Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AFRIANTI

13 karya publik ditemukan.

2026: 22024: 32023: 12022: 12021: 12020: 12019: 22017: 12016: 1

Izin Ahli Waris dalam Pernikahan Orang Tua Usia Lanjut Perspektif Fikih Munakahat (Studi Kasus di KUA Guguk Panjang)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "IZIN AHLI WARIS DALAM PERNIKAHAN ORANG TUA USIA LANJUT PERSPEKTIF FIKIH MUNAKAHAT (Studi Kasus di KUA Guguk Panjang)" ditulis oleh Dina Afrianti, NIM 1122.018, Program Studi Hukum Kelurga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pernikahan pada usia lanjut yang menimbulkan persoalan hukum, khususnya terkait dengan peran dan izin ahli waris terhadap orang tua yang melangsungkan perkawinan. Permasalahan ini muncul karena tidak adanya pengaturan yang tegas mengenai batas maksimal kecakapan hukum (ahliyyah) dalam usia lanjut serta tidak diaturnya secara eksplisit kewajiban izin ahli waris dalam peraturan perundang-undangan, termasuk dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana izin ahli waris terhadap perkawinan orang tua usia lanjut, bagaimana pandangan pernikahan usia lanjut menurut Kompilasi Hukum Islam, serta bagaimana praktik dan pandangan Kantor Urusan Agama (KUA) Guguk Panjang terhadap pernikahan usia lanjut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui studi dokumen di KUA Guguk Panjang dan wawancara dengan pihak terkait, serta didukung oleh bahan hukum berupa KHI, peraturan perundang-undangan, dan literatur fikih munakahat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut fikih munakahat, pernikahan dianggap sah apabila telah memenuhi rukun dan syarat nikah, tanpa mensyaratkan adanya izin ahli waris. Sementara itu, dalam Kompilasi Hukum Islam, ketentuan yang berkaitan dengan izin hanya ditujukan kepada calon mempelai yang belum mencapai usia tertentu (di bawah 21 tahun), dan tidak mengatur kewajiban izin ahli waris bagi orang tua yang telah lanjut usia. Namun, KHI memberikan ruang bagi keluarga untuk mencegah perkawinan apabila terdapat alasan yang sah, sebagaimana diatur dalam ketentuan pencegahan perkawinan. Dengan demikian, meskipun izin ahli waris bukan merupakan syarat sah perkawinan, keberatan atau penolakan dari ahli waris dapat menjadi dasar pertimbangan dalam upaya pencegahan atau pembatalan perkawinan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Dalam praktiknya, KUA Guguk Panjang tetap melaksanakan pencatatan perkawinan selama syarat administratif dan substantif terpenuhi, namun menghadapi kendala dalam menilai kecakapan hukum calon mempelai usia lanjut, terutama yang mengalami penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kekosongan norma dalam KHI terkait batas maksimal kecakapan hukum pada usia lanjut. Keterlibatan ahli waris secara tidak langsung menjadi penting sebagai bentuk perlindungan hukum, sehingga diperlukan pengaturan yang lebih jelas untuk menjamin kepastian dan keadilan hukum dalam pernikahan usia lanjut.

Konsep Tabayyun Dalam Al-Qur'an Dan Relevansinya Terhadap Fenomena Hoaks Di Media Sosial (Kajian Maudhu'i Perspektif Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan media sosial telah memberi kemudahan dalam mengakses dan menyebarkan informasi, akan tetapi di sisi lain juga memunculkan berbagai permasalahan, salah satunya yaitu maraknya penyebaran hoaks. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup Islam telah memberikan prinsip dasar dalam menyikapi permasalahan melalui konsep tabayyun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberi pemahaman terhadap konsep tabayyun dalam al-Qur’an, menganalisis ayat-ayat tabayyun pada penafsiran Tafsir al-Munir, serta menjelaskan relevansinya terhadap fenomena hoaks di media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maudhu’i yang ditawarkan oleh al-Farmawy dengan merujuk pada kitab Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili. Hasil penelitiannya yaitu bahwa tabayyun dalam al-Qur’an merupakan prinsip yang menekankan kewajiban melakukan verifikasi informasi, larangan menyebarkan informasi yang tidak berlandaskan pengetahuan, serta tanggung jawab moral atas berita yang diterima dan disampaikan. Konsep tabayyun seperti ini ditemukan dalam Q.S. al-Hujurat: 6, Q.S. an-Nisa: 83, Q.S. an-Nur: 15 dan 19, Q.S. al-Isra’: 36, dan Q.S. al-Furqan: 72. Dalam Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili dijelaskan bahwa tabayyun bersifat wajib, hal ini dapat dilihat dari penafsirannya yang menganjurkan untuk melakukan verifikasi, keharusan untuk merujuk pada otoritas yang kompeten, melarang penyebaran informasi tanpa ilmu, serta mempertimbangkan dampak sosial terhadap informasi yang disebarkan. Konsep tabayyun mempunyai relevansi yang kuat terhadap fenomena hoaks di media sosial, relevansi ini sebagai pertinent disebabkan bahwa hoaks merupakan masalah nyata yang merusak tatanan sosial di media sosial, sehingga konsep tabayyun hadir sebagai bentuk solusi untuk menyikapi permasalahan tersebut.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESMENT, SATISFACTION (ARIAS) TERHADAP RASA PERCAYA DIRI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP N 2 KOTANOPAN TAHUN PELAJARAN 2024/2025

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas IX SMPN 2 Kotanopan, berdasarkan observasi dan wawancara yang telah dilakukan, yaitu masih rendahnya rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika, serta hasil belajar yang masih rendah. Oleh karena itu peneliti menggunakan model pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfaction (ARIAS). Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah berpengaruh signifikan model pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfaction (ARIAS) terhadap rasa percaya diri siswa dan apakah berpengaruh signifikan model pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfaction (ARIAS) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP N 2 Kotanopan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfaction (ARIAS) terhadap rasa percaya diri siswa dan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment, Satisfaction (ARIAS) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IX SMP N 2 Kotanopan Tahun Pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 2 Kotanopan Tahun Pelajaran 2024/2025. Pengambilan sampel dilakukan secara jenuh. Sampel dalam penelitian ini kelas IX.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket rasa percaya diri dan tes hasil belajar matematika. Berdasarkan hasil analisis data angket rasa percaya diri siswa diperoleh dan . Karena berarti terima , serta menggunakan sofware SPSS diperoleh nilai signifikannya 0,001 ≤ berarti tolak , maka dapat disimpulkan bahwa “ Rasa percaya diri siswa dengan model pembelajaran ARIAS lebih baik dari pada rasa percaya diri siswa menggunakan pembelajaran konvesional”. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar matematika siswa diperoleh diperoleh dan . Karena berarti terima , serta menggunakan sofware SPSS diperoleh nilai signifikannya 0,004 ≤ . berarti tolak , maka dapat disimpulkan bahwa “ Hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran ARIAS lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan pembelajaran konvesional

Implementasi Perda No.5 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan dan Pelayanan Persampahan/ Kebersihan di Kota Bukitinggi perspektif Siyasah Tanfidziyah

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Implementasi Perda No. 5 Tahun 2014 Dalam Pengelolaan Persampahan Di Kota Bukittinggi Prespektif Siyasah Tanfidziyyah” yang ditulis oleh Gimi Afrianti NIM. 1320077 Program Studi Hukum Ketatanegaraan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh pembuangan sampah secara sembarangan oleh masyarakat. Sampah merupakan suatu isu permasalahan yang banyak terjadi di mana saja, begitu juga di Kota Bukittinggi. Oleh sebab itu pemerintah Kota Bukittinggi menuangkannya dalam Perda No.5 Tahun 2014. Dimana disebutkan bahwa Sasaran dari pengelolaan sampah di Kota Bukittinggi adalah meningkatnya upaya pengelolaan persampahan dan kesadaran serta kepedulian masyarakat untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Namun, kondisi lingkungan di Kota Bukittinggi pada titik tertentu masih terdapat penumpukan sampah. Berdasarkan hal tersebut ada dua persoalan pokok yang akan diungkap dalam penelitian ini, yang pertama adalah bagaimana implementasi Perda No. 5 Tahun 2014 dalam pengelolaan sampah Di Kota Bukittinggi dan yang kedua adalah bagaimana tinjauan siyasah tanfidziyyah terhadap Perda No 5 Tahun 2014 dalam pengelolaan persampahan di Kota Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yang berupa penelitan lapangan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data melalui data yang diperoleh dari tempat penelitian dengan melakukan wawancara dan observasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja, dan masyarakat. Setelah data tersebut diperoleh, lalu dianalisa dengan metode analisa kualitatif. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukan baxdhwa implementasi Perda No 5 Tahun 2014 telah di implementasikan. Namun, dalam penerapan nya masih terdapat beberapa rintangan dan tantangan seperti, kurangnya kesadaran masyarakat, pengetahuan masyarakat yang kurang akan pengelolaan persampahan serta pengasawan dan penindakan yang masih kurang tegas sehingga masyarakat masih melakukan pembuangan sampah dititik tertentu. Dalam pandangan siyasah tanfidziyyah implementasi Perda No.5 Taun 2014 telah dilakukan dengan upaya yang sejalan dengan prinsip-pronsip siyasah Tanfidziyyah, yang menekankan pada pelaksanaan kebijakan publik yang efektif yaitu, adil (‘adl), efisiensi (ikhtisar), partisipasi (musyarakah), akuntabilitas (mas’uliyyah).

PERSEPSI ULAMA TERHADAP LARANGAN PERNIKAHAN PADA BULAN SURO DALAM ADAT JAWA (STUDI KASUS DI DESA SIDODADI KECAMATAN KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT)

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Persepsi Ulama Terhadap Larangan Pernikahan Pada Bulan Suro Dalam Adat Jawa (Studi Kasus di Desa Sidodadi Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat)” yang ditulis oleh Anisa Afrianti, NIM 1120.015, Program Studi Hukum Keluarga (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya keyakinan masyarakat di Desa Sidodadi Kecamatan Kinali bahwa pernikahan pada Bulan Suro atau Bulan Muharram harus dihindari. Tradisi ini berasal dari pandangan spiritual dan kekuatan mistis Bulan Suro, yang dianggap memiliki energi negatif dalam Adat Jawa. Larangan pernikahan ini dianggap sebagai upaya melindungi individu dari gangguan supranatural dan memastikan keberhasilan pernikahan. Meskipun agama Islam menghormati Bulan Muharram, sebagian penduduk suku Jawa di desa ini masih mematuhi tradisi lama, menganggap Bulan Suro sebagai bulan keramat. Berdasarkan hal ini maka penulis ingin mengetahui secara utuh tentang larangan pernikahan pada Bulan Suro dalam Adat Jawa beserta bagaimana pandangan ulama yang ada di desa tempat penelitian. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data-data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan yang menjadi informan penelitian adalah ulama atau ustadz dan sesepuh yang ada di Desa Sidodadi, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode analisis kualitatif dalam bentuk deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh hasil dan kesimpulan bahwa larangan pernikahan pada Bulan Suro yang terjadi di Desa Sidodadi Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat bahwa larangan ini berasal dari warisan budaya leluhur, tetapi lebih cenderung menjadi keyakinan dan budaya daripada ajaran agama langsung. Meskipun dianggap sakral dalam tradisi masyarakat Jawa, pandangan ini mengalami perubahan di kalangan terpelajar yang lebih mengadopsi pemahaman rasional dan ilmiah. Larangan ini, meskipun terkait dengan adat tradisional, namun tidak memiliki dasar dalam syariat Islam. Pemahaman larangan menikah pada Bulan Suro berkembang berdasarkan keyakinan dan niat individu, dengan menghindari unsur-unsur kemusyrikan. Dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah, pelaksanaan tradisi terkait Bulan Suro sebaiknya dilakukan tanpa menganggap bulan tersebut sebagai sumber kesialan.

Analisis Fiqih Siyasah Terhadap Implementasi Kemenkes Nomor Hk. 01.07/Menkes/382/2020 Tentang Protokol Kesehatan Di Kota Bukittinggi

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian yang dilakukan oleh Rila Afrianti, 1318069 dengan judul skripsi Analisis Fiqih Siyasah Terhadap Implementasi Kemenkes Nomor Hk. 01.07/Menkes/382/2020 Tentang Protokol Kesehatan Di Kota Bukittingggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan protokol kesehatan untuk masyarakat di tempat fasilitas umum menurut Kemenkes Nomor HK.01.07/382/2020, untuk mengetahui bagaimana implementasi pengawasan tempat wisata berdasarkan kemenkes Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 dan untuk mengetahui bagaimana analisis fiqih siyasah terhadap Kemenkes Nomor HK.0107/Menkes/382/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Yuridis Normatif yang mana menggunakan data sekunder untuk sumber utama yaitu bahan hukum primer. Hasil dari penelitian ini adalah Penerapan Protokol Kesehatan Untuk Masyarakat Di Tempat Fasilitas Umum Menurut Kemenkes Nomor Hk. 01.07/Menkes/382/2020 yaitu menyampaikan informasi kepada masyarakat luas dalam hal ini pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19. Sosialisasi yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Bukittinggi mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha untuk terus menerapkan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). dilakukan melalui media sosial dan media cetak seperti pembuatan spanduk dan baliho. Dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 Pemerintah sentiasa selalu mengingatkan tentang menjaga protokol kesehtan, mungkin pengertian protokol kesehtan tidak ada didalam Al-Quran, Hadistn, maupun Ijma karena istilah ini adalah salah satu yang baru yeng belum pernah ada terutama pada masa nabi maupun sahabat. Oleh karena itu, walaupun protokol kesehatan ini tidak ada pada masa nabi bukan berarti kita boleh dengan seenaknya melanggar atau meremehkannya. Hukum sesuatu yang baru seperti ini bisa ditinjau berdasarkan kajian-kajian keagamaan, salah satunya Ushul Fiqh.

STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERCERAIAN DI KUA KECAMATAN PANTI KABUPATEN PASAMAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini atas nama Nora Afrianti, NIM 4318053 yang berjudul “Strategi Komunikasi Penyuluh Agama Islam Dalam Upaya Pencegahan Perceraian Di KUA Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman”, pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djamil Bukittinggi 2022. Pada data Pengadilan Agama angka perceraian pada tahun 2020-2022, yaitu pada tahun 2020 tercatat 30 pasangan yang bercerai, pada tahun 2021 ada 32 pasangan yang bercerai dan pada tahun 2022 ada sekitar 18 pasangan yang bercerai itupun hanya sampai di bulan Agustus. Jadi ditotalkan maka 80 pasangan yang bercerai dalam 3 tahun terakhir ini. Penyuluh agama Islam Fungsional merupakan Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan tugasnya yaitu memberikan pelayanan bimbingan, penerangan agama Islam dan bimbingan keluarga sakinah yang diharapkan mampu mencegah terjadinya perceraian. Penelitian ini digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus (case study) yang mana bertujuan untuk menyelidiki dan memahami sebuah kejadian atau masalah yang terjadi. Dalam penelitian ini penulis menggambarkan bagaimana strategi komunikasi penyuluh agama Islam dalam upaya pencegahan perceraian di KUA Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan berkas/data yang didapatkan dari Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Komunikasi Penyuluh Agama Islam Dalam Upaya Pencegahan Perceraian di KUA Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman berjalan dengan baik sesuai dengan peran yang dilaksanakan oleh penyuluh agama Islam yaitu, edukasi, konsultasi, mediasi, fasilitasi dan advokasi dilakukan agar penyuluh agama Islam Fungsional bisa mencegah terjadinya perceraian pada pasangan yang berkonflik. Penelitian ini menggunakan teori strategi komunikasi Hafied Cangara dari sebuah perencanaa yaitu, memilih dan menetapkan komunikator, mengenali sasaran, tinjauan tujuan pesan dan pemilihan media ini dilakukan agar strategi komunikasi penyuluh agama Islam dilaksanakan sesuai yang diharapkan.

Hubungan Antara Kreativitas dengan Aktualisasi Diri Remaja di Jorong Batu Ajung

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul Hubungan antara Kreativitas dengan Aktualisasi Diri Remaja di Jorong Batu Ajung Kabupaten Sijunjung, yang ditulis oleh Mitri Safrianti Nim 2616093, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2021. Masalah pokok yang ada dalam penelitian ini adalah ada beberapa remaja yang memiliki kreativitas yang sangat bagus namun ia cenderung meragukan potensi yang ada pada dirinya tersebut. Selain itu peneliti juga melihat banyak remaja yang kurang mampu dalam mengembangkan kreativitasnya, hal ini menyebabkan aktualisasi diri remaja tersebut semakin rendah. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kreativitas dengan aktualisasi diri remaja di Jorong Batu Ajung. Penelitian ini tergolong pada penelitian korelasi yaitu hubungan dua variabel yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja yang ada di Jorong Batu Ajung. Sampel penelitian berjumlah 31 orang remaja yang diambil menggunakan tekni purpose sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen skala dan teknik analisis data menggunakan statistik sederhana. Pengkorelasian variabel penelitian menggunakan rumus r product moment, dengan teknik analisis data menggunakan Statistic Product and Service Solution (SPSS) versi 25. Hasil penelitian mengenai hubungan antara kreativitas dengan aktualisasi diri remaja di Jorong Batu Ajung Kabupaten Sijunjung, diperoleh rxy sebesar 0.759 sementara rtabel degree of freedom (df) = 29 diperoleh angka 0.3550, pada taraf signifikan 0.05. maka dapat diketahui bahwa rhitung > dari rtabel, sehingga dapat diketahui bahwa hubungan yang signifikan secara positif antara kreativitas dengan aktualisasi diri remaja di Jorong Batu Ajung Kabupaten Sijunjung, yang berarti Ha diterima dan h0 ditolak. Angka indeks korelasi tersebut terletak antara 0,60-0,799. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kreativitas remaja di Jorong Batu Ajung Kabupaten Sijunjung memiliki korelasi kuat dengan aktualisasi diri. Kata Kunci : Kreativitas, Aktualisasi Diri.

PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN APLIKASI AUTOPLAY MEDIA STUDIO 8 DI SMA MUHAMMADIYAH PADANG PANJANG

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang masalah dalam penelitian ini adalah dalam proses pembelajaran masih menggunakan metode ceramah dan media yang digunakan dalam proses pembelajaran masih menggunakan buku cetak pelajaran TIK. Dimana dengan menggunakan buku cetak ini menyebabkan pembelajaran menjadi monoton dan siswa mudah bosan dalam pembelajaran. Oleh karena itu peneliti tertarik membuat media untuk menarik minat siswa untuk belajar yaitu media Video Tutorial. Yang mana media Video Tutorial ini sangat baik untuk menarik minat bealajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode research and Development (R&D) versi 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Model pengembangan multimedia yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan multimedia versi Luther Sutopo yang terdiri dari 6 tahap yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing dan distribution. Uji produk yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas oleh pakar yaitu ahli media, ahli pendidikan, ahli teknologi informasi, uji pratikalitas oleh guru pelajaran TIK dan uji efektifitas oleh siswa. Hasil penelitian penulis berupa media video tutorial menggunakan aplikasi autoplay media studio yang bisa digunakan oleh guru dan siswa pada mata pelajaran TIK. Hasil dari penelitian media pembelajaran TIK berupa media berbentuk video tutorial yang bisa digunakan oleh guru dan siswa pada mata pelajaran TIK. Bentuk dari media pembelajaran ini berupa file yang dapat digunakan pada komputer tanpa menginstall aplikasi terlebih dahulu. Sedangkan untuk uji produk validitas dari 3 orang expert diperoleh nilai 0,92 yang dinyatakan valid, sedangkan untuk uji pratikalitas dari 1 orang praktisi diperoleh nilai 0,95 yang dinyatakan sangat praktis. Dan untuk uji efektifitas diperoleh nilai 0,96 yang dinyatakan sangat efektif.

Hubungan Kematangan Beragama Dengan Sikap Sosial Siswa di SMAN 1 Canduang

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi yang berjudul “Hubungan Kematangan Beragama Dengan Sikap Sosial Siswa di SMAN 1 Canduang ditulis oleh AFRIANTI NIM 2615.151 Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya beberapa siswa yang memiliki, keberagamaan yang kurang matang, seperti jarang melakukan sholat berjama’ah di sekolah, bertingkah laku baik terhadap sesama guru dan teman, sikap sosial yang kurang baik, seperti kurang kesadaran untuk ikut gotong royong, membersihkan lingkungan sekolah, kurang bisa bergaul dengan teman selain teman-teman dekat saja atau teman satu daerah, kurang ramah, dan kadang-kadang enggan membantu teman yang kesulitan apabila tidak akrab, ada juga santri yang yang sikap sosialnya baik mereka memiliki kesadaran diri untuk ikut gotong royong bersama, berteman dengan siapa saja tanpa memilih siapa teman mereka tersebut. Ada pula sebahagian santri yang kurang peduli dengan lingkungannya begitupun dengan, dan juga bertanggung jawab terhadap diri mereka dan juga orang lain. Untuk itu pada penelitian ini peneliti ingin melihat seberapa besar hubungan kematangan beragama dengan sikap sosial siswa di SMAN 1 Canduang. Jenis penelitian ini adalah penelitian adalah field reseach, yaitu mengumpulkan data secara langsung dari lokasi penelitian di SMAN 1 Canduang dengan pendekatan metode korelasi. Populasi pada penelitian ini adalah 106 orang santri yang terdiri dari kelas XI dan sampel yang diambil adalah 25% dengan jumlah 27 orang siswa dengan menggunakan metode simple random sampling. Data didapat dengan menggunakan skala Likert yang telah terbukti valid, dan kemudian diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 22.0 Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil uji normalitas model korelasi telah memenuhi asumsi normalitas atau dengan kata lain data dapat dikatakan berdistribusi normal, pada uji korelasi telah didapatkan bahwa hasil angka koefisien determinasi adalah 0,632 sama dengan 63,2 % angka tersebut mengandung arti bahwa variabel kematangan beragama (X) berhubungan dengan variabel (Y) sebesar 63,2%.. Hasil uji hipotesis pada penelitian ini didapatkan bahwa F hitung > dari F tabel (16,642 >4,23) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan beragama dengan sikap sosial siswa di SMAN 1 Canduang. Keyword: kematangan beragama, Sikap Sosial, Siswa

“Tradisi Masyarakat Meminta Do’a ke Kuburan untuk Mendapatkan Restu Menjelang Pernikahan di Kenagarian Kampung Batu Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok”.

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Elsa Afrianti (NIM: 4615.009) Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Bukittinggi 2019 dengan judul Skripsi: “Tradisi Masyarakat Meminta Do’a ke Kuburan untuk Mendapatkan Restu Menjelang Pernikahan di Kenagarian Kampung Batu Kecamatan Danau Kembar Kabupaten Solok”. Tradisi meminta do‟a ke kuburan merupakan salah satu bagian penting dalam pernikahan. Tradisi meminta do‟a ke kuburan untuk mendapatkan restu menjelang pernikahan terdapat di Kampung batu Kecamatan Danau Kembar Kabupaten solok. Tradisi meminta do‟a ke kuburan sudah dilakukan secara turun temurun dan masih bertahan sampai sekarang. Tradisi dilakukan sekurang- kurangnya dua hari sebelum dilaksanakan pernikahan, setelah ditetapkan tanggal pernikahan calon pengantin pergi ke kuburan kepala suku yang dianggap keramat dengan membawa satu buah jeruk besar, kemenyan dan satu botol air. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif karena fokus penelitian ini berkaitan dengan gejala-gejala sosial untuk mencari, mengetahui, memahami gejala-gejala sosial yang diteliti. Informan kunci dalam penelitian meminta do‟a ke kuburan adalah masyarakat yang melakukan tradisi meminta do‟a ke kuburan dan informan pendukung adalah wali jorong dan alim ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi meminta do‟a ke kuburan untuk mendapatkan restu menjelang pernikahan masih bertahan yaitu seseorang yang akan menikah harus meminta do‟a ke kuburan yang dianggap keramat untuk mendapatkan restu. Persiapan yang dibawa ke kuburan adalah jeruk besar, kemenyan dan air. Jeruk tersebut dipotong-potong dan dimasukkan ke dalam wadah yang berisi air lalu diusapkan ke wajah calon pengantin. Proses pelaksanaan tradisi meminta do‟a ke kuburan yaitu meyiapkan satu buah jeruk besar, kemenyan, wadah dan satu botol air, setelah itu kemenyan dibakar untuk mengasapi jeruk yang berisi air. Apabila pengantin tidak melakukan tradisi meminta do‟a ke kuburan sebelum pernikahan makan akan ada dampak bagi kehidupan pengantin yaitu sering sakit-sakitan.

PENGEMBANGAN SELF CONTROL SISWA OLEH GURU PEMBIMBING DI SMA NEGERI 1 KECAMATAN SULIKI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas nama Yola Afrianti, NIM 2613.160, dengan judul “Pengembangan Self Control Siswa Oleh Guru Pembimbing Di SMA Negeri 1 Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota”, Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Bukittinggi. Setiap individu memiliki self control yang berbeda-beda ada yang mampu mengontrol dirinya dengan baik dan ada yang tidak. Berdasarkan fenomena yang ditemukan di lapangan terkait dengan self control siswa dalam belajar ditemui permasalahan seperti siswa keluar saat jam pelajaran berlangsung, karena mengikuti ajakan temannya, siswa yang meninggalkan kelas ketika ia sudah mulai bosan dengan materi pelajaran maupun dengan guru mata pelajaran tersebut, dan ia lebih memilih duduk di kantin ataupun di wc sampai bel istirahat atau bel pulang berbunyi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengembangan self control siswa yang dilakukan oleh guru BK di SMAN 1 Kecamatan Suliki. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field Research). Informan kunci dalam penelitian ini adalah salah seorang guru BK. Sedangkan yang menjadi informan pendukung adalah kepala sekolah, waka, guru mata pelajaran, wali kelas dan siswa. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pembimbing telah melakukan upaya dalam mengembangkan self control siswa di SMAN 1 Kecamatan Suliki, diantaranya yaitu (a) kontrol perilaku, siswa di sekolah tersebut memiliki self control yang kurang baik dalam belajar, siswa yang sudah diberi peringatan oleh guru akan tetapi peringatan itu diacuhkan oleh siswa dan ketiadakmampuan siswa dalam mengendalikan situasi dan keadaan dirinya. (b) kontrol kognitif, disebabkan oleh sikap siswa yang kurang baik, karena siswa tidak mendengarkan arahan yang diberikan oleh gurunya. (c) mengontrol keputusan, di sekolah tersebut terlihat siswa yang memiliki self control yang baik, siswa mau menerima dan mendengarkan nasehat dari guru di sekolah tersebut.

upaya pembina dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak didik di lembaga pembinaan khusus anak klas II B Tanjung Pati

2016 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

<p align="center"> <strong>ABSTRAK</strong></p> <p style="margin-left:36.0pt;"> <strong>Nesa Afrianti, Nim. 2612.030. </strong>Skripsi ini berjudul: <strong>Upaya Pembina Dalam Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak Didik Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II B Tanjung Pati.</strong></p> <p style="margin-left:36.0pt;"> Latar belakang penulis memilih judul ini bahwa sesuai dengan UU no 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan pada BAB III Pasal 15 dinyatakan bahwa: &ldquo; Anak didik wajib mengikuti secara tertib program pembinaan dan kegiatan tertentu&rdquo;. Namun dalam pelaksanaan kegiatan ini tidak semua anak didik mengikutinya. Sehingga, dalam menumbuhkan kepercayaan diri tidak mencakup kepada seluruh anak didik yang mengakibatkan masih banyak anak didik yang kepercayaan dirinya masih negatif atau lemah.</p> <p style="margin-left:36.0pt;"> Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya Pembina lembaga pembinaan khusus anak menumbuhkan kepercayaan diri anak didik melalui pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian.</p> <p style="margin-left:36.0pt;"> Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi dan wawancara.</p> <p style="margin-left:35.45pt;"> Dalam pelaksanaan observasi peneliti melihat pelaksanaan kegiatan dalam upaya menumbuhkan kepercayaan diri anak didik dengan melihat langsung kegiatan kesadaran beragama, kesadaran berbangsa dan bernegara, kemampuan intelektual dan kegiatan lain seperti kesadaran terhadap hukum di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II B Tanjung Pati. Sedangkan dalam wawancara, yang menjadi informan kunci adalah Kasi BINPIGIATJA dan yang menjadi informan pendukungnya adalah sub Binpigiatja serta anak didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II B Tanjung Pati. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan metode reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan.</p> <p style="margin-left:36.0pt;"> Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya Pembina lembaga pembinaan khusus anak dalam menumbuhkan kepercayaan diri anak didik di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II B Tanjung Pati melalui pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Dalam pembinaan kepribadian Pembina lembaga pembinaan khusus anak melakukan kegiatan yang meliputi kesadaran beragama, kesadaran berbangsa dan bernegara, kemampuan intelektual dan kesadaran terhadap hukum sedangkan pembinaan kemandirian meliputi keterampilan yang sesuai dengan bakat anak didik masing-masing yang meliputi keterampilan untuk mendukung usaha mandiri, keterampilan sesuai dengan bakat dan keterampilan industri kecil. Mencakup kepada tujuan pembinaan, waktu dan tempat pelaksanaan, narasumber, materi, fasilitas yang disediakan, penanggung jawab kegiatan, kehadiran anak didik, kegiatan anak didik yang tidak mengikuti kegiatan, sanksi yang diberikan, perkembangan anak didik setelah diberikan pembinaan, kendala dalam pelaksanaan, dan muatan kepercayaan diri.</p>