2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kehidupan di dalam rumah tangga terkadang terdiri dari 3 generasi, yang terdiri dari kakek nenek, orangtua dan anak. Terkadang kehidupan ini menimbulkan kesalahpahaman hingga konflik, untuk itu perlu diketahui tujuan dari pengabdian ini:</p>
<p>
Tujuan khususnya meliputi:<br />
<br />
1. *Mengidentifikasi Strategi Perawatan Efektif:* Menjelaskan peran konseling dalam membantu keluarga mengidentifikasi dan mengimplementasikan strategi perawatan yang efektif untuk memenuhi kebutuhan lansia.<br />
<br />
2. *Mengelola Konflik dan Tegangan:* Mengeksplorasi bagaimana konseling dapat membantu keluarga mengelola konflik dan tegangan yang muncul terkait perawatan lansia, dengan fokus pada solusi kolaboratif.<br />
<br />
3. *Meningkatkan Dukungan Emosional:* Menganalisis kontribusi konseling dalam meningkatkan dukungan emosional antaranggota keluarga, khususnya dalam memahami dan mengatasi beban psikologis yang dapat muncul dalam perawatan lansia.<br />
<br />
4. *Fasilitasi Komunikasi Antar-generasi:* Menilai bagaimana konseling dapat memfasilitasi komunikasi yang efektif antara generasi yang berbeda, membantu menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung.<br />
<br />
Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang kontribusi konseling dalam memperkuat kesejahteraan lansia dan keluarga multigenerasi secara keseluruhan.</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kegiatan PkM berlangsung selama 3 (tiga) hari, Selasa – Kamis (29 Maret 2022 s/d 31 Maret 2022) dengan dosen-dosen Prodi BK sebagai narasumber dalam kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Karakter – Motivasi Belajar Peserta Didik”. Dalam kegiatan PkM ini dosen – dosen yang terlibat dibagi ke dalam 3 tim sesuai dengan hari pelaksanaan kegiatan. Hari pertama oleh: Alfi Rahmi, M.Pd, Dr. Syawaluddin, M.Pd dan Intan Sari, M.Pd., Kons. Hari kedua oleh : Dr. Hidayani Syam, M.Pd, Dr. Syawaluddin, M.Pd, Rahmawati Wae, M.Pd dan Elviana, M.Pd, dan hari ketiga oleh: Dr. Linda Yarni, M.Si, Ira Oktarina, M.Pd dan Nory Natalia, S.Psi., M.Pd. Dalam kegiatan PkM berbasis prodi ini juga melibatkan mahasiswa prodi BK FTIK IAIN Bukittinggi. Sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah peserta didik kelas 7, 8 dan 9 yang telah dibagi perharinya.</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Pelaksanaan pengembangan dan peningkatan semangat, motivasi dan karakter pribadi tentu haruslah sederhana, praktis, mudah dicerna, tidak membebani peserta didik, dan yang utama adalah secara pragmatis bisa diterapkan dalam usaha peningkatan prestasi belajarnya. Untuk membangu peserta didik dapat lebih mendalami lagi sehingga dapat menumbuhkan karakter yang baik, dibutuhkan program kerja dalam bentuk kegiatan motivasi belajar dan pengatan IMTAQ</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Adat istiadat dan budaya minangkabau sudah mulai ditinggalkan oleh kaula muda, apalagi terkait dengan permainan tradisional. Zaman sekarang yang dikenal dengan generasi Z yang kesehariannya selalu diwarnai dengan teknologi dan semua kebutuhan selalu serba instan. Terkait dengan hal itu maka dirasa perlu untuk kembali mengingatkan dan mengangkat nilai-nilai budaya yang sudah mulai luntur keberadaanya</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p style="margin-left:5,0000pt;">
The Independent states that one in five employees aged 25 to 34 years is unhappy with their work rhythm, compared to one in six employees aged 18 to 24 years. Meanwhile, the older the employees are, the happier they are with their work rhythm. Only about 14% of employees aged 35 to 44 and 17% of employees aged 45 to 54 say they are unhappy with the balance between their work and personal lives.</p>
<p>
</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Adat istiadat dan budaya minangkabau sudah mulai ditinggalkan oleh kaula muda, apalagi terkait dengan permainan tradisional. Zaman sekarang yang dikenal dengan generasi Z yang kesehariannya selalu diwarnai dengan teknologi dan semua kebutuhan selalu serba instan. Terkait dengan hal itu maka dirasa perlu untuk kembali mengingatkan dan mengangkat nilai-nilai budaya yang sudah mulai luntur keberadaanya</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Adat istiadat dan budaya minangkabau sudah mulai ditinggalkan oleh kaula muda, apalagi terkait dengan permainan tradisional. Zaman sekarang yang dikenal dengan generasi Z yang kesehariannya selalu diwarnai dengan teknologi dan semua kebutuhan selalu serba instan. Terkait dengan hal itu maka dirasa perlu untuk kembali mengingatkan dan mengangkat nilai-nilai budaya yang sudah mulai luntur keberadaanya</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
The purpose of this study is to ascertain how organizational culture, workplace spirituality, and employee self-efficacy affect pleasure at work. Using the non-probability sampling method, a sample of 300 employees from three different organizations was taken. The measurement tools SHAW (the abbreviated version of HAW), FOCUS (First Organizational Culture Unified Search), GSE (General Self-Efficacy), and SAW (Spirituality in the Workplace) are modified by the author. Confirmatory factor analysis (CFA) techniques are used to test the validity of measuring instruments, and multiple regression analysis techniques are used to analyze data. According to the study's findings, corporate culture, workplace spirituality, and employee self-efficacy all have a big impact on how happy employees are at work. Only four variables support from organizational culture, connectedness and purpose in the workplace from spirituality in the workplace, and self-efficacy have a substantial impact, according to the value of the regression coefficient. It is hoped that it will be essential to examine and develop the scale once more for additional research, as well as to include a number of other demographic parameters including position and salary.
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
The purpose of this study is to ascertain how organizational culture, workplace spirituality, and employee self-efficacy affect pleasure at work. Using the non-probability sampling method, a sample of 300 employees from three different organizations was taken. The measurement tools SHAW (the abbreviated version of HAW), FOCUS (First Organizational Culture Unified Search), GSE (General Self-Efficacy), and SAW (Spirituality in the Workplace) are modified by the author. Confirmatory factor analysis (CFA) techniques are used to test the validity of measuring instruments, and multiple regression analysis techniques are used to analyze data. According to the study's findings, corporate culture, workplace spirituality, and employee self-efficacy all have a big impact on how happy employees are at work. Only four variables support from organizational culture, connectedness and purpose in the workplace from spirituality in the workplace, and self-efficacy have a substantial impact, according to the value of the regression coefficient. It is hoped that it will be essential to examine and develop the scale once more for additional research, as well as to include a number of other demographic parameters including position and salary.
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p style="margin-left:42.55pt;">
1. Agar mahasiswa bimbingan konseling IAIN Bukittinggi mendapatkan pelayanan bimbingan kelompok dari konselor dalam upaya preventif kasus LGBT, khususnya homoseksualyang selama ini penanganannya lebih terfokus pada layanan informasi yang dilakukan secara klasikal di dalam kelas.</p>
<p style="margin-left:42.55pt;">
2. Dengan adanya suatu model pengembangan bimbingan kelompok dapat menjadi alternatifdalam upaya mencegah dan mengantisapasi permasalahan homoseksual yang kemungkinan akan merambat masukke IAIN Bukittinggi</p>
<p style="margin-left:42.55pt;">
3. Agar mahasiswa yang mendapatkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik <em>sinema konseling</em> mampu mencegah dirinya dari perbuatan homoseksual, bersosialisasi secara wajar dan mampu menyalurkan hasrat ketertarikannya dengan lawan jenis secara normal dan sesuai dengan norma yang berlaku.</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
<span style="font-size:12px;"><span style="font-family:times new roman,times,serif;">Konseling realitas dicetuskan oleh William Glasser yang lahir pada tahun 1925, Glasser mengembangkan Terapi Realitas dari keyakinannya bahwa psikiatri konvensional sebagian besar berlandaskan asumsi-asumsi yang keliru. Terapi Realitas yang menguraikan prinsip-prinsip dan prosedur-prosedur yang dirancang untuk membantu konseli dalam mencapai suatu identitas keberhasilan<sup>.</sup> Identitas merupakan cara seseorang melihat dirinya sendiri sebagai manusia dalam hubungannya dengan orang lain dan dunia luarnya. <span lang="IN" style="line-height: 115%;">Terapi Realitas adalah suatu sistem yang di fokuskan pada tingkah laku sekarang. Terapi realitas adalah sebuah metode konseling dan psikoterapi perilaku kognitif yang sangat berfokus dan interaktif, serta merupakan salah satu cara yang telah diterapkan dengan sukses dalam berbagai lingkup. Terapi realitas merupakan suatu bentuk hubungan pertolongan yang praktis dan sederhana yang dilakukan secara langsung oleh konselor kepada konseli dalam rangka mengembangkan dan membina kepribadian / kesehatan mental konseli secara sukses dengan cara memberi tanggungjawab</span></span></span></p>
<p>
</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Tujuan Penelitian :</p>
<p>
Untuk mengetahui bagaimana bentuk interaksi anak berkebutuhan khusus dengan teman sebaya dan guru</p>
<p>
</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Mengingat maraknya penggunaan media sosial untuk anak-anak sekarang maka sangat diperlukan informasi tentang bagaimana cara bijak berliterasi dan bermedia sosial</p>
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan