Abstrak
Skripsi ini berjudul “Rancangan dan Analisis Kinerja Keuangan Toko Central grosir di Bukittinggi” yang disusun oleh Ayu Ashari dengan NIM 3422164 Program Studi Akuntansi Syariah dibimbing oleh ibu Tartila Devy, SE.,M. Ak. Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun sebagian besar pelaku UMKM, termasuk Toko Central Grosir di Bukittinggi, masih menerapkan pencatatan keuangan yang sederhana dan belum mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Kondisi ini mengakibatkan informasi keuangan yang dihasilkan belum mampu menggambarkan posisi keuangan, laba usaha, dan kinerja keuangan secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan Toko Central Grosir berdasarkan SAK EMKM sekaligus menganalisis kinerja keuangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung kepada pemilik Toko Central Grosir, sedangkan data sekunder berupa catatan transaksi keuangan toko periode April-September 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian data diolah mengacu pada siklus akuntansi SAK EMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan Toko Central Grosir selama ini memiliki beberapa kelemahan, yaitu pada pencatatan piutang usaha, persediaan barang dagang, kas dan likuiditas, serta perhitungan laba usaha, karena tidak adanya pengelompokkan akun secara baku. Berdasarkan hal tersebut, peneliti menyusun Laporan Laba Rugi, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan sesuai SAK EMKM, dengan hasil laba bersih setelah pajak sebesar Rp1.572.046.430 dan total aset sebesar Rp3.362.421.000. Hasil analisis kinerja keuangan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas menunjukkan bahwa Current Ratio berada pada posisi sangat tinggi karena tidak terdapat utang lancar, Debt to Equity Ratio sebesar 46,98%, perputaran persediaan sebanyak 8,54 kali (± 21 hari), dan perputaran piutang sebanyak 32,87 kali (±5-6 hari). Secara keseluruhan, kinerja keuangan Toko Central Grosir berada pada kategori sangat sehat, likuid, dan efisien dalam pengelolaan aset maupun modal. Ditinjau dari prinsip syaria, praktik keuangan Toko Central Grosir pada dasarnya telah selaras dengan sejumlah prinsip muamalah, yaitu terbebas dari unsur riba karena tidak melibatkan utang berbunga, pencatatan transaksi kredit yang sejalan dengan prinsip mudayanah meskipun belum sepenuhnya sistematis secara administrasi, serta objek usaha yang tergolong halal. Selain itu, teridentifikasi adanya potensi kewajiban zakat perniagaan (zakat maal tijarah) yang perlu mulai diperhitungkan secara berkala oleh pemilik usaha. Kata Kunci: SAK EMKM, Laporan Keuangan, Kinerja Keuangan, UMKM, Rasio Keuangan.