cara membandingkan thitung dengan ttabel. Jika thitung > dari ttabel maka Ha (hipotesis alternatif) diterima dan H0 (hipotesis nihil) ditolak, sedangkan jika thitung dari ttabel maka H0 (hipotesis nihil) diterima dan Ha (hipotesis alternatif) ditolak. Dari skor angket yang diolah menggunakan SPSS 22, diperoleh minat baca siswa sebelum perlakuan (preetest) diperoleh mean 32,20, ini tergolong pada kriteria rendah. Sedangkan setelah perlakuan (postest) meannya menjadi 107,25 berarti ada peningkatan minat baca siswa tersebut. Hasil t-test juga menunjukkan perbedaan antara nilai pretest dengan nilai postest, pernyataan ini berdasarkan nilai thitung 18,952 dari ttabel yaitu 1,734 dengan df 19 pada taraf signifikan 0,05 ada perbedaan rata-rata nilai tes antara sebelum diberikan perlakuan kepada siswa yang memiliki minat baca yang rendah dan setelah diberikan perlakuan kepada siswa yang memiliki minat baca yang rendah sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, dan terdapat peningkatan sebanyak 43 % .Dapat disimpulkan terdapat pengaruh positif antara penggunaan layanan informasi untuk meningkatkan minat baca siswa dan layanan informasi cocok digunakan untuk meningkatkan minat baca siswa.

Kata kunci

minat baca, layanan informasi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peningkatan Minat Baca Melalui Layanan Informasi (Studi Eksperimen di SMAN 2 Tilatang Kamang2018 · oai:ais:skripsi:2716

Publikasi terkait