Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Imran

35 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 12024: 42022: 12021: 12020: 12018: 62017: 92016: 4

EKSPLIKASI KONSEP MILKU AL-YAMĪN DALAM AL-QUR’ĀN DENGAN HUBUNGAN SEKS NON MARITAL KAJIAN TAFSIR TEMATIK

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

The research purposed to find out the concept of milku al-yamīn in the Koran, whether it means an alternative sexual channeling or is it a description of the tradition that occurred in the Arab society before Islam. Research conducted by Muḥammad Syaḥrūr as the validity of non-marital sexual relations shows that understanding the meaning of milku al-yamīn in this contemporary era is a contract between a man and a woman to have sexual intercourse. With the results of his research, it raises the pros and cons and problems in Indonesian society. In connection with bridging and deepening the meaning of milku alyamīn in the Koran through a thematic interpretation approach. In conclusion, the meaning of milku alyamīn is that of a slave girl who is obtained through war, excluding its meaning from other ways. While the ability to associate with them is not for an outlet of sexual desire, but historically as an attempt to elevate the status of slaves to the equivalent of freedom. This concept can be considered as an alternative to fight discrimination against people accused of adultery.

Khutbah Jumat di Masjid Nurul Iman Tapi Koto Gadang Kec. IV Koto Kab. Agam

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

Khutbah Jumat merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan dalam Ibadah shalat jumat. Untuk itu bagi setiap kaum muslimin laki-laki wajib melakukan ibadah tersebut termasuk mengikuti (mendengarkan) khutbah. Khatib bertugas untuk menyampaikan khutbah dalam bentuk dakwah Islam untuk kesempurnaan shalat jumat.

Melaksanakan Khutbah Jumat di Mesjid Nurul Iman Tapi Koto Gadang Kec. IV Koto Kab. Agam

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mencakup berbagai macam kegiatan di luar pembelajaran dan riset yang reguler, dimana Institut/ lembaga/ fakultas/ departemen memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Dharma jasa pelayanan tersebut dilakukan melalui kepakaran akademik dengan memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang tersedia di Institut. Secara umum, suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk penerapan ilmu yang bertujuan kepada pemberdayaan atau peningkatan kemampuan kepada masyarakat baik untuk hal-hal yang bersifat non-profit maupun profit demi keberlangsungan finansial kegiatan tersebut (financial sustainability). Ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat dapat berupa kegiatan jasa konsultasi, pelatihan, lokakarya, seminar, riset terapan dan/atau penyelenggaraan kursus yang dilengkapi analisis untuk merumuskan serta menemukan solusi pemecahan masalah sikap inovatif dan kreatif. Pengabdian kepada masyarakat diartikan sebagai pengamalan ipteks yang dilakukan oleh sivitas akademik secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat (di luar kampus yang tidak terjangkau oleh program pendidikan formal) yang membutuhkan, dalam upaya menyukseskan pembangunan dan mengembangkan sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen sesuai keahlian dan bidang ilmunya, dapat terlaksana dengan lancar bila didukung sarana dan prasarana.

Khatib Jumat di Masjid Nururl Iman Tapi Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

Khutbah Jumat merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan dalam Ibadah shalat jumat. Untuk itu bagi setiap kaum muslimin laki-laki wajib melakukan ibadah tersebut termasuk mengikuti (mendengarkan) khutbah. Khatib bertugas untuk menyampaikan khutbah dalam bentuk dakwah Islam untuk kesempurnaan shalat jumat

PEMBERDAYAAN DISTRIBUSI ZISWAF (ZAKAT, INFAK, SHADAQAH, WAKAF) DARI PEDAGANG PASAR KOTA BUKITTINGGI

2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mencakup berbagai macam kegiatan di luar pembelajaran dan riset yang reguler, dimana Institut/ lembaga/ fakultas/ departemen memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Dharma jasa pelayanan tersebut dilakukan melalui kepakaran akademik dengan memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang tersedia di Institut. Secara umum, suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk penerapan ilmu yang bertujuan kepada pemberdayaan atau peningkatan kemampuan kepada masyarakat baik untuk hal-hal yang bersifat non-profit maupun profit demi keberlangsungan finansial kegiatan tersebut (financial sustainability). Ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat dapat berupa kegiatan jasa konsultasi, pelatihan, lokakarya, seminar, riset terapan dan/atau penyelenggaraan kursus yang dilengkapi analisis untuk merumuskan serta menemukan solusi pemecahan masalah sikap inovatif dan kreatif. Pengabdian kepada masyarakat diartikan sebagai pengamalan ipteks yang dilakukan oleh sivitas akademik secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat (di luar kampus yang tidak terjangkau oleh program pendidikan formal) yang membutuhkan, dalam upaya menyukseskan pembangunan dan mengembangkan sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen sesuai keahlian dan bidang ilmunya, dapat terlaksana dengan lancar bila didukung sarana dan prasarana. Bentuk Kegiatan Kegiatan pengabdian masyarakat yang di lakukan di Pasar Kota Bukittinggi dengan Tema: PEMBERDAYAAN DISTRIBUSI ZISWAF (ZAKAT, INFAK, SHADAQAH, WAKAF) DARI PEDAGANG PASAR KOTA BUKITTINGGI.

Studi Hadis Tentang Takaran Nafkah Suami Terhadap Istri

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nafkah adalah segala bentuk perbelanjaan manusia terhadap dirinya dan keluarganya dari makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Selain itu, nafkah juga mengandung arti semua kebutuhan dan keperluan yang berlaku menurut keadaan dan tempat, seperti makanan, pakaian, dan rumah. Oleh karenanya, maka ada beberapa perkara yang awalnya muncul di berbagai kalangan masyarakat khususnya di lingkungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana studi hadis takaran nafkah suami terhadap istri bagaimana takaran nafkah suami kepada istrinya . kemudian diharapkan mendatangkan manfaat untuk menambah wawasan dan pemahaman sehingga bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (Library research), menggunakan ma’nil hadis, dengan pendekatan secara tekstual dan kontekstul hadis untuk mengetahui pemahaman hadisnya. Untuk langkah pertama penulis menelusuri hadis pada kitab Mu’jam al-Mufahras li Alfadz al-Hadis. Kemudian merunjuk kepada kitab sumber hadis, selain itu untuk mengetahui pemahaman dari hadis tersebut maka digali dari berbagai kitab Syarah Hadis yang bersangkutan dan melakukan pemahaman secara tekstual dan kontesktual. Selanjutnya dilakukan analisis secara menyeluruh dari hadis dan pemahaman tersebut.Hasil dari penelitian ini adalah tidak ada kriteria tertentu untuk nafkah melainkan dengan ukuran kecukupan adalah pendapat yang sangat bijak. Karena kalau nafkah ditentukan kriterianya maka kriteria itu tidak akan bisa sama. Setiap daerah memiliki waktu, tempat, kondisi, dan orangnya yang berbeda. Boleh jadi untuk daerah tertentu suatu kriteria nafkah akan cocok tapi belum tentu untuk daerah lain. Mungkin bagi istri yang sudah terbiasa hidup dalam lingkungan serba kekurangan, jumlah besaran nafkah dari suaminya dianggap cukup, tapi untuk istri yang terbiasa hidup dalam kemewahan akan menganggap jumlah besaran nafkah itu terlalu kecil. Dengan demikian, nafkah dengan menetapkan jumlah kriteria tertentu akan mempersulit posisi suami yang kebetulan memiliki mata pencaharian yang pas-pasan hanya cukup untuk makan misalnya bagi suami yang kebetulan memiliki pekerjaan dengan gaji atau upah yang tinggi maka tidak jadi masalah ditentukan besar kecilnya nafkah untuk istri. Sebaliknya bagi suami yang hanya mendapat penghasilan rendah akan menjadi beban manakala ia ditargetkan perbulan harus memberi nafkah sekian pada istri.

Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Karakter Mandiri Anak Autis di SLB Negeri 1 Panti

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ali Imran, NIM 2120083. Skripsi ini berjudul Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Karakter Mandiri Anak Autis di SLB Negeri 1 Panti. Program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Syejch M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2024. Latar Belakang Penelitian ini adalah bahwa anak autis merupakan anak yang mempunyai hambatan perkembangan mental, emosi dan interaksi social. sehingga memerlukan penanganan khusus pada proses pembelajaran pendidkan Agama Islam dalam pembinaan karakter mandiri. masalah pada penelitian ini adalah 1.Bagaimana penyusunan program pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis, 2.Bagaimana pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis, 3.Apa saja factor penyebab lambatnya kemandirian anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan karakter mandiri anak autis dan mengetahui factor penyebab lambatnya kemandirian anak autis. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini yaitu Guru PAI di SLB Negeri 1 Panti, dua orang wali kelas, waka kurikulum dan kepala sekolah SLB Negeri 1 Panti. data dikumpulkan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1 penyusunan program pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis dilakukan dengan cara menyiapkan materi yang tepat, metode yang tepat, dan evaluasi pembelajaran. 2 Pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis dilakukan dengan cara penanaman nilai akhlak dengan menggunakan metode demonstrasi dan Tanya jawab langsung. proses pembelajaran dilaksanakan dengan berpedoman pada : materi pelajaran, metode, tujuan dan evaluasi pembelajaran. 3 faktor penyebab lambatnya kemandirian anak autis disebabkan oleh beberapa hal seperti kebiasaan anak autis meminta bantuan orang lain, pengaruh teman, guru yang kurang memahami karakter anak autis dan kurangnya arahan dari orang tua dalam pembinaan karakter mandiri anak autis.

ANALISIS SISTEM PENDISTRIBUSIAN ZAKAT DI NAGARI GUNUANG RAJO KABUPATEN TANAH DATAR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Sistem Pendistribusian Zakat Di Nagari Gunuang Rajo Kabupaten Tanah Datar”. Disusun oleh Ali Imran, NIM 3217.270. Mahasiswa prodi Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang pemilihan judul ini adalah Pendistribusian zakat dilakukan oleh masyarakat secara pribadi atau perorangan dan pendistribusian zakat dilakukan oleh masyarakat kepada orang alim atau ulama dan juga kepada anak-anak yang bersekolah di pondok pesantren serta tidak adanya lembaga zakat di Nagari Gunuang Rajo.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa Bagaimana sistem pendistribusian zakat di Nagari Gunuang Rajo Kabupaten Tanah Datar . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Nagari Gunuang Rajo Kabupaten Tanah Datar pada Bulan Oktober 2021. Informan penelitian ini adalah masyarakat Nagari Gunuang Rajo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendistribusian zakat di Nagari Gunuang Rajo dilakukan secara pribadi atau perorangan dengan alasan orang yang memberi zakat lebih mengutamakan memberikan zakat mereka kepada karib kerabat mereka atau orang terdekat dari si pemberi zakat serta lebih mendahulukan memberikan zakat kepada warga sekitar tempat tinggal mereka, dan juga di berikan kepada Orang alim atau ulama yang tergolong kepada orang miskin, jika tidak tergolong kepada orang miskin maka zakat tidak diberikan kepada orang alim tersebut. Dan juga anak-anak yang bersekolah di pondok pesantren yang diberikan zakat yaitu yang sudah balig berakal dan juga tergolong kepada orang miskin, karena dari asnaf 8 hanya ada orang miskin yang ada di Nagari Gunuang Rajo serta rencana pendirian lembaga zakat di Nagari Gunuang Rajo sudah ada sebelumnya, tetapi sampai sekarang belum juga didirikan disebabkan ada beberapa kekehawatiran akan timbulnya kemudharatan jika lembaga itu didirikan, oleh sebab itu maka lembaga zakat di Nagari Gunuang Rajo gagal didirikan sampai saat sekarang ini.

PENANAMAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VII SMP ISLAM AL-ISHLAH BUKITTINGGI

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MUHAMMAD IMRAN, Nim. 2417004, “Penanaman Karakter Dalam Pembelajaran Matematika Di Kelas VII SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi”. Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2021 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penanaman karakter yang menjadi visi sekolah, di SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi. Visi sekolah tersebut berbunyi, “Menciptakan Insan Religius, Berkarakter, Intelektual Dan Terampil”, dan juga berdasarkan observasi awal, peneliti melihat karakter yang baik ditunjukkan oleh pada peserta didik. Salah satu tindakan yang dilakukan oleh SMP Islam Al-Ishlah untuk mewujudkan visi sekolah itu dengan menanamkan karakter di dalam proses pembelajaran, termasuk didalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman karakter dalam pembelajaran matematika di kelas VII SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi. Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah semua guru matematika di kelas VII, yaitu sebanyak 2 orang yang sekaligus akan menjadi informan kunci dalam penelitian ini, dan juga 3 orang informan pendukung yaitu, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Penelitian ini menggunakan 3 macam teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan memadukan konsep Miles dan Huberman dengan Spradley. Berdasarkan hasil penelitian, penanaman karakter dalam pembelajaran matematika melalui 3 tahap, yaitu : perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada perencanaan penanaman karakter terdapat di dalam RPP dan silabus guru. Ada 6 indikator yang menjadi fokus penanaman karakter dalam pembelajaran matematika, yaitu : religius, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, percaya diri dan tanggung jawab. Pelaksanaan penanaman karakter dilakukan selama proses pembelajaran matematika, mulai dari pembukaan dengan berdo’a, kemudian saat guru menjelaskan materi dan pemberian tugas, guru menanamkan kedisiplinan, kerja keras, rasa ingin tahu, percaya diri dan tanggung jawab kepada peserta didik. Evaluasi penanaman karakter dilakukan setiap pertemuan dengan menilai sikap peserta didik dalam jurnal penilaian sikap. Evaluasi penanaman karakter juga dilakukan dengan memberikan soal-soal yang mengandung unsur karakter. Secara umum setiap karakter yang ditanamkan di bawakan kepada kontekstual perserta didik.

ANALISIS INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN IBADAH DI SDIT HAJI DJALALUDDIN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesis ini ditulis oleh ALI IMRAN NIM: 20118.004 dengan judul ‘ANALISIS KEBIJAKAN INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN IBADAH DI SDIT HAJI DJALALUDDIN’. Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi Tahun 2020. Latar belakang penelitian ini adalah melihat visi & misi SDIT Haji Djalaluddin yang menekankan pada internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam terutama nilai pendidikan ibadah. Pada masa sekarang ibadah begitu diabaikan oleh generasi muda sehingga internalisasi nilai-nilai pendidikan Ibadah sangat perlu dilaksanakan semenjak dini, maka dari itu penulis ingin melihat lebih jelas bagaimana kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah disekolah ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (fiel study research) yang bersifat deskriftif kualitatif. Untuk teknik pengumpulan data menggunkan metode dokumentasi, wawancara dan pengamatan observasi. Teknik analis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian adalah kepala sekolah, wakil dan guru keagamaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah yang dilakukan sekolah berdasarkan pada visi dan misi sekolah. Adapun nilai-nilai pendidikan ibadah yang di internalisasikan adalah seperti taharah, sholat, dzikir & doa, baca Qur’an dan berinfak. Dalam tahap pelaksanaan kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah dilakukan dengan cara: 1) Formulasi kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah. 2) Implementasi kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah. 3) Evaluasi kebijakan internalisasi nilai pendidikan ibadah. Sedangkan untuk keefektifkan pelaksanaan kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah di sekolah, kepala sekolah mengambil dua kebijakan terhadap guru dan siswa, yaitu Pertama: kebijkan yang dilakukan secara lisan. Kebijakan lisan merupakan kebijakan yang rutin dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap guru dan siswa guna berjalannya program sekolah, sifatnya kebanyakan situasional dengan kepentingan dan kebutuhan sekolah dalam menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan ibadah. Berupa teguran lansung dan perintah lansung. Kedua: kebijakan tertulis. Kebijakan tertuli merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh kepala sekolah selaku pemangku kebijakan untuk menjalankan program-program sekolah dalam bentuk tertulis agar internalisasikan nilai-nilai pendidikan ibadah disekolah berjalan. Kebijakan tertulis tersebut seperti adanya tata tertip guru, tata tertip siswa, kode etik guru, pembagian tugas, daftar piket guru, program dan kebijakan tertulis lainnya yang mendukung terlaksananya internalisasi nilai pendidikan ibadah disekolah. Kata Kunci: Kebijakan, Internalisasi nilai dan Ibadah

ANALISIS PERSAINGAN USAHA TOKO SEPEDA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi kasus: Pasar Tapus, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman)

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “ANALISIS PERSAINGAN USAHA TOKO SEPEDA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi kasus di Pasar Tapus, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman)” di susun oleh ALI IMRAN, 3214.080. Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap persaingan usaha toko sepeda yang sedang dihadapi oleh pengusaha toko sepeda dipasar tapus. Dalam aktifitas usahanya toko sepeda yang ada dipasat tapus melakukan persaingan usaha dalam bentuk persaingan harga, promosi, pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persaingan usaha toko sepeda dalam perspektif Ekonomi Islam dipasar Tapus, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan, penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara, sedangkan dalam pembahasannya digunakan metode deskriptif yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan. Dalam arti kata data yang terkumpul akan diolah guna untuk mendapatkan sebuah gambaran tentang persaingan usaha toko sepeda dalam perspektif ekonomi islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persaingan usaha toko sepeda dipasar tapus sudah sesuai dengan perspektif ekonomi Islam, hal tersebut dapat dilihat dari cara yang dilakukan pemilik toko sepeda dalam melakukan persaingan harga, promosi, pelayanan. Dalam persaingan tersebut tidak ditemuai adanya kecurangan.

Fiqh Dan Ushul Fiqh

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini berisi tentang materi-materi ushul fiqh dan penerapannya dalam materi fiqh seperti tentang thaharah, shalat, puasa, haji dan umrah, zakat, munakahat, mawaris, muamalat, jinayah, dan siyasah. ----- Persembahan penernit Kencana (Prenadamedia Group)

HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL SISWA TERISOLIR DENGAN PRESTASI BELAJAR DI MTsN 4 PASAMAN

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASBTRAK Imran Dani : Hubungan Interaksi Sosial dengan Prestasi Belajar Siswa di MTsN 4 Pasaman Interaksi sosial adalah suatu hubungan antara individu atau lebih, dimana kelakuan individu mempengaruhi, mengubah atau memperbaiki kelakuan individu yang lain. Penelitian ini beranjak dari fenomena yang terlihat dari siswa terisolir lebih banyak diam dalam pelajaran, tidak mau bertanya, kurang aktif dalam kelompok belajar dan mengalami kesulitan dalam berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan interaksi sosial siswa terisolir dengan prestasi belajar siswa di MTsN 4 Pasaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi adalah seluruh siswa terisolir kelas VIII 4 pasaman yang berjumlah 33 orang, teknik pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan teknik total sampling dengan mengambil sampel sama dengan jumlah populasinyaitu 33 orang. Alat pengumpulan data adalah angket. Teknik analisis data menggunakan statistik sederhana dan dalam pengkorelasian variabel penelitian menggunakan Statiscal Product and Service Solution (SPSS) versi 22. Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan interaksi sosial dengan prestasi belajar siswa di MTsN, diperoleh r_hitung sebesar 0,601, sementara dari r_tabel degree of freedom (df) 31 diperoleh angka 0,344 pada taraf signifikan 0,05. Maka dapat diketahui bahwa r_hitung > dari pada r_tabel , maka penelitian ini dapat penulis simpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi sosial dengan prestasi belajar siswa di MTsN, hal ini berarti bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Angka indeks korelasi (rxy) 0,601 dan r_hitung > dari pada r_tabel yaitu 0,344, ini terletak antara 0,60 – 0,799 dapat diperoleh interpretasi bahwa interaksi sosial siswa terisolir memiliki korelasi yang “Tinggi” dengan prestasi belajar siswa di MTsN 4 Pasaman. Berdasarkan temuan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan interaksi sosial dengan prestasi belajar, dimana semakin baik interaksi sosial siswa maka semakin tinggi prestasi belajar siswa di MTsN 4 Pasaman.