Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: PUTUSAN HAKIM.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

TINJAUAN HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MUARO SIJUNJUNG NO.62/PID.SUS/2020/PN MRJ TENTANG PENAMBANGAN EMAS ILEGAL

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Penggunaan Rekaman Closed Circuit Television (CCTV) Dalam Pembuktian Tindak Pidana Penganiayaan (Studi Putusan No. 30/Pid.B/2023/PN Bkt)”, yang ditulis oleh Lusi Rahma Yuni, NIM 1420028, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri (UIN) Syeh M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh Putusan No. 30/Pid. B/2023/PN Bkt mengenai penggunaan rekaman CCTV pada pembuktiannya pada perkara tindak pidana penganiayaan. Akan tetapi penggunaan rekaman CCTV sebagai bukti di persidangan masih terdapat ketidakpastian eksistensinya sebagai bukti yang diperbolehkan diajukan, sebab pada hukum acara pidana Indonesia (Pasal 184 KUHAP) belum mengatur secara tegas mengenai kedudukan penggunaan rekaman CCTV sebagai bukti di persidangan. Keberadaan rekaman CCTV dalam pembuktian tindak pidana juga tidak terdapat referensinya dalam hukum pidana Islam, sehingga eksistensinya (kedudukannya) menjadi tidak jelas. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan gabungan antara penelitian lapangan (empiris) dengan penelitian kepustakaan (field research). Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Negeri Bukittinggi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah putusan hakim Pengadilan Negeri Bukittinggi dan sumber lainnya berasal dari Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), buku-buku, jurnal, skripsi, peraturan perundang-undangan, kitab-kitab fiqih, hadist serta rujukan lainnya dalam hukum pidana Islam. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditentukan bahwa penggunaan bukti rekaman CCTV secara umum bisa menjadi alat bukti sah yang berdiri sendiri apabila ia memenuhi syarat formil dan materil yang telah disebutkan dalam UU ITE No. 11 Tahun 2008 sekaligus sebagai perluasan alat bukti pada Pasal 184 KUHAP mengenai alat bukti elektronik. Sedangkan penggunaan rekaman CCTV sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Hukum Acara Jinayat sebagai rujukan peraturan perundang-undangan hukum pidana Islam pada penelitian ini adalah diperbolehkan dan eksistensi (kedudukan) rekaman CCTV adalah sebagai alat bukti sah yang berdiri sendiri jika terpenuhi syarat formil dan materilnya. Rekaman CCTV digolongkan dalam alat bukti qarinah (alat bukti petunjuk). Qarinah (dalam hal ini bukti rekaman CCTV) bisa digunakan dalam perkara lain tetapi tidak bisa digunakan dalam perkara hudud. Eksistensi (kedudukan) bukti rekaman CCTV pada putusan No. 30/Pid.B/2023/PN. Bkt baik dalam hukum positif maupun hukum pidana Islam adalah sebagai barang bukti yang menguatkan keyakinan hakim saja karena tidak terpenuhi unsur formil dan materil sebagai alat bukti elektronik.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perfektif Pidana Islam Terhadap Putusan Nomor: 6/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Psp. Terkait Penyalahgunaan Narkotika Oleh Anak Di Bawah Umur

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini yang berjudul: “PERSFEKTIF PIDANA ISLAM TERHADAP PUTUSAN Nomor: 6/Pid.Sus-Anak/2018/PN.Psp. TERKAIT PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH ANAK DIBAWAH UMUR Skripsi ini ditulis oleh Aldi Pahlevy Lubis, NIM. 1418.010, Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djambek Bukittinggi 1444H/2023M. Maksud judul skripsi ini adalah mengungkapkan Pertimbangan Putusan Hakim Terhadap Putusan Nomor: 6/Pid.Sus- Anak/2018/PN.Psp. Terkait dalam Hal Penyalahgunaan Narkotika Terhadap Anak di Bawah Umur. Adapun rumusan masalah yang dalam skripsi ini adalah (1) bagaiamana pertimbangan hakim dalam perkara penyalahgunaan narkotika oleh anak dibawah umur pada putusan PN Padang Sidempuan Putusan No: 6/Pid.Sus-Anak/2018/Pn.Psp (2) analisa putusan pengadilan negeri padang sidempuan no: 6/Pid.Sus- Anak/2018/Pn.Psp persfektif hukum pidana islam. Motivasi penulis meneliti ini adalah dengan melihat banyaknya ditemukan kasus yang berada di Kota Padang Sidempuan, yang melibatkan anak dibawah umur terjerat kasus pidana narkotika, dari penyebab maraknya pergaulan bebas yang dapat menjerumuskan sianak terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dalam hal ini banyaknya para orang tua yang khawatir ketika anaknya terlibat dalam tindak pidana tersebut, dari permasalahan inilah yang membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut sesuai dengan rumusan masalah di atas. Adapun penelitian ini berjenis penelitian kepustakaan (library reasearch) dengan pendekatan kumulatif. Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri dari bahan hukum primer yaitu Putusan Nomor: 6/Pid.Sus-Anak/2018/Pn.Psp. bahan hukum sekunder berupa hasil karya ilmiah mengenai Narkotika, dokumen, publikasi, buku-buku, skripsi, jurnal dan media internet serta bahan hukum tersier yang terdiri dari kamus hukum dan kamus hukum pidana islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan penelusuran kepustakaan dimana data- data yang telah berhasil dikumpulkan. Setelah itu dilanjutkan dengan cara menganalisa secara kualitatif serta dijabarkan kedalam bentuk deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, hasil dari pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara ini telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada dan telah mendahulukan aspek keadilan. Hal ini dapat dilihat dari adanya pertimbangan hakim mengenai keadaan yang meringankan serta perhatian hakim akan kesesuaian proses peradilan dengan apa yang telah diatur didalam Undang-undang No. 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. Jika dilihat dari sudut pandang hukum pidana islam, yakni jarimah penyalahgunaan narkotia termasuk pada jarimah ta’zir yang pengaturannya diserahkan kepada ulil amri.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail