Pengurus MUI Kecamatan Bathin Solapan
<p> Pengurus MUI Kecamatan Bathin Solapan</p>
Profil penulis
52 karya publik ditemukan.
<p> Pengurus MUI Kecamatan Bathin Solapan</p>
<p style="text-align: justify;"> Bagaimana Metode Dakwah dengan Berbasis Pemberdayaan ?</p>
<div> Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi KKN–PPM Terpadu Tuah Sakato Tahun 2021 di Nagari Aie Dingin dan Nagari Salimpek Kecamatan Lembah Gumanti Solok pada : 5 Agustus 2021. </div>
<p> untuk mengetahui strategi pondok pesantren dalam membina kader da'i</p>
<p> -</p>
<p> Sebagai referensi untuk memotivasi dalam melaksanakan dakwah</p>
<p> Untuk Mengetahui Metode Dakwah Dalam Perspektif Pemberdayaan </p> <p> Untuk Mengetahui Pendukung dan Penghambat Dalam Menerapkan Metode Dakwah Dalam Perspektif Pemberdayaan</p>
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Aisya Zaskia Asrul, Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul skripsi "Pengaruh Imitasi Teman Sebaya terhadap Perilaku Keberagamaan Siswa di SMP Negeri 3 Bukittinggi." Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku siswa yang kurang mencerminkan nilai-nilai keberagamaan di lingkungan sekolah, seperti kurang disiplin dalam melaksanakan ibadah, kurangnya kepedulian terhadap teman, serta adanya pengaruh pergaulan yang berdampak pada perilaku keberagamaan siswa. Imitasi teman sebaya merupakan salah satu faktor yang berperan dalam membentuk perilaku siswa karena pada masa remaja teman sebaya menjadi lingkungan sosial yang memiliki pengaruh cukup besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil imitasi teman sebaya siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Bukittinggi, untuk mengetahui gambaran profil perilaku keberagamaan siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Bukittinggi, serta mengetahui seberapa besar pengaruh imitasi teman sebaya terhadap perilaku keberagamaan siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan Field Research. Populasi penelitian berjumlah 159 siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Bukittinggi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional Random Sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 114 siswa. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, dan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imitasi teman sebaya berada pada kategori tinggi, dengan presentasenya 67% sedangkan perilaku keberagamaan siswa berada pada kategori sangat tinggi. Dengan presentasenya 97,36% Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa interaksi teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keberagamaan siswa, dibuktikan dengan nilai t hitung > t tabel sehingga hipotesis penelitian diterima. Besarnya pengaruh imitasi teman sebaya terhadap perilaku keberagamaan siswa ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,402 atau 40,2%, sedangkan 59,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Kata Kunci: Imitasi Teman Sebaya, Perilaku Keberagamaan
Skripsi ini berjudul “Tradisi Maanta Uang Dapur Dalam Pernikahan Perspektif Sosiologi Hukum Islam (Studi Di Nagari Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam)” yang ditulis oleh Hasnah Asrul, NIM 1122023, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis melihat adanya kewajiban adat Maanta Uang Dapur dalam pelaksanaan pernikahan di Nagari Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu. Kewajiban ini dilaksanakan bagi laki-laki Pakan Sinayan maupun laki-laki luar Pakan Sinayan yang akan melangsungkan pernikahan dalam rangkaian prosesi baralek. Adapun hal ini secara sekilas termasuk dalam pembahasan rukun dan syarat pernikahan dalam Islam, pemberian mahar sebagai syarat pernikahan. Dalam adat Pakan Sinayan tradisi maanta uang dapur merupakan syarat adat sebagai pelengkap adat dalam prosesi pernikahan. Penulis ingin mengetahui tata cara pelaksanaan maanta uang dapur di Pakan Sinayan dan Perspektif sosiologi hukum Islam. Riset ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Ketua KAN Pakan Sinayan, Wali Nagari Pakan Sinayan, Tokoh Adat, Bundo Kandung, serta masyarakat yang pernah terlibat dalam prosesi maanta uang dapur. Sedangkan sumber sekunder yang digunakan adalah buku, jurnal hukum, artikel, kitab, dan sumber lain yang relevan. Data dianalisis dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Setelah dilakukan pengumpulan data dalam rangka menjawab rumusan masalah yang di ajukan pada bab pendahuluan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: Pertama, maanta uang dapur merupakan tradisi adat yang telah berkembang sejak berdirinya Nagari Pakan Sinayan dan pelaksanaannya diatur dalam Himpunan Pedoman Banagari Pakan Sinayan Tahun 2019 dengan ketentuan nominal minimal setara harga 5 kg daging dan maksimal setara harga 10 kg daging. Penentuan jumlahnya dilakukan melalui musyawarah keluarga dan pelaksanaannya mencerminkan nilai tanggung jawab, tolong-menolong, keikhlasan, serta kebersamaan, dengan konsekuensi ketidakpatuhan berupa sanksi moril melalui penilaian sosial. Kedua, tradisi maanta uang dapur bukan merupakan rukun atau syarat sah pernikahan, melainkan berfungsi sebagai pelengkap sosial yang sejalan dengan prinsip musyawarah dan kemaslahatan serta bersifat fleksibel sesuai kemampuan ekonomi. Tradisi ini berperan dalam memperkuat hubungan sosial antar keluarga dan menunjukkan keselarasan antara norma adat, sosial, dan nilai-nilai agama, sehingga patut dipertahankan sebagai identitas budaya dan kearifan lokal masyarakat Nagari Pakan Sinayan.
ABSTRAK Nasrul, 32121007. “Pengembangan Modul Tauhid Berbasis Tazkiyatun Nafs di MTs S Pondok Pesantren Prof Dr Hamka Maninjau. Disertasi Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menemukan model pengembangan bahan ajar tauhid berbasis tazkiyatun nafs di MTs Pondok Pesantren Prof DR Hamka, 2) menguji validitas, praktikalitas dan efektifitas modul tauhid berbasis tazkiyatun nafs di MTs Pondok Pesantren Prof DR Hamka, dan 3) Menentukan perbedaan hasil belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran tauhid berbasis tazkiyatun nafs dengan peserta didik yang mengikuti pembelajaran Tauhid secara konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D. Subjek penelitian adalah peserta didik MTs S Pondok Pesantren Prof DR Hamka Maninjau TP 2023/2024. Pemilihan subjek penelitian ditetapkan berdasarkan kebutuhan pengembangan bahan ajar. Produk yang didesain di validasi kelayakannya oleh ahli media dan ahli materi. Pengujian praktikalitas produk dilakukan oleh guru dan peserta didik melalui tahapan kelompok kecil dan kelompok lapangan. Pengujian efektivitas dilakukan dengan menggunakan N-Gain. Temuan penelitian menunjukkan: Hasil validasi ahli materi diperolehan nilai rata-rata keseluruhan aspek 0,87 kategori Valid. Hasil analisis validitas ahli media didapat hasil nilai rata-rata keseluruhan aspek adalah 0,97, dengan predikat Valid. Hasil uji praktikalis oleh peserta didik dengan rata-rata skor 86,69 (Sangat Praktis), Hasil uji praktikalis oleh guru keseluruhan aspek didapat skor rata-rata 95,83, hal ini menunjukkan bahwa bahan ajar Tauhid dinilai sangat praktis. Hipotesisi yaitu, berdasarkan hasil output uji Independent Samples Test didapat bahwa nilai sig (2 Tailed) 0,001 α 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, artinya pembelajaran Tauhid berbasis Tazkiyatun nafs berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan perhitungan N-gain score didapat nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen 0,59 kategori sedang, nilai N-Gain % sebesar 59,12 kategori Cukup Efektif. Sedangkan rata-rata nilai N-Gain kelas kontrol 0,50, kategori sedang, nilai untuk N-Gain % sebesar 50,00 dengan kategori Kurang Efektif. Maka pengunaan bahan ajar Tauhid berbasis Tazkiyatun nafs pada kelas eksperimen lebih efektif dibandingkan dengan kelas control yang mengunakan bahan ajar tauhid konvensinal.
Jimly RafiI Masrul, 2317052. Pengaruh Story Completion terhadap Kemampuan Berbicara Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris pada Kelas Dua di SMPN 01 Kecamatan Payakumbuh Tahun Ajaran 2021/2022. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi, 2022. This study was conducted to determine whether there is an effect on students' speaking ability when using the story completion technique at SMPN 01 Kecamatan Payakumbuh. This is done because students have low speaking skills. The problem is that teachers use limited techniques to teach students so that students have low learning motivation, and cannot improve their abilities. This study is a quantitative research experimental design. Data collection is done by using a speaking test. There are two tests in this study, the first, pre-test and the second post-test. The population in this study are all second grade students of SMPN 1 Kecamatan Payakumbu. The researcher used purposive sampling to determine the number of samples. The sample in this study amounted to 58 respondents in the 2021/2022 academic year. To analyze the data, the researcher calculated the speaking score. The results showed that the average score on the pretest was 55.8276, while the average score on the posttest was 63.1724 indicating an effect and improvement on students' speaking ability. Students gave a positive response to the story completion technique, this is evidenced by the effect on the use of the story completion technique on speaking skills with a t-count value greater than t-table (2.284 > 2.002). From the findings, it can be concluded that the story completion technique is effective in teaching speaking