Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ALI IMRAN

6 karya publik ditemukan.

2024: 12022: 12020: 12018: 22017: 1

Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Karakter Mandiri Anak Autis di SLB Negeri 1 Panti

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ali Imran, NIM 2120083. Skripsi ini berjudul Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Karakter Mandiri Anak Autis di SLB Negeri 1 Panti. Program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Syejch M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2024. Latar Belakang Penelitian ini adalah bahwa anak autis merupakan anak yang mempunyai hambatan perkembangan mental, emosi dan interaksi social. sehingga memerlukan penanganan khusus pada proses pembelajaran pendidkan Agama Islam dalam pembinaan karakter mandiri. masalah pada penelitian ini adalah 1.Bagaimana penyusunan program pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis, 2.Bagaimana pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis, 3.Apa saja factor penyebab lambatnya kemandirian anak autis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan karakter mandiri anak autis dan mengetahui factor penyebab lambatnya kemandirian anak autis. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, informan dalam penelitian ini yaitu Guru PAI di SLB Negeri 1 Panti, dua orang wali kelas, waka kurikulum dan kepala sekolah SLB Negeri 1 Panti. data dikumpulkan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1 penyusunan program pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis dilakukan dengan cara menyiapkan materi yang tepat, metode yang tepat, dan evaluasi pembelajaran. 2 Pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama islam dalam pembinaan karakter mandiri anak autis dilakukan dengan cara penanaman nilai akhlak dengan menggunakan metode demonstrasi dan Tanya jawab langsung. proses pembelajaran dilaksanakan dengan berpedoman pada : materi pelajaran, metode, tujuan dan evaluasi pembelajaran. 3 faktor penyebab lambatnya kemandirian anak autis disebabkan oleh beberapa hal seperti kebiasaan anak autis meminta bantuan orang lain, pengaruh teman, guru yang kurang memahami karakter anak autis dan kurangnya arahan dari orang tua dalam pembinaan karakter mandiri anak autis.

ANALISIS SISTEM PENDISTRIBUSIAN ZAKAT DI NAGARI GUNUANG RAJO KABUPATEN TANAH DATAR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Sistem Pendistribusian Zakat Di Nagari Gunuang Rajo Kabupaten Tanah Datar”. Disusun oleh Ali Imran, NIM 3217.270. Mahasiswa prodi Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang pemilihan judul ini adalah Pendistribusian zakat dilakukan oleh masyarakat secara pribadi atau perorangan dan pendistribusian zakat dilakukan oleh masyarakat kepada orang alim atau ulama dan juga kepada anak-anak yang bersekolah di pondok pesantren serta tidak adanya lembaga zakat di Nagari Gunuang Rajo.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa Bagaimana sistem pendistribusian zakat di Nagari Gunuang Rajo Kabupaten Tanah Datar . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Nagari Gunuang Rajo Kabupaten Tanah Datar pada Bulan Oktober 2021. Informan penelitian ini adalah masyarakat Nagari Gunuang Rajo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendistribusian zakat di Nagari Gunuang Rajo dilakukan secara pribadi atau perorangan dengan alasan orang yang memberi zakat lebih mengutamakan memberikan zakat mereka kepada karib kerabat mereka atau orang terdekat dari si pemberi zakat serta lebih mendahulukan memberikan zakat kepada warga sekitar tempat tinggal mereka, dan juga di berikan kepada Orang alim atau ulama yang tergolong kepada orang miskin, jika tidak tergolong kepada orang miskin maka zakat tidak diberikan kepada orang alim tersebut. Dan juga anak-anak yang bersekolah di pondok pesantren yang diberikan zakat yaitu yang sudah balig berakal dan juga tergolong kepada orang miskin, karena dari asnaf 8 hanya ada orang miskin yang ada di Nagari Gunuang Rajo serta rencana pendirian lembaga zakat di Nagari Gunuang Rajo sudah ada sebelumnya, tetapi sampai sekarang belum juga didirikan disebabkan ada beberapa kekehawatiran akan timbulnya kemudharatan jika lembaga itu didirikan, oleh sebab itu maka lembaga zakat di Nagari Gunuang Rajo gagal didirikan sampai saat sekarang ini.

ANALISIS INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN IBADAH DI SDIT HAJI DJALALUDDIN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesis ini ditulis oleh ALI IMRAN NIM: 20118.004 dengan judul ‘ANALISIS KEBIJAKAN INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN IBADAH DI SDIT HAJI DJALALUDDIN’. Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi Tahun 2020. Latar belakang penelitian ini adalah melihat visi & misi SDIT Haji Djalaluddin yang menekankan pada internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam terutama nilai pendidikan ibadah. Pada masa sekarang ibadah begitu diabaikan oleh generasi muda sehingga internalisasi nilai-nilai pendidikan Ibadah sangat perlu dilaksanakan semenjak dini, maka dari itu penulis ingin melihat lebih jelas bagaimana kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah disekolah ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (fiel study research) yang bersifat deskriftif kualitatif. Untuk teknik pengumpulan data menggunkan metode dokumentasi, wawancara dan pengamatan observasi. Teknik analis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian adalah kepala sekolah, wakil dan guru keagamaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah yang dilakukan sekolah berdasarkan pada visi dan misi sekolah. Adapun nilai-nilai pendidikan ibadah yang di internalisasikan adalah seperti taharah, sholat, dzikir & doa, baca Qur’an dan berinfak. Dalam tahap pelaksanaan kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah dilakukan dengan cara: 1) Formulasi kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah. 2) Implementasi kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah. 3) Evaluasi kebijakan internalisasi nilai pendidikan ibadah. Sedangkan untuk keefektifkan pelaksanaan kebijakan internalisasi nilai-nilai pendidikan ibadah di sekolah, kepala sekolah mengambil dua kebijakan terhadap guru dan siswa, yaitu Pertama: kebijkan yang dilakukan secara lisan. Kebijakan lisan merupakan kebijakan yang rutin dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap guru dan siswa guna berjalannya program sekolah, sifatnya kebanyakan situasional dengan kepentingan dan kebutuhan sekolah dalam menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan ibadah. Berupa teguran lansung dan perintah lansung. Kedua: kebijakan tertulis. Kebijakan tertuli merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh kepala sekolah selaku pemangku kebijakan untuk menjalankan program-program sekolah dalam bentuk tertulis agar internalisasikan nilai-nilai pendidikan ibadah disekolah berjalan. Kebijakan tertulis tersebut seperti adanya tata tertip guru, tata tertip siswa, kode etik guru, pembagian tugas, daftar piket guru, program dan kebijakan tertulis lainnya yang mendukung terlaksananya internalisasi nilai pendidikan ibadah disekolah. Kata Kunci: Kebijakan, Internalisasi nilai dan Ibadah

ANALISIS PERSAINGAN USAHA TOKO SEPEDA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi kasus: Pasar Tapus, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman)

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “ANALISIS PERSAINGAN USAHA TOKO SEPEDA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi kasus di Pasar Tapus, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman)” di susun oleh ALI IMRAN, 3214.080. Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap persaingan usaha toko sepeda yang sedang dihadapi oleh pengusaha toko sepeda dipasar tapus. Dalam aktifitas usahanya toko sepeda yang ada dipasat tapus melakukan persaingan usaha dalam bentuk persaingan harga, promosi, pelayanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persaingan usaha toko sepeda dalam perspektif Ekonomi Islam dipasar Tapus, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam mengumpulkan data yang dibutuhkan, penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara, sedangkan dalam pembahasannya digunakan metode deskriptif yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan. Dalam arti kata data yang terkumpul akan diolah guna untuk mendapatkan sebuah gambaran tentang persaingan usaha toko sepeda dalam perspektif ekonomi islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persaingan usaha toko sepeda dipasar tapus sudah sesuai dengan perspektif ekonomi Islam, hal tersebut dapat dilihat dari cara yang dilakukan pemilik toko sepeda dalam melakukan persaingan harga, promosi, pelayanan. Dalam persaingan tersebut tidak ditemuai adanya kecurangan.

Fiqh Dan Ushul Fiqh

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini berisi tentang materi-materi ushul fiqh dan penerapannya dalam materi fiqh seperti tentang thaharah, shalat, puasa, haji dan umrah, zakat, munakahat, mawaris, muamalat, jinayah, dan siyasah. ----- Persembahan penernit Kencana (Prenadamedia Group)

Nilai Pendidikan Akhlak Tentang Sikap Adil Dalam Al-Qur’an Surat An-Nahl Ayat 90

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh ALI IMRAN NIM: 2113.004 dengan judul ‘NILAI PENDIDIKAN AKHLAK TENTANG SIKAP ADIL DALAM AL-QUR’AN SURAT AN-NAHL AYAT 90’. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi Tahun 2017. Latar belakang penelitian ini adalah al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran Islam yang berisikan pedoman dan petunjuk kepada jalan yang lurus, di dalamnya mengandung nilai pendidikan yang dapat diambil pelajarannya bagi manusia terutama pendidikan akhlak. Tujuan penelitian ini adalah mengambil pelajaran atau nilai pendidikan yang terdapat dalam al-Qur’an surat an-Nahl ayat 90 terutama dalam permasalahan akhlak tentang sikap adil. Dalam surat an-Nahl ayat ini Allah memerintahkan agar berlaku adil. Namun masih ada diantara umat Islam yang belum memahami nilai pendidikan akhlak tentang adil tersebut secara urgen, pada hal adil merupakan sikap yang mestinya tertanam dalam pribadi individu. Dari fenomena dalam surat an-Nahl ayat 90, maka penulis tertarik untuk membahas dalam sebuah skripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research (penelitan kepustakaan) dengan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan fokus penelitian, yang diambil dari sumber-sumber kepustakaan. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan skunder, yaitu dengan membaca dan menganalisa bahan-bahan yang berhubungan dengan skripsi ini. Dalam mendapatkan pemahaman tentang ayat al-Qur’an yang dikaji, penulis menganalisis menggunakan metode tahlili, yaitu metode tafsir yang menjelaskan kandungan ayat al-Qur’an dari seluruh aspeknya. Hasil penelitian tentang nilai pendidikan akhlak tentang sikap adil dalam al-Qur’an surat an-Nahl ayat 90 ialah mengandung nilai pendidikan akhlak tentang adil yang mencakup seluruh bentuk keadilan, baik kepada Allah selaku pencipta, diri sendiri, orang lain dan makhluk Allah lainnya kapanpun dan dimanapun kita berada baik perlakuan, perbuatan,pemberian hukum dan pemenuhan hak. Adil memiliki makna yang beragam, diantaranya adil dalam arti sama, seimbang, perhatian terhadap hak-hak individu dan memberi hak pada pemilik dan adil dinisbatkan kepada Alla. Keadilan yang sesungguhnya tidak dapat dikemukakan di dunia ini karna keadilan yang hakiki hanyalah milik Allah, apabila ingin mengujudkan sebuah keadilan dalam kehidupan maka harus memulainya dengan berlaku adil terhadap Allah dengan tidak berlaku syirik dan memahami hakekat-Nya sebagai khaliq dan kita sebagai hamba-Nya, keadilan bukanlah norma ahklak saja namun perintah Allah yang mesti dipatuhi agar terhindar dari kezaliman yang menimbulkan kesengsaraan, ketertindasan, kehancuran dan jauh dari kesejahteraan.