Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 BANUHAMPU

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•13 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Hasil belajar merupakan hasil yang diperoleh peserta didik setelah terjadinya proses pembelajaran yang ditunjukkan dengan nilai tes yang diberikan oleh guru sehingga terdapat perubahan tingkah laku dari peserta didik tersebut. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT merupakan salah satu model pembelajaran yang menunjang adanya interaksi belajar antara siswa dan melibatkan siswa aktif dalam proses pembelajaran.Tipe Jigsaw adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif di mana pembelajaran melalui penggunaan kelompok kecil siswa yang bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal, baik pengalaman individu maupun pengalaman kelompok. Berdasarkan Tabel 4.6 diatas, terlihat bahwa data penelitian pretest - posttest kelas TGT memiliki nilai yang signifikan Sig > 0,05, sedangkan data hasil pretest - posttest kelas Jigsaw memiliki nilai yang tidak signifikan Sig 0,05. Oleh karena itu, data telah memenuhi salah satu syarat untuk dilakukan hipotesis menggunakan independent sample t tes. Berdasarkan Tabel 4.7 hasil uji homogenitas pada variabel hasil belajar Pretest TGT menunjukkan nilai Levene Statistik sebesar 3.653 dengan nilai Sig > 0,05, variabel hasil belajar Posttest TGT menunjukkan nilai Levene Statistik sebesar 3.995 dengan nilai Sig > 0,05, variabel hasil belajar Pretest Jigsaw menunjukkan nilai Levene Statistik sebesar 3.995 dengan nilai Sig > 0,05 dan variabel hasil belajar Posttest Jigsaw menunjukkan nilai Levene Statistik sebesar 3.749 dengan nilai Sig > 0,05. Dengan demikian data pada hasil belajar kelas eksperimen model Teams Games Tournament (TGT) dan Kelas Jigsaw memenuhi asumsi homogenitas sehingga dapat dilanjutkan pada pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample t test. Berdasarkan hasil Independent Sample t-test, diketahui bahwa kelas eksperimen model Teams Games Tournament (TGT) nilai Sig. Levene’s Test sebesar 0,789 > 0,05, kelas eksperimen model Jigsaw nilai Sig. Levene’s Test sebesar 0,30 > 0,05, sehingga kedua kelompok memiliki varians yang sama. Oleh karena itu, interpretasi hasil uji t menggunakan baris Equal Variances assumed. Hasil uji t menunjukkan bahwa kelas eksperimen model Teams Games Tournament (TGT) nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 0,05, dengan nilai t-hitung sebesar 8.330 dan Mean Difference sebesar 19.794, sedangkan kelas eksperimen model Jigsaw nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 0,05, dengan nilai t-hitung sebesar 21.087 dan Mean Difference sebesar 38.857. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar PAI siswa antara kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan kelas Jigsaw.

Kata kunci

Kata kunci: Hasil Belajar, Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT), Model Pembelajaran Jigsaw

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 BANUHAMPU2026 · oai:ais:skripsi:21294

Publikasi terkait