penyuluhan tentang koperasi syariah
<p> untuk memberikan wawasan tentang koperasi syariah kepada kelompok gang kota harapan</p>
Profil penulis
62 karya publik ditemukan.
<p> untuk memberikan wawasan tentang koperasi syariah kepada kelompok gang kota harapan</p>
<p> untuk menjelaskan dan mendeskripsikan peran sektor pariwisata dalam meningkatkan [pembangunan ekonomi daerah di puncak lawang, sumatera barat</p>
<p> untuk memberikan penyuluhan/ ceramah kepada masyarakat</p>
<p> untuk menjelaskan peran masyarakat dalam memberdayakan makanan khas danau maninjau berupa rinuak dan bada dalam bentuk berbagai jenis makanan sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat luas</p>
<p> untuk memberikan penyuluhan/ ceramah kepada masyarakat</p>
<p> untuk menjelaskan prosedur penilaian OTS dalam penyaluran dana pada KPR menurut pSl 23 uu no 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah</p>
<p> untuk meningkatkan hafalan dan pemahaman mahasiswa terhadap ayat-ayat al Qur'sn terutama pada juz 30</p>
<p> untuk mengembangkan skill kelompok ibu-ibu wirid yasin dalam mengolah anyaman tradisional guna membantu perekonomian keluarga </p>
<p> untuk meningkatkan skill masyarakat dalam anyaman tradisional dalam rangka menambah pendapatan keluarga</p>
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepercayaan masyarakat dan konflik yang muncul akibat pembukaan lahan tambang emas di Nagari Kajai, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari kepala jorong, niniak mamak, pemilik lahan, anggota tambang, masyarakat, dan ketua pemuda. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kepercayaan dan pandangan masyarakat terhadap aktivitas pertambangan emas. Sebagian masyarakat mendukung keberadaan tambang karena dianggap mampu meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja, sementara sebagian lainnya menolak karena dinilai mengancam kelestarian lingkungan serta bertentangan dengan nilai adat Minangkabau yang menjunjung tinggi keberadaan tanah pusako. Selain itu, konflik juga dipicu oleh persoalan pembagian hasil tambang dan kepemilikan lahan yang tidak memiliki aturan tertulis yang jelas. Kondisi tersebut menimbulkan kesalahpahaman, kecurigaan, dan perselisihan antara pemilik lahan, penambang, maupun masyarakat sekitar. Berdasarkan teori konflik Karl Marx, konflik yang terjadi merupakan akibat dari perbedaan kepentingan dan perebutan sumber daya ekonomi yang menghasilkan ketimpangan dalam masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan tambang emas memberikan dampak ekonomi sekaligus memunculkan konflik sosial yang memengaruhi hubungan dan keharmonisan masyarakat Nagari Kajai.
ABSTRAK Skripsi atas nama Amelia Ririn Sofia, Nim 2520128, dengan judul “PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS VIII DI SMP NEGERI 03 BUKITTINGGI” Skripsi, Program Sarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Informatika siswa di SMPN 3 Bukittinggi, hasil belajar tercermin dari hasil nilai asesmen dan terlihat dalam proses pembelajaran di kelas masih diberpusat ke guru yang disebut sebut dengan model konvensional. Guru masih menempatkan dirinya sebagai sumber utama pengetahuan. Guru hanya berfokus pada hasil belajar sebagai indikator ketuntasan belajar siswa. Sehingga siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran dan jarang bekerja sama dengan kelompok. Akibatnya pemahaman konsep siswa masih rendah dan aktivitas belajar siswa kurang optimal menimbulkan kesulitan belajar, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Index Card Match (ICM) terhadap hasil belajar Informatika di SMPN 3 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling dalam pengambilan sampel, sampel yang digunakan terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VIII.4 dan VIII.5, dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design, pendekatan penelitian ini ada terdapat dua teori dalam pengujian ini, yaitu Hₐ (Hipotesis Alternatif): Ada pengaruh model pembelajaran Index Card Match (ICM) terhadap hasil belajar Informatika di SMPN 3 Bukittinggi dan H₀ (Hipotesis Nol): Tidak ada terdapat pengaruh model pembelajaran Index Card Match (ICM) terhadap hasil belajar Informatika di SMPN 3 Bukittinggi. Data penelitian diambil dari hasil nilai post-test pelajaran informatika. Setelah dilakukannya olah data hasil akhir menunjukkan bahwa kedua kelas terdistribusi normal dan homogeny, sedangkan hasil akhir tes dengan menggunakan Uji-T diperoleh nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,002 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Index Card Match (ICM) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran informatika. Kata Kunci: Pengaruh, Model Pembelajaran Index Card Match (ICM), Hasil Belajar Siswa.
Skripsi ini berjudul “Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Anak Dalam UU No. 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak Perspektif Maslahah” yang ditulis oleh Sofia Suryani, NIM 1422004, Program Studi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syariah, Unuversitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djmabek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia, padahal anak merupakan amanah Allah Swt yang berhak mendapatkan perlindungan. Salah satu upaya negara dalam merespons persoalan tersebut adalah dengan menetapkan sanksi kebiri kimia sebagai pidana tambahan bagi pelaku kejahatan seksual anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Undnag-Undnag No. 35 tahun 2016 atas Perubahan Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ketentuan ini menimbulkan perdebatan di masyarakat, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut mengenai sanksi tersebut ditinjau dari perspektif maslahah. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan dua rumusan permasalahan, yaitu: 1) Bagaimana ketentuan hukuman kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual anak dalam UU No. 17 Tahun 2016, 2) Bagaimana kajian maslahah terhadap sanksi kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual anak sebagaimana diatur dalam undang-undang tersebut. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif, yaitu penelitian kepustakaan (library research) yang menelaah bahan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan kebiri kimia. Data yang digunakan terdiri atas data primer berupa peraturan perundang-undangan dan data sekunder berupa buku dan artikel. Data dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan maka hasil penelitian adalah: 1) Pengaturan kebiri kimia dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 merupakan bagian dari kebijakan hukum pidana Indonesia yang bertujuan memperkuat perlindungan terhadap anak melalui pemberatan sanksi bagi pelaku kejahatan seksual. Kebiri kimia tidak dikualifikasikan sebagai pidana pokok, melainkan sebagai pidana tambahan yang hanya dapat dikenakan terhadap pelaku tertentu berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap serta dilaksanakan setelah terpidana menjalani pidana pokok. Pelaksanaannya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 melalui mekanisme penilaian klinis dan pengawasan medis, sehingga kebiri kimia tidak dimaksudkan sebagai pemotongan organ reproduksi, melainkan sebagai intervensi medis yang bersifat sementara untuk menekan dorongan seksual pelaku. 2) Berdasarkan perspektif mashlaḥah, penerapan sanksi kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 pada dasarnya dapat dipahami sebagai bentuk kebijakan ta'zir yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan umum dan mencegah kemudaratan. Kebijakan tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan efek jera kepada pelaku, tetapi juga untuk melindungi anak sebagai kelompok yang rentan, mencegah terulangnya tindak pidana seksual, serta menjaga ketertiban masyarakat.
Skripsi ini berjudul “Praktek Pengupahan Karyawan pada Bisnis Kuliner Martabak Black Halim Kota Bukittinggi Perspektif Fiqih Muamalah”, yang ditulis oleh Sofia, NIM 1222.036, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik pengupahan karyawan pada bisnis kuliner Martabak Black Halim Kota Bukittinggi yang diduga belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip fiqih muamalah, khususnya dalam aspek keadilan, transparansi, dan kenyamanan upah. Dalam praktiknya ditemukan adanya perbedaan pemberian upah antara karyawan yang memiliki hubungan kekeluargaan dengan pemilik usaha dan karyawan biasa, meskipun pekerjaan yang dilakukan relatif sama. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik pelaksanaan pengupahan karyawan pada bisnis kuliner Martabak Black Halim serta bagaimana pandangan fiqih muamalah terhadap praktik pengupahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode field research (penelitian lapangan) dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan pemilik usaha dan para karyawan sebagai informan, observasi langsung di lokasi usaha, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fiqih muamalah berdasarkan teori ijarah dan ujrah yang berkaitan dengan sistem pengupahan dalam Islam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem pengupahan yang diterapkan pada bisnis kuliner Martabak Black Halim dilakukan dalam dua bentuk, yaitu sistem upah bulanan dan harian. Upah bulanan diberikan setiap tanggal 14 dan 15 per bulannya, sedangkan upah harian diberikan setiap selesai berjualan. Besarnya upah ditentukan berdasarkan lama bekerja, jenis barang yang dijual, serta jumlah penjualan yang diperoleh pekerja. Dalam praktiknya, pembayaran upah dilakukan tepat waktu dan pekerja juga memperoleh bonus apabila penjualan melebihi target yang telah ditentukan. Berdasarkan analisis fiqih muamalah, praktik pengupahan tersebut pada dasarnya telah memenuhi rukun dan syarat akad ijarah, serta mencerminkan prinsip keadilan, transparansi, dan ketepatan waktu dalam pemberian upah. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa perjanjian kerja masih dilakukan secara lisan dan belum adanya keseragaman menu pada setiap gerobak, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan pendapatan antara sesama karyawan.
Penelitian ini dengan judul “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah Perempuan dan Iklim Madrasah Terhadap Mutu Madrasah Ibtidaiyah Di Kabupaten Lima Puluh Kota Dan Kota Payakumbuh”. Penyusunan tesis ini berada di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Hamdi Abdul Karim, M.Pd.I Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan peningkatan mutu pendidikan pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang dipengaruhi oleh berbagai faktor manajerial dan lingkungan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan fenomena belum optimalnya penerapan gaya kepemimpinan transformasional oleh kepala madrasah perempuan dalam memacu mutu lembaga secara mandiri. Selain itu, terdapat variasi kondisi iklim madrasah di lapangan yang belum sepenuhnya kondusif, seperti aspek komunikasi yang kurang terbuka serta budaya kerja kelompok yang belum sepenuhnya kolaboratif, sehingga berdampak pada adanya kesenjangan mutu antar-madrasah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sejauh mana pengaruh kepemimpinan transformasional kepala madrasah perempuan dan iklim madrasah, baik secara parsial maupun simultan, terhadap mutu Madrasah Ibtidaiyah Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian melibatkan madrasah yang dipimpin oleh kepala madrasah perempuan di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling), diperoleh jumlah sampel sebanyak 105 orang responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen angket atau kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui program SPSS 24. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengujian persyaratan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah Perempuan (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Mutu Madrasah Ibtidaiyah (Y), dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,119 > 0,05. Sebaliknya, variabel Iklim Madrasah (X2) secara parsial terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Mutu Madrasah Ibtidaiyah (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Namun demikian, ketika diuji secara bersama-sama (simultan), terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan transformasional kepala madrasah perempuan dan iklim madrasah secara bersama-sama terhadap mutu madrasah. Nilai koefisien determinasi (R2) yang diperoleh sebesar 0,779, mengindikasikan bahwa kedua variabel bebas tersebut secara simultan memberikan kontribusi atau pengaruh yang kuat sebesar 77,9% terhadap variasi perubahan Mutu Madrasah Ibtidaiyah, sedangkan sisanya sebesar 22,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Skripsi ini ditulis oleh Sofia Putri NIM: 3422145 yang berjudul “Pengaruh Likuiditas, Leverage, dan Growth Opportunity Terhadap Keputusan Hedging Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Tahun 2020-2024” Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Keputusan hedging merupakan salah satu kebijakan manajemen risiko yang digunakan perusahaan untuk mengurangi dampak ketidakpastian, terutama yang berkaitan dengan fluktuasi nilai tukar dan kondisi pasar. Dalam pelaksanaannya, keputusan untuk melakukan hedging diduga berkaitan dengan kondisi keuangan perusahaan, seperti tingkat likuiditas, leverage, dan growth opportunity. Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, leverage menggambarkan seberapa besar penggunaan utang dalam pendanaan perusahaan, sedangkan growth opportunity mencerminkan peluang pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang. Namun, pada perusahaan yang berbasis syariah, kebijakan hedging tidak hanya dilihat dari sisi keuangan, tetapi juga harus memperhatikan prinsip kehati-hatian serta ketentuan syariah yang membatasi penggunaan instrumen lindung nilai tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan sektor energi yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama periode 2020–2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik untuk mengetahui pengaruh likuiditas, leverage, dan growth opportunity terhadap keputusan perusahaan dalam melakukan hedging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel likuiditas, leverage, dan growth opportunity tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan hedging. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan hedging pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di ISSI tidak ditentukan oleh satu faktor keuangan tertentu secara terpisah. Hal ini mengindikasikan bahwa keputusan hedging pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di ISSI tidak sepenuhnya dapat dijelaskan oleh rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini, melainkan adanya faktor lain di luar variabel penelitian yang berpotensi memengaruhi keputusan hedging.
ABSTRAK Skripsi bejudul “Dukungan Keluarga Dalam Meningkatkan Resiliensi Akademik Siswa Tunagrahita Di SMP Negeri 6 Bukittinggi “yang disusun oleh Sofia Lestari Siregar 2621044. Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek (UIN) Bukittinggi, 2025 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dukungan keluarga dalam meningkatkan resiliensi akademik siswa tunagrahita. Siswa tunagrahita sering menghadapi hambatan dalam proses pembelajaran, baik dari segi kemampuan kognitif, emosional, maupun sosial. Dalam kondisi tersebut, dukungan keluarga menjadi faktor penting yang dapat membantu anak untuk tetap semangat, beradaptasi, dan bertahan menghadapi kesulitan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa tunagrahita tingkat ringan dan sedang yang bersekolah di SMPN 6 Bukittinggi, beserta orang tua masing-masing sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berperan besar dalam membentuk resiliensi akademik siswa tunagrahita. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penghargaan. Dukungan emosional berupa kasih sayang dan motivasi dari orang tau mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam menghadapi tugas akademik. Dukungan instrumental tampak dari keterlibatan orang tua dalam membantu belajar anak di rumah serta penyediaan kebutuhan belajar. Dukungan informasioanl diberikan melalui arahan dan bimbingan dalam memahami pelajaran, sementara dukungan penghargaan diberikan pujian atas usaha anak. Melalui berbagai bentuk dukungan tersebut, siswa tunagrahita menunjukkan kemampuan untuk tetap berusaha, tidak mudah menyerah, dan mampu beradaptasi dalam lingkungan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan resiliensi akademik siswa tunagrahita. Oleh karena itu, keterlibatan aktif keluarga dalam proses Pendidikan anak berkebutuhan khusus perlu terus ditingkatkan agar anak dapat berkembang secara optimal baik secara akademik maupun emosional. Kata Kunci: Dukungan, Resiliensi, Tunagrahita
Skripsi ini berjudul “Analisis Strategi Penanganan Risiko Gagal Dalam Produk Murabahah Di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo”, yang disusun oleh Sofia Rini dengan Nim 3319146, program studi s1 perbankan syariah, fakultas ekonomi dan bisnis islam, universitas islam negeri (UIN) sjech M. Djamil Djambek bukittinggi atas bimbingan dari bapak Dr. H. Asyari, S. Ag, M. Si. Skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan risiko gagal bayar dalam produk pembiayaan Murabahah di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo Kantor Kas Ujung Gading. Tingginya persentase nasabah bermasalah mencapai 9%, melebihi batas ideal bank sehat yaitu 5%, memicu perlunya strategi penanganan risiko yang efektif. Prinsip keuangan syariah “al ghunmu bil ghurmi” menekankan hubungan erat antara risiko dan keuntungan, sehingga manajemen risiko menjadi krusial untuk menjaga stabilitas dan kinerja bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi penanganan risiko gagal bayar pada produk Murabahah di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo. Pembiayaan Murabahah adalah suatu akad jual beli yang mengedepankan transparansi harga dan kejelasan keuntungan, sesuai dengan prinsip syariah. Namun, pembiayaan ini sering mengalami gagal bayar yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti ketidakmampuan nasabah membayar angsuran, kebangkrutan, PHK, hingga penyimpangan penggunaan dana pembiayaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis difokuskan pada penerapan Surat Peringatan bertahap (SP I, SP II, dan SP III) sebagai mekanisme preventif dan represif dalam menangani risiko gagal bayar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanganan risiko gagal bayar di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo cukup baik, namun masih perlu peningkatan pada pengelolaan risiko dan pemantauan nasabah agar dapat meminimalisasi kerugian serta menjaga prinsip keadilan dan kepatuhan syariah.
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Perbandingan Metode Pendidikan Islam Perspektif Mahmud Yunus Dan Hasan Langgulung Serta Relevansinya pada pembelajaran Abad Ke- 21” yang disusun oleh Desma Sofia, NIM : 2121275. Dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun ajaran 2025 M/1447 H. Latar belakang dalam penelitian ini adalah tantangan pendidikan modern yang menuntut pendekatan adaptif, menyeluruh, dan berbasis nilai, sehingga pemikiran tokoh klasik perlu dikaji ulang. Penelitian ini menggambarkan Bagaimana metode pendidikan Islam menurut Mahmud dan Hasan Langgulung Serta Relevansinya Terhadap Pembelajaran PAI Abad Ke- 2. Jenis penelitian ini adalah studi pustaka (Library research) dengan menganalisis sumber data berupa karya asli dan literatur ilmiah terkait kedua tokoh. Sedangkan teknis analisis data dalam penelitian ini adalah content analisys (Analisis isi). Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan metode pendidikan Islam menurut Mahmud Yunus dan Hasan Langgulung serta menganalisis relevansinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) abad ke-21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahmud Yunus menawarkan metode yang praktis dan terstruktur, seperti ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, latihan, serta keteladanan. Ia menekankan hubungan antara pelajaran agama dan kehidupan nyata siswa agar pendidikan bersifat aplikatif dan menyentuh aspek afektif. Sebaliknya, Hasan Langgulung mengedepankan pembentukan kepribadian muslim secara menyeluruh melalui pendekatan psikologis dan filosofis. Ia menganjurkan metode yang sesuai dengan fitrah peserta didik dan dilakukan secara bertahap mencakup aspek spiritual, mental, intelektual, dan sosial. Pemikiran keduanya relevan dalam menghadapi tantangan abad 21, seperti krisis moral, perubahan sosial, dan kemajuan teknologi. Mereka memberikan dasar bagi inovasi pembelajaran PAI yang tidak hanya fokus pada kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik, serta membentuk karakter Islami dengan metode bervariasi dan pendekatan berpusat pada peserta didik. Kata kunci : Mahmud Yunus, Hasan Langgulung, Metode Pendidikan Islam, PAI, Abad 21