Abstrak
Skripsi ini berjudul “Penerapan Pola Asuh Dalam Membentuk Karakter Sosial Keagamaan Anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh” yang ditulis oleh Helni dengan NIM. 4619053. Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya penerapan pola asuh yang diberikan oleh pengasuh dalam membentuk karakter sosial keagamaan anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh. Pada umumnya anak asuh di panti memiliki karakter yang baik sesuai dengan nilai sosial keagamaan yang berlaku, namun pada zaman sekarang rawan sekali bagi anak pada pergaulan maupun faktor lainnya yang merusak karakter dari anak tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu pengasuh dan informan pendukung yaitu pendamping anak asuh di bidang agama, pengurus, anak asuh, pekerja di bidang administrasi dan masyarakat. Data dari hasil penelitian dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode observasi dilakukan untuk melakukan pengamatan mengenai penerapan pola asuh yang diberikan pada anak asuh. Kemudian metode wawancara dilakukan melalui tanya jawab antara dua orang atau lebih. Sedangkan metode dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan bukti berupa video, foto, rekaman, dan dokumen-dokumen lainnya. Hasil penelitian yaitu; pertama penerapan pola asuh dalam membentuk karakter sosial keagamaan anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh yang terdapat tiga bentuk pola asuh diantaranya; penerapan pola asuh otoriter di panti dengan cara memberikan aturan yang wajib dilaksanakan oleh anak asuh apabila anak asuh melanggar maka akan diberikan sanksi sesuai dengan tingkatan pelanggaran yang dibuat. Penerapan pola asuh demokratis di panti dengan cara lebih menghargai anak, saling terbuka, memberikan bimbingan serta didikan yang baik terhadap anak asuh. Penerapan pola asuh permisif di panti yaitu kurang peduli terhadap aktivitas anak asuh dan memberikan kebebasan untuk berbuat semaunya. Dari beberapa penerapan pola asuh yang diterapkan yang paling banyak diterapkan yaitu pola asuh otoritatif dan demokratis di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh. Kedua faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pola asuh dalam membentuk karakter sosial keagamaan anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh yaitu; faktor pendukung dalam penerapan pola asuh terdiri dari pengaruh lingkungan, dukungan masyarakat, motivasi anak, pengurus dan pengasuh yag berkompeten, fasilitas yang lengkap, adanya senior atau alumni dari Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh. Kemudian faktor penghambat dalam penerapan pola asuh terdiri dari latar belakang anak asuh, teman sebaya, pulang kampung, Handphone. Dari beberapa faktor tersebut karakter anak baik cuman ada beberapa yang nakal, perlu adanya kesadaran diri pada anak ketika mereka tinggal di Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Payakumbuh.