Abstrak
Skripsi ini ditulis oleh Nisa Ulkhaira NIM. 3222002 Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini berjudul “DAMPAK PENATAAN KAWASAN WISATA DALAM PENINGKATAN EKONOMI PEDAGANG LOKAL DI PANORAMA BARU KOTA BUKITTINGGI” dengan pembimbing Bapak Amsah Hendri Doni, S.E., M.E. Pariwisata merupakan sektor yang berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan. Penataan kawasan wisata dilakukan untuk meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kawasan Wisata Panorama Baru Kota Bukittinggi merupakan salah satu destinasi yang mengalami penataan kawasan dan berdampak terhadap aktivitas ekonomi pedagang lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penataan kawasan wisata terhadap pendapatan dan keberlangsungan usaha pedagang lokal di Kawasan Wisata Panorama Baru Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 40 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 27 pedagang lokal dan 13 pihak terkait. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan Kawasan Wisata Panorama Baru memberikan dampak positif terhadap ekonomi pedagang lokal. Peningkatan kunjungan wisatawan mendorong bertambahnya jumlah pembeli dan pendapatan pedagang. Sebanyak 33 pedagang mengalami peningkatan pendapatan, sedangkan 7 pedagang memiliki pendapatan relatif tetap. Rata-rata pendapatan meningkat dari Rp150.000–Rp200.000 menjadi Rp300.000–Rp750.000 per hari dengan nilai multiplier effect sebesar 3,00. Seluruh pedagang tetap mampu mempertahankan usahanya melalui peningkatan variasi produk, pelayanan, dan adaptasi terhadap perubahan kawasan. Kata Kunci: Dampak, Penataan Kawasan Wisata, Ekonomi Pedagang Lokal