Abstrak
ABSTRAK Silva Hani, NIM: 3422054, Judul Skripsi "Penerapan SAK EMKM Tahun 2018 dalam Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM (Studi Kasus UMKM Toko Dagang Baut dan Teknik di Kabupaten Rokan Hulu)". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan akuntansi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya UMKM Toko Dagang Baut dan Teknik di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Pencatatan transaksi keuangan pada usaha ini masih dilakukan secara sederhana, yaitu hanya mencatat kas masuk dan kas keluar tanpa penggolongan akun, sehingga belum menghasilkan laporan keuangan yang lengkap sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kabupaten Rokan Hulu, mengetahui sejauh mana penerapan SAK EMKM pada UMKM tersebut, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, Bapak Solihin, dan karyawan bagian administrasi, Bapak Asrul Sani, sebagai informan penelitian. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji kredibilitasnya melalui triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan bahwa Toko Dagang Baut dan Teknik telah melakukan pencatatan atas kas, aset, modal, pendapatan, dan beban usaha, namun pencatatan tersebut masih dilakukan secara manual dan sederhana dalam buku kas biasa, belum disusun dalam bentuk Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi, dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) sebagaimana diatur dalam SAK EMKM. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan pengetahuan pemilik usaha mengenai standar akuntansi serta belum adanya sistem pencatatan yang terstruktur. Dapat disimpulkan bahwa penerapan SAK EMKM pada Toko Dagang Baut dan Teknik di Kabupaten Rokan Hulu belum sepenuhnya sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga diperlukan pendampingan dan edukasi lebih lanjut agar UMKM mampu menyusun laporan keuangan yang lengkap dan akurat.