2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study is motivated by the condition of welfare among low-income communities that has not yet reached a satisfactory level, prompting the government to implement the Direct Cash Assistance (Bantuan Langsung Tunai/BLT) program to alleviate financial pressure. The primary objective of this research is to evaluate the effectiveness of Bantuan Langsung Tunai (BLT) distribution in improving the living standards of residents in Nagari Muara Panas, as measured by targeting accuracy, timeliness of distribution, and utilization of the assistance funds. A qualitative descriptive approach was employed in this study. Data were collected through in-depth interviews with twenty-five informants, including nagari officials and Beneficiary Households (Keluarga Penerima Manfaat/KPM). Data analysis techniques consisted of data reduction, data presentation, and drawing as well as verifying conclusions. The findings indicate that the implementation of the (Bantuan Langsung Tunai/BLT) program in Nagari Muara Panas has generally been highly effective, with an effectiveness rate of 85%. The distribution of assistance was carried out in accordance with official procedures without any deductions. Although beneficiary selection followed government-established criteria, targeting accuracy was not yet fully optimal due to fluctuations in population data. In terms of timeliness, (Bantuan Langsung Tunai/BLT)) distribution was conducted according to the schedule after the funds were received from the central government. The (Bantuan Langsung Tunai/BLT) funds were predominantly utilized to meet basic needs and healthcare expenses, resulting in a positive impact in reducing the economic burden on beneficiary households. However, the program’s contribution to long-term improvements in community welfare remains limited.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nurul Fadhilla, NIM. 2414.068: “Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Strategi Pembelajaran Bowling Kampus Pada Kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba Tahun Pelajaran 2018/2019”. Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittingi, 2018. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa, hal ini terlihat dari rata – rata presentase ketuntasan nilai ulangan harian di kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba yaitu 15,63%. Hal ini disebabkan oleh siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran dan pembelajaran masih terpusat pada guru. Salah satu upaya yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan strategi pembelajaran bowling kampus dalam pembelajaran matematika. Rumusan masalah pada penelitian ini apakah hasil belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran bowling kampus lebih baik dari pembelajaran konvensional pada kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran bowling kampus lebih baik dari pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII.C sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dari tes hasil belajar matematika siswa (tes akhir). Berdasarkan tes akhir yang diperoleh nilai rata-rata di kelas eksperimen adalah 75.14, sedangkan nilai rata-rata di kelas kontrol adalah 60.18. Dari analisis data, dengan menggunakan uji-t dapat dilihat hasil thitung =2,92 dan ttabel=1.68, thitung > ttabel pada taraf nyata α=0.05. Dengan menggunakan software minitab di peroleh P-value=0,003, P-valueα . Sehingga dapat disimpulkan bahwa “hasil belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran bowling kampus lebih baik dari pembelajaran konvensional pada kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad Bulaan Kamba Tahun Pelajaran 2018/2019”.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nurul Fadhillah Syafril Nim. 2614.073. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Judul Penelitian “Faktor Penyebab Perilaku Bullying di SMKN 4 Payakumbuh.” Perilaku dapat dikategorikan kepada positif dan negatif, suatu perilaku dikatakan positif apabila sesuai dengan norma yang berlaku. Sebaliknya perilaku disebut negatif apabila tidak sesuai dengan norma yang berlaku. Perilaku bullying adalah contoh perilaku yang negatif karena tidak sesuai dengan aturan dan norma yang ada. Bullying adalah perilaku yang dilakukan untuk menyakiti orang lain secara berulang, dengan cara menindas dan mempersempit ruang gerak seseorang. Yang menjadi latar belakang penelitian disini ialah adanya tiga orang siswa di salah satu sekolah yang bisa dikatakan sering melakukan tindakan bullying. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui apa faktor yang menjadi penyebab siswa melakukan tindakan bullying. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan bersifat deskriptif kualitatif. Informan kunci tiga orang siswa kelas XII RPL 1 dan informan pendukung yaitu guru bimbingan dan konseling. Data dikumpulkan melalui instrumen wawancara dan observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan analisa deskriptif kualitatif dan teknik menguji keabsahan data dengan triangulasi data. Hasil penelitian ditemukan faktor yang menjadi penyebab bullying di SMKN 4 Payakumbuh ialah perilaku bullying tidak di atur dalam peraturan sekolah, senioritas yang dijadikan sebagai alasan oleh siswa untuk berbuat sesuka hatinya, adanya kesempatan yang dimiliki oleh pelaku karena sikap dari korban yang penakut. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada pihak sekolah untuk cepat dan tanggap lagi dalam menindak lanjuti kasus bullying yang terjadi, sehingga ke depannya tidak ditemukan kasus bullying antar siswa di sekolah lagi.