Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Peran Labai dalam Struktur Sosial Masyarakat Kenagarian Gunung Padang Alai: Antara Fungsi Keagamaan dan Pelestarian Budaya

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sosiologi Agama•7 dilihat · 9 unduhan

Abstrak

Skripsi ini berjudul judul “Peran Labai Dalam Struktur Sosial Masyarakat Kenagarian Gunung Padang Alai: Antara Fungsi Keagamaan Dan Pelestarian Budaya” yang disusun oleh Nadya Fillta Nim. 4622062, pada Program Studi Sosiologi Agama (SA), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih eksisnya peran Labai sebagai tokoh agama tradisional dalam struktur sosial masyarakat Minangkabau, khususnya di Kenagarian Gunung Padang Alai. Di tengah perubahan sosial dan arus modernisasi, Labai tidak hanya menjalankan fungsi keagamaan, tetapi juga berperan dalam melestarikan budaya lokal yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Labai dalam struktur sosial masyarakat Kenagarian Gunung Padang Alai, khususnya dalam menjalankan fungsi keagamaan dan pelestarian budaya, serta menganalisisnya menggunakan teori Struktural Fungsional Robert K. Merton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kenagarian Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman. Informan penelitian terdiri atas Labai, ninik mamak, tokoh agama, perangkat nagari, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara yang dilakukan pada tanggal 16-30 Juni 2026, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labai memiliki peran penting dalam membantu kegiatan keagamaan di surau dan masjid, memberikan nasihat pernikahan, memimpin prosesi kematian, serta menjaga dan mewariskan budaya Minangkabau. Berdasarkan teori Robert K. Merton, fungsi keagamaan merupakan fungsi manifes, sedangkan pelestarian budaya dan penguatan solidaritas sosial merupakan fungsi laten. Penelitian ini juga menemukan bahwa modernisasi menjadi tantangan terhadap keberlangsungan peran Labai di masa mendatang.

Kata kunci

Labai, Struktur Sosial, Fungsi Keagamaan, Pelestarian Budaya, Robert K. Merton.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peran Labai dalam Struktur Sosial Masyarakat Kenagarian Gunung Padang Alai: Antara Fungsi Keagamaan dan Pelestarian Budaya2026 · oai:ais:skripsi:21729

Publikasi terkait