2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk memenuhi tugas dosen TRI Darma Perguruan Tinggi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk memenuhi tugas dosen TRI Darma Perguruan Tinggi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
Pengabdian Monitoring Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah Kota Padang tahun 2022
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk memenuhi salah satu Tri darma Perguruan Tinggi</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Melaksanakan Tugas Dosen sebagai Tri Darma Perguruan Tinggi</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk memenuhi tugas dosen Tri Darma Perguruan Tinggi: Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk memenuhi tugas dosen Tri Darma Perguruan Tinggi: Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat</p>
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini disusun oleh Syafriadi B, NIM 10122009 dengan judul “Larangan Menggauli Wanita Hamil Karena Zina Dalam Perkawinan Menurut Ibn Mas’ūd Al-Kāsāniy Perspektif Maqāṣid Syarī’ah” Program Studi Hukum Islam Pascasarjana UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Sumatera Barat. Maksud dari judul tesis ini adalah larangan menggauli wanita yang hamil karena disebabkan perbuatan zina yang sudah dinikahi menurut pendapat dan pemikiran Ibn Mas’ūd al-Kāsāniy yang disorot dari sudut pandang maqāṣīd syarī’ah. Penulis melakukan kajian terhadap persoalan ini adalah untuk mengetahui dasar pemikiran dari Ibn Mas’ūd al-Kāsāniy tentang larangan menggauli wanita hamil karena zina yang telah dinikahi dalam perspektif Maqāṣid Syarī’ah. Metode penelitian yang penulis lakukan ini adalah berbentuk penelitian kepustakaan (library research). Data primer mengkaji dan menelaah kitab Badā’i al-Shana’i Jilid 3 karya imam al-Kāsāniy lalu data tersebut diolah dengan menggunakan metode berfikir induktif, deduktif, dan komparatif. Data dalam kitab al-Kāsāniy kemudian diolah dalam bentuk deskriptif argumentatif disamping dilakukan studi komparatif terhadap kitab-kitab fikih lain yang membahas tema yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa awalnya para ulama internal madzhab hanafi sepakat akan bolehnya menikahi wanita hamil yang dizinai sendiri. Perbedaan pendapat terjadi dalam masalah menikahi dan menggauli wanita hamil karena dizinai oleh orang lain. Ibn Mas’ūd Al-Kāsāniy mendukung pendapat founding father madzhab hanafi yaitu Abu Hanifah dan Muhammad Hasan yang membolehkan menikahinya namun tidak mengizinkan terjadinya hubungan intim sampai si wanita melahirkan. Kesimpulan terhadap pandangan beliau ini disorot dari kacamata Maqāṣid Syarī’ah bisa dijelaskan dengan dua poin; pertama menikahi wanita hamil adalah boleh dalam rangka hifzh al-‘irdh dan kedua larangan menggauli wanita hamil yang sudah dinikahi itu adalah dalam rangka hifzh al-nasl agar tidak menyemai di atas bibit yang sudah ditanam orang lain yang bisa membahayakan janin dan ibu hamil.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kompetensi, Independensi dan Peran Auditor Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bukittinggi (Studi Kasus Pada Kantor Inspektorat Kota Bukittinggi)”, bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kompetensi, independensi dan peran auditor internal terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel berjumlah 39 auditor. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diolah menggunakan analisis regresi linear berganda degan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi auditor secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan nilai sebesar 3,044 dan sig. 0,965. Independensi auditor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan nilai sebesar 2,894 dan nilai sig. 0,007. Peran auditor internal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dengan nilai sebesar 1,374 dan nilai sig. 0,178. Kemudian, secara simultan kompetensi, independensi dan peran auditor internal terhadap kualitas laporan keuangan berpengaruh signifikan dengan nilai sebesar 3,481 dan nilai sig. . Selanjutnya koefisien determinasi sebesar 0,164 atau 16,4%. Artinya, kualitas laporan keuangan Pemerintah Kota Bukittinggi dipengaruhi oleh kompetensi, independensi dan peran auditor internal sebesar 16,4% sedangkan sisanya 83.6% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci : Kompetensi, Independensi, Peran Auditor Internal, Kualitan Laporan Keuangan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya permasalahan dalam pelaksanan Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Tilatang Kamang, seperti 1). Masih adanya guru yang kurang memahami tentang struktur sehingga pembelajaran masih berpusat kepada guru dan mengenyampingkan kebutuhan siswa, 2). Sulitnya merubah mindset guru dalam pelaksanaan kurikulum, 3). Kurangnya ketersediaan buku teks, 4). Keterbatasan dalam mendapatkan referensi pelaksanaan kurikulum. Tujuan penelitian ini, adalah untuk menganalisis, 1). Pengaruh pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pengembangan karakter profil pelajar Pancasila di SMAN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam, 2). Pengaruh kemampuan guru terhadap pengembangan karakter profil pelajar Pancasila di SMAN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam, dan 3). Pengaruh pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan kemampuan guru secara bersama-sama terhadap pengembangan karakter profil pelajar Pancasila di SMAN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dikarenakan ingin mengetahui bagaimanakah pengaruh pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan kemampuan guru terhadap pengembangan karakter profil pelajar Pancasila. Penelitian ini dilakukan pada guru SMAN 1 Tilatang Kamang Kabupaten Agam yang berjumlah 52 orang. Adapun teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah dengan total sampling, karena jumlah populasi kurang dari 100 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statisktik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Sedangkan uji hipotesis dengan menggunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Terdapat pengaruh signifikan antara pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pengembangan karakter profil pelajar Pancasila, 2). Terdapat pengaruh signifikan antara kemampuan guru terhadap pengembangan karakter profil pelajar Pancasila, dan 3). Terdapat pengaruh signifikan antara pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan kemampuan guru secara bersama-sama terhadap pengembangan karakter profil pelajar Pancasila dengan F hitung = 426,573 > F tabel 3,19 dan dengan nilai signifikanasi 0,000, artinya Ha diterima dan Ho3 ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka akan berjalan dengan lancar apabila guru mau meningkatkan kemampuannya dalam pembelajaran, sehingga siswa bisa mengembangkan karakter profil pelajar pancasila dalam kehidupannya.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bimbingan dan konseling sebagai ilmu dan profesi diharapkan mampu memberikan sumbangan bagi dunia pendidikan serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Kegiatan bimbingan dan konseling tidak dibatasi hanya di madrasah/sekolah, melainkan juga menjangkau bidang-bidang di luar sekolah yang memberikan nuansa dan corak pada penyelenggaraan pendidikan formal dan pengembangan sumber daya manusia. Guru bimbingan konseling diharapkan lebih tanggap, antisipatif, proaktif, dan responsif terhadap perkembangan peserta didik yang terjadi dalam masyarakat. Bimbingan dan konseling mempunyai peran yang sangat penting dalam pendidikan yaitu membantu setiap pribadi siswa agar berkembang secara optimal. Bimbingan dan konseling adalah suatu kegiatan yang berlangsung antara konselor dan klien yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh klien. Konselor merupakan orang yang memberikan bimbingan sedangkan klien adalah orang yang diberi bimbingan. Pembahasan tersebut bersifat mendalam menyentuh hal-hal penting tentang diri klien (bahkan sangat penting yang boleh jadi rahasia pribadi klien). Guru BK bertanggung jawab untuk membimbing siswa sehingga dapat memiliki kepribadian yang matang dan mengenal potensi dirinya secara menyeluruh. Dengan demikian siswa diharapkan mampu membuat keputusan yang terbaik untuk dirinya, baik dalam memecahkan masalah mereka sendiri. Bimbingan dan Konseling merupakan bagian integral dari pendidikan. Setiap elemen pendidikan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan membentuk karakter. Sesuai dengan perumusan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa fungsi pendidikan untuk mengembangkan keterampilan dan pembentukan karakter serta peradaban dan martabat dalam konteks kehidupan intelektual bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa di untuk menjadi manusia yang beriman dan takut akan Tuhan Yang Maha Esa, mulia, sehat, berpengetahuan, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengolahan data barang terdiri dari kegiatan-kegiatan penyimpanan data dan penanganan data.Administrasi adalah sebagai usaha dan kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kebijakan untuk mencapai tujuan. Buku pengolahan data administrasi pengolahan data administrasi barang ini berisikan tentang kegiatan menyimpan data barang serta penanganan data untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Indriyani Syafrial nim. 2615.148, Skripsi ini berjudul “Peran Guru BK Dalam Mengembangkan Nilai-nilai Kejujuran Dalam Perspektif BKI di Pondok Pesantren Madinatul Munawwrah Bukittinggi i“ Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam (IAIN) Bukittinggi 2019 Adapun yang menjadi latar belakang penulis melakukan penelitian ini adalah pelaksanaan bimbingan dan konseling Islam dalam mengembangkan nilai kejujuran santri di Pondok Pesanten Madinatul Munawwarah Bukittinggi, hal ini dikarenakan masih banyak santri yang tidak berprilaku jujur dalam kehidupan sehari-harinya seperti tidak menegrjakan PR dengan alsalan lupa, tidak memakai sepatu karna hilang, permisi saat jam pelajaran dengan alasan pegi ke WC padahal pegi ke asrama guru mata pelajaran yang melapor kepada guru BK mengenai sikap santri, santriwati yang menggunakan bahasa yang dapat menyinggung perasaan orang lain. Penelitian ini merupakan salah satu penelitian lapangan (fieldresearch) yang bersifat deskriptif kualitatif. Adapun yang menjadi informan kunci adalah guru pembimbing dan informan pendukung wali kelas, dan santriwati. Penulis mengumpulkan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan tersebut maka dapat diketahui penerapan bimbingan dan konseling Islam sudah terlaksana dengan cukup baik, akan tetapi dalam proses pemberian layanan belum sesuai dengan tahapan-tahapan yang diharapkan, baik itu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, analisis hasil evaluasi, tindak lanjut dan pelaporan. Hal ini juga dipengaruhi oleh kurangnya tenaga guru BK serta jam untuk bimbingan konseling Islam belum ada di Pondok Pesanten Madinatul Munawwarah Bukittinggi. Kata kunci: Pelaksanaan Bimbingan Konseling Islam
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tesis dengan judul “ Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menerapkan Budaya Religius di SMPN 1 Kamang Magek” ditulis oleh. Syafrianto, NIM: 20116028. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena kemerosotan moral peserta didik yang marak dibicarakan dikalangan pendidik dan akademik bahkan ditengah-tengah lingkungan masyarakat sulitnya membentuk kepribadian yang berakhlak mulia serta melaksanakan tuntunan syariat agama bagi remaja. Tetapi berbeda dengan SMPN 1 Kamang Magek yang mendapat nilai positif dari lingkungan masyarakat sekitar, melihat tingkah laku, etika serta budaya siswa/siswi jauh membaik. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya kedisiplinan di sekolah, cara berpakaian dan bertutur kata serta pengamalan tuntunan syariat agama. maka penulis tertarik untuk melakukan peneitian yang bertuan untuk mengetahui strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam menerapkan Budaya Religius di SMPN 1 Kamang Magek. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui budaya religius yang diterapkan guru PAI di SMPN 1 kamang Magek. 2) Untuk mengetahui Strategi guru PAI dalam menerapkan budaya Religus di SMPN 1 kamang Magek. Penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif. Populasi meliputi 5 orang guru PAI dan kepala sekolah yang masih aktif dalam tugasnya. Pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Observasi, yaitu pengamatan langsung ke lapangan terhadap sejumlah variabel yang diteliti. Wawancara yaitu suatu percakapan dengan tujuan-tujuan tertentu. data yang disajikan dalam bentuk verbal bukan dalam bentuk angka. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) budaya religius yang diterapkan di SMPN 1 kamang magek diantaranya: Pembiasaan senyum, salam dan sapa, Pembacaan Asmau husna dan Alquran sebelum belajar, Shlat berjamaah, Zikir dan doa setelah shalat, Berbusana muslim, dan Jumat berkah. 2) strategi yang digunakan guru PAI dalam menerapkan budaya religius di antaranya: Pembiasaan, motivasi, kedisiplinan, demonstrasi, keteladanan, reword dan punisman. Solusi yang dilakukan oleh guru PAI dalam menerapkan Budaya religius adalah mengoptimalkan fasilitas yang ada disekolah untuk kegiatan keagamaan Islam pelaksanaan program monitoring kegiatan keagamaan yang dilakukan disekolah, dirumah, serta membangun kerajasama seluruh civitas akademik dan orang tua murid dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi dalam meningkatkan penerapan religiusitasnnya.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya kegiatan menghafal Al-Qur’an sebagai bentuk penjagaan keaslian Al-Qur’an dan mempersiapkan generasi penerus yang hafal Al-Qur’an yang menekankan terbentuknya pribadi muslim yang beraqidah salimah, beribadah sholihah dan berakhlakul karimah. Oleh karena itu, perlu adanya pengelolaan program tahfizh yang baik dan sitematis, agar tujuan program tersebut dapat tercapai secara efektif dan efisien. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana manajemen program Tahfizh Al-Qur’an di SMAN 1 Sumatera Barat dan apakah faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program Tahfidz Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memperoleh gambaran serta mendeskripsikan tentang manajemen program Tahfidz Al-Qur’an, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam program Tahfidz Al-Qur’an di SMAN 1 Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sedangkan tempat penelitian di SMAN 1 Sumatera Barat. Pelaksanaan penelitian selama 3 bulan, dimulai bulan November tahun 2017 sampai bulan Januari tahun 2018. Subjek dan Informan penelitian adalah Kepala Sekolah, koordinator tahfidz, Guru Tahfidz, siswa siswi kelas X sampai dengan kelas XII. Metode pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu mengolah data dan melaporkan apa yang telah diperoleh selama penelitian berlangsung serta memberikan interprestasi terhadap data kedalam suatu kebutuhan yang utuh dengan mempergunakan kata-kata sehingga dapat mengunakan objek penelitian pada saat penelitian dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya kepala sekolah dan guru dalam manajemen proses kegiatan program Tahfizh Al-Quran di SMAN 1 Sumatera Barat mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengontrolan sampai evaluasi sudah berjalan dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program Tahfidz Al-Qur’an dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu Faktor pendukung dan faktor penghambat.