Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

24 hasil
Subjek: Khutba
DaftarKartu
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Melaksanakan Khutbah Jumat di Mesjid Nurul Iman Tapi Koto Gadang Kec. IV Koto Kab. Agam

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mencakup berbagai macam kegiatan di luar pembelajaran dan riset yang reguler, dimana Institut/ lembaga/ fakultas/ departemen memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Dharma jasa pelayanan tersebut dilakukan melalui kepakaran akademik dengan memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang tersedia di Institut. Secara umum, suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk penerapan ilmu yang bertujuan kepada pemberdayaan atau peningkatan kemampuan kepada masyarakat baik untuk hal-hal yang bersifat non-profit maupun profit demi keberlangsungan finansial kegiatan tersebut (financial sustainability). Ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat dapat berupa kegiatan jasa konsultasi, pelatihan, lokakarya, seminar, riset terapan dan/atau penyelenggaraan kursus yang dilengkapi analisis untuk merumuskan serta menemukan solusi pemecahan masalah sikap inovatif dan kreatif. Pengabdian kepada masyarakat diartikan sebagai pengamalan ipteks yang dilakukan oleh sivitas akademik secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat (di luar kampus yang tidak terjangkau oleh program pendidikan formal) yang membutuhkan, dalam upaya menyukseskan pembangunan dan mengembangkan sumber daya manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen sesuai keahlian dan bidang ilmunya, dapat terlaksana dengan lancar bila didukung sarana dan prasarana.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Eid Prayer without Khutbah dan Kurban: Dominasi Adat Terhadap Agama Dalam Wilayah Adat Basandi Syara' Syara' Basandi Kitabullah di Kec. Tigo Nagari Pasaman

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p> 1. Untuk mengetahui relasi adat dan agama dalam hal menegasikan khutbah eid dalam shalat hari raya di Kampuang Kajai Kec. Tigo Nagari Pasaman</p> <p> 2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan masyarakat tidak berkurban pada hari raya Idul Adha di sebagian daerah di Kec. Tigo Nagari Pasaman</p>

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Khatib Jumat di Masjid Nururl Iman Tapi Koto Gadang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

Khutbah Jumat merupakan kegiatan wajib yang dilaksanakan dalam Ibadah shalat jumat. Untuk itu bagi setiap kaum muslimin laki-laki wajib melakukan ibadah tersebut termasuk mengikuti (mendengarkan) khutbah. Khatib bertugas untuk menyampaikan khutbah dalam bentuk dakwah Islam untuk kesempurnaan shalat jumat

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Khutbah Jum'at di Masjid Nurul Huda Panganak, Kota Bukittinggi

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

Khutbah jum’at adalah pidato normatif disampaikan berkenaan dengan ibadah shalat jum’at, maka para khatib harus mampu mengemas materi dengan singkat, padat, akurat dan memikat, dan harus mampu menjadi imam shalat. Dalam hal ini penulis melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa khutbah tersebut yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Huda Panganak, Kota Bukittniggi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Khutbah Ayyam (Arab) di Masjid Raya Pucung Anam di Nagari Tandikek Selatan Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman (Tahun 1992 – 2024)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini atas nama Peyanda Gusrima, NIM 4420031 Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Usluhuddin Adab dan Dakwah Universitas M. Djamil Djambek Bukittiggi dengan Judul “Khutbah Ayyam (Arab) di Masjid Raya Pucung Anam Nagari Tandikek Selatan Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 1992-2024” Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif naratif dengan metode penelitian sejarah. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer berupa data arsip atau dokumen yang berkaitan dengan judul penelitian, dan wawancara langsung dengan tokoh tokoh tertentu seperti pengurus Masjid Raya Pucung Anam, Khatib. sedangkan data sekunder berupa buku-buku, jurnal dan skripsi yang berkaitan dengan judul penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa khutbah ayyam merupakan bagian dari ajaran tarekat syattariyah, yang berakar pada penyebaran islam dikawasan padang pariaman oleh Katik Sangko dan syeikh Burhanuddin, penamaan khutbah ayyam sendiri muncul dimasyarakat karena di salah satu penggalan naskah yang berbunyi bainil ayyam, yang kemudian melekat dimemori masyarakat sehingga melahirkan nama tersebut. Pucung anam merupakan daerah yang secara administrasi terdaftar di nagari tandikek selatan kecamatan Patamuan kabupaten Padang Pariaman, Khutbah ayyam telah digunakan dikawasan pucung anam semenjak islam masuk dikawasan tersebut tahun 1780 dan tetap dipertahankan sampai sekarang (2024), masjid raya pucung anam didirikan pada tahun 1810 oleh masyarakat yang dikomandoi tigo tungku sajarangan yaitu niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, sedangkan tokoh pertama yang menyusun secara sistematis aktivitas keagamaan di masjid ini bernama simun majo lelo Tuanku Batagak yang kemudian masjid pucung anam menjadi tempat pusat peribadatan masyarakat di nagari Tandikek Selatan. Khutbah ayyam dijelaskan dalam penilitian ini mulai dari sejarah khutbah yang berasal dari ajaran syattariah, pelaksanaan khutbah yang menggunakan bahasa arab sesuai dengan naskah khutbah, dan penggunanan atritbut terhadap khatib seperti naskah, sorban, tongkat dan mimbar, serta pemahaman masyarakat hanya terbatas pada sejarah khutbah yang mana ini merupakan salah satu ajaran dari syeikh burhanuddin, tanpa tau makna maupun arti naskah khutbah ayyam, dan alasan masyarakat terus mempertahankan khutbah ayyam karena khutbah ayyam juga berfungsi dalam bidang sosial budaya dimana khutbah ayyam dapat memperkuat solidaritas masyarakat pucung anam dan menjadi identitas beragama masyarakat disana dan akan terus dilestarikan dari generasi ke generasi.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail