Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

HELNI

3 karya publik ditemukan.

2024: 22023: 1

Identifikasi Factor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Mikro Fashion Di Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Identifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Mikro Fashion Di Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi”, disusun oleh Helni Afriani Gusti, NIM 3220190, Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam(FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakang oleh menurunnya pengunjung di pasar aur kuning dalam transaksi jual beli sehingga menyebabkan penurunan pendapatan bagi pelaku usaha mikro fashion. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan dan membuktikan secara statisk faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha mikro fashion di Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Analisa data yang digunakan analisis regresi linear berganda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, objek penelitian yang diambil sebanyak 71 pelaku usaha mikro fashion yang ada di pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi. Teknik analisis data menggunakan Teknik statistic yakni SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji T diperoleh nilai t_hitung untuk variabel E-Commerce (X1) sebesar 6,197 dan t_tabel 1,996 artinya 6,197 > 1,996, dimana E-Commerce (X1) berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan (Y). Sedangan untuk variabel Modal (X2) sebesar -1,324 dan t_tabel 1,996 artinya -1,324 1,996, diamana Modal (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan (Y). Untuk variabel Promosi (X3) sebesar -1,126 dan t_tabel 1,996 artinya -1,126 1,996, diamana Promosi (X3) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan (Y). Dan untuk variabel Lokasi (X4) sebesar 2,805 dan t_tabel 1,996 artinya 2,805 1,996, diamana Lokasi (X4) berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan (Y). Selanjutnya, secara silmultan diperoleh nilai f_hitung >f_tabel yaitu 12,522 > 2,51 atau dengan Sig. yaitu 0,000 0,05 akibatnya H_0 ditolak dan H_a diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa variabel e-commerce, modal, promosi dan lokasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usaha mikro fashion di Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi.

Implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri Tahun 2022 Tentang Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Pemilu Tahun 2024 di Pemerintahan Kabupaten Pasaman Dalam Perspektif Fiqh Siyasah

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri Tahun 2022 Tentang Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Pemilu Tahun 2024 Di Pemerintahan Kabupaten Pasaman Dalam Perspektif Fiqh Siyasah”. Yang ditulis oleh Helni Vella Santika NIM 1320056, Program Studi Hukum Tatanegara (Siyasah) Fakultas Syariah (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pembahasan dalam Skripsi ini dilatarbelakangi oleh Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dapat memicu pemanfaatan birokrasi untuk kepentingan politik dalam Pemilu. Di berbagai daerah, bakal calon pasangan hampir selalu memobilisasi ASN untuk memenangkan dirinya. Untuk mewujudkan reformasi birokrasi pemerintah melalui 5 Menteri menandatangai surat keputusan bersma (SKB) tentang Pedoman Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana bentuk Implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri dalam menjaga Netralitas ASN dalam menghadapi Pemilu 2024 di Pemerintahan Kabupaten Pasaman dan bagaimana Implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri tentang Netralitas ASN dilihat dalam Prespektif Fiqih Siyasah di Pemerintahan Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research), yaitu mengumpulkan data langsung dari lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan hasil penelitian sesuai dengan hasil penelitian secara jelas dengan fakta di lapangan. Sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan implementasi atau pelaksanaan Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri tentang Netralitas ASN di Pemerintahan Kabupaten Pasaman telah berjalan dengan baik dan bisa dikatakan sesuai dengan tujuan dari dikeluarkannya aturan tersebut. Indikator atau bukti dari diterapkannya aturan tersebut adalah dengan adanya kebijakan atau regulasi tambahan Peraturan Bupati yang sosialisasikan di lingkungan ASN Kabupaten Pasaman untuk memperkuat skb 5 menteri. Adanya koordinasi pemerintahan yang dilakukan oleh pemda Kabupaten Pasaman. Namun dalam pelaksanaan Implementasi skb 5 menteri ini masih terdapat kekurangan. Dari perspektif fiqih siyasah, Implementasi SKB 5 Menteri tentang Netralitas ASN di Kabupaten Pasaman sesuai dengan prinsip keadilan karena ini bertujuan untuk menjaga netralitas asn agar tidak terjadi ketidakadilan dalam proses pemilu. SKB 5 Menteri mendorong ASN untuk tetap amanah dalam tugasnya dan tidak tergoda untuk memanfaatkan jabatan demi kepentingan politik pribadi atau kelompok.

Penerapan Pola Asuh dalam Membentuk Karakter Sosial Keagamaan Anak di Panti Asuhan 'Aisyiyah Kota Payakumbuh

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Penerapan Pola Asuh Dalam Membentuk Karakter Sosial Keagamaan Anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh” yang ditulis oleh Helni dengan NIM. 4619053. Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya penerapan pola asuh yang diberikan oleh pengasuh dalam membentuk karakter sosial keagamaan anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh. Pada umumnya anak asuh di panti memiliki karakter yang baik sesuai dengan nilai sosial keagamaan yang berlaku, namun pada zaman sekarang rawan sekali bagi anak pada pergaulan maupun faktor lainnya yang merusak karakter dari anak tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu pengasuh dan informan pendukung yaitu pendamping anak asuh di bidang agama, pengurus, anak asuh, pekerja di bidang administrasi dan masyarakat. Data dari hasil penelitian dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi dilakukan untuk melakukan pengamatan mengenai penerapan pola asuh yang diberikan pada anak asuh. Kemudian metode wawancara dilakukan melalui tanya jawab antara dua orang atau lebih. Sedangkan metode dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan bukti berupa video, foto, rekaman, dan dokumen-dokumen lainnya. Hasil penelitian yaitu; pertama penerapan pola asuh dalam membentuk karakter sosial keagamaan anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh yang terdapat tiga bentuk pola asuh diantaranya; penerapan pola asuh otoriter di panti dengan cara memberikan aturan yang wajib dilaksanakan oleh anak asuh apabila anak asuh melanggar maka akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkatan pelanggaran yang dibuat. Penerapan pola asuh demokratis di panti dengan cara lebih menghargai anak, saling terbuka, memberikan bimbingan serta didikan yang baik terhadap anak asuh. Penerapan pola asuh permisif di panti yaitu kurang peduli terhadap aktivitas anak asuh dan memberikan kebebasan untuk berbuat semaunya. Dari beberapa penerapan pola asuh yang diterapkan yang paling banyak diterapkan yaitu pola asuh otoritatif dan demokratis di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh. Kedua faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pola asuh dalam membentuk karakter sosial keagamaan anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh yaitu; faktor pendukung dalam penerapan pola asuh terdiri dari pengaruh lingkungan, dukungan masyarakat, motivasi anak, pengurus dan pengasuh yag berkompeten, fasilitas yang lengkap, adanya senior atau alumni dari Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh. Kemudian faktor penghambat dalam penerapan pola asuh terdiri dari latar belakang anak asuh, teman sebaya, pulang kampung, Handphone. Dari beberapa faktor tersebut karakter anak baik cuman ada beberapa yang nakal, perlu adanya kesadaran diri pada anak ketika mereka tinggal di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh.